
Black Dragon diceritakan sebagai salah satu murid Great Dragon yang memiliki talenta luar biasa. Bahkan Baxia sebagai sahabatnya pun mengakui kehebatannya. Dia memiliki moto hidup “Kedamaian membuat orang menjadi lemah, hanya bertarung yang dapat membangkitkan keberanian diri!”.
Moto tersebut pun dijadikannya semangat untuk menyelinap keluar dari padepokan di Hidden Lands of Dragons. Tujuannya melakukan hal tersebut adalah untuk membuat tiap orang menerima para Dragon. Namun, Great Dragon yang mengetahui hal tersebut jadi marah. Meskipun begitu, Black Dragon tetap keras kepala untuk tetap mewujudkan ambisinya.
Sampai akhirnya, dia pergi lalu kembali datang ke padepokan Hidden Land beberapa waktu kemudian. Namun, terjadi perubahan terhadap dirinya. Baxia melihat tatapan yang berbeda dari Black Dragon. Sahabatanya benar-benar berubah dari luar dan dalam dirinya. Ternyata dirinya kerasukan “iblis jahat”.
Melihat Black Dragon yang telah berubah, Great Dragon dan Baxia pun menyatukan kekuatan untuk melawannya. Perlawanan tersebut membuat Black Dragon terluka parah. Baxia pun memilih untuk menyingkirkan sahabatnya yang kemudian terjatuh dari ketinggian.
Akhirnya sang sahabat menghilang tanpa diketahui keberadaannya. Satu hal yang diingat oleh Baxia adalah bahwa Black Dragon mengatakan saat dia terjatuh, “aku akan kembali!”.
Perhatian!
__ADS_1
pepet terus hero musuh
Baxia terkenal dengan mobilitasnya yang tinggi. Berbeda dengan Grock yang harus mendekati tembok untuk mendapatkan ekstra Defense dan Movement Speed. Sedangkan dia hanya perlu mengaktifkan skill Shield Unity untuk mendapatkan keduanya.
Selanjutnya, dengan pergerakan yang cepat, Baxia juga bisa menjadi inisiator untuk mengunci dan menculik musuh. Dia pun juga diberkahi skill 2 – Shield of Spirit – yang bisa di-spam ke Hero musuh. Melihat kombinasi kemampuan tersebut, kita pun harus terus pepet musuh biar damage tersalurkan dengan maksimal.
“Ketika kita sudah maju, langsung aja pepet hero musuh dan keluarin skill Ulti. Sisanya, kita tinggal spam skill Shield Of Spirit sampai Hero musuh mati,”
kuasai kondisi peperangan.
Jadi, kalian harus maju paling depan ketika war untuk mengunci Hero core lawan, baik carry maupun Mage. Selanjutnya, ketika sudah berada di tengah war, kalian tinggal buka Battle Spell Revitalize agar tingkat survival semua Hero satu tim meningkat.
__ADS_1
kita pun haruh punya gaya bermain sendiri saat memakai Hero ini. Kemampuan yang bisa membunuh Hero musuh membuat Baxia harus mengincar carry musuh yang ada di garis belakang. Terlebih jika peluang untuk menang war lebih kecil ketimbang musuh.
“Misalkan ketika war, carry kalian sudah di-lock oleh tim lawan, kalian sebaiknya jangan langsung memutuskan untuk segera menolong si carry. Kalian langsung saja maju mengincar carry atau Mage musuh dan langsung aktifkan Ulti kalian. Jadi, kita enggak buang-buang waktu untuk menyelamatkan carry tim sendiri yang memang sudah tidak tertolong.”
sesuaikan build item dengan situasi.
Jangan terlalu membingungkan build item buat Hero bertameng ini. Jika musuh banyak memiliki atribut Magic ataupun Physical Damage, kalian tinggal pilih sepatu Tough Boots atau Warrior Boot.
Selanjutnya, Saran item wajib Hero Tank ini adalah item roaming. Sesuai meta saat ini, item tersebut sangatlah berguna untuk mempercepat farming rekan setim yang kalian kawal. Tentunya kalian enggak mau carry kalian ketinggalan level dari musuh, kan?
Nah, ini adalah satu item yang hukumnya wajib buat Baxia. Item tersebut adalah Cursed Helmet. Menurutnya, efek burn dari item ini sangat sinergi dengan kemampuan Ulti sang Hero yang memberikan damage over time.
__ADS_1
“Beli Cursed Helmet dulu, deh. Soalnya, efek burn dari item ini sejalan dengan damage over time dari Ulti Baxia. Sisanya bisa dilengkapi dengan Athena Shield atau Wings of Apocalypse,”
Gw saranin jangan buat item Mage ok!