
setelah menempuh perjalanana kurang lebih 30 menit indra dkk pun sampai di depan sekolah SMPN 1.
banyaknya sekali anak-anak dari sekolah lain yang datang untuk menonton pertunjukan musik ini membuat indra dkk sulit mencari hana dan desi pun berpikir untuk menelpon adistia saja.
panggilan pertama yang di lakukan desi tidak mendapatkan jawaban dari adistia dia pun mencoba menelpon kembali namun tidak di jawab lagi dan dia mencoba untuk yang ketiga kalinya dan akhirnya pun dijawab.
"halo tia ,akhirnya lu angkat telepon gw juga kata desi di sebrang telepon.
"iya des ,ada apa ?
"kita ketemuan yuk sekarang ajak desi
"aduh maaf des gw gag bisa masih ada acara di sekolah tolak adistia,
"iya gw tahu mang kyanya gw sama anak-anak yg lain udh di depan sekolahan lu nih ,lu ke sini ya gw tunggu di depan sekolah lu desi pun langsung menutup sambungan teleponnya sebelum mendapatkan persetujuan dari adistia,
"gimana tia ada di sini kan ?tanya bagus
"ada ko udah gw suruh ksini dia kita tunggu ajj .
sementara di kantin adistia yang baru saja ingin makan pun langsung menarik tangan rena untuk menemaninya ke depan sekolah,
"loh ti kita gag jadi makan ?tanya rena bingung
"di depan ada temen-temen gw kita temui mereka dulu bentar baru nanti kita makan,
"ngapain temen lu pada ksini?
" gw juga tahu ,gw takut mereka nanyain si hana males gw jadi nanti lu bantuin gw ok ?
"ok deh ..jawab rena sambil mengangakat salah jempolnya.
mereka berdua pun berjalan menuju depan sekolah mereka,saking ramainya yang dateng ke sekolah SMPN1 adistia sempat kesusahan mencari teman-temannya tersebut.
setelah beberapa saat mencari akhirnya mereka bertemu juga,
"tia panggil desi yang memang sudah melihat tia dari kejauhan,
adistia dan rena pun menghampiri desi dkk,
"maaf ya lama abis tadi gw cari-cari kalian susah soalnya rame banget ucap adistia ,,
"iya gapapa ko tia balas rahma,
"hana mana ti ?tanya indra to the point
"iya ko hana ga sama lu sambung abdul
"gw gag tahu kan gw udah bilang gw gag sekelas sama dia jadi gw tuh gag pernah ketemu sama dia ,
"aduh kalian kesini cuma mau cari hana doang kata rena jutek sambil melipat kedua tangannya di dada.
"iya ga begitu juga sih jawab pian sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal.
"kan hananya ga ada terus kalian mau langsung pulang gitu tanya adistia dingin.
indra dkk pun nampak bingung niat mereka ke sini memang ingin bertemu dengan hana dan adistia namun yang ada hanya adistia tidak mungkin mereka pulang begitu saja setelah sekian lama tidak pernah bertemu lagi.
"masuk dulu saja ajak rena yang sedari tadi hanya memandang indra di depannya,
"gimana ndra ?tanya bagus
__ADS_1
"yaudah gapapa masuk aja bentar jawab indra.
mereka semua pun berjalan menuju ke kantin sekolah,adistia dan rena berjalan terlebih dahulu diikuti di belakang mereka desi dan rahma dan barisan paling belakang ada indra,bagus dan pian.
"tia ko lu ga pernah cerita kalau punya teman ganteng gitu sih kata rena sambil berbisik,
rahma dan desi yang sempat mendengar pertanyaan rena pun terlihat tidak suka dengan gadis ini dr penampilannya saja sudah pasti gadis ini gadis yg centil,
"indra maksud lu ?
rena hanya menganggukan mendengar ucapan adistia,
"tenang nanti gw kenalin ,
mereka pun sampai di kantin sekolah dan memilih duduk di pojok area karena memang hanya itu bangku yang tersisa.
indra ,bagus ,pian dan abdul duduk bersejajar ,rahma yang tadi hendak duduk di depan indra tiba-tiba saja langsung di serobot oleh rena ,
"gw duduk sini ya kata rena sambil memberikan senyum manisnya,
(itu sih kata rena sendiri ya 😁)
rahma hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah temannya adistia ini
"tia katanya mau kenalin gw sama teman-teman lu pinta rena tidak sabar.
"oh iya gw lupa yg disebelah lu itu namanya rahma terus sebelahnya desi,,
"langsung ke yang ini aja tia rena langsung menunjuk indra yg ada di depannya sambil memberi senyum manisnya.
"oh ini indra yg ini di kanan indra itu pian dan kirinya abdul terus di depan desi itu bagus ucap adistia memperkenalkan,
"rena kata rena sambil mengulurkan tangannya kepada indra namun tidak di tanggapi oleh indra,
"tapi sayang di kacangin sambung desi yg disertai tawa dari teman lainnya kecuali tia dan rena,
adistia yang melihat rena sedikit kesal karena di ledek dan dicuekin indra pun akhirnya menawarkan mereka minum agar rena tidak semakin kesal.
"kalian mau pada minum apa ?tanya adistia kepada teman-temannya
"gw jus mangga ajj deh ucap rahma
"gw jus alpukat ya ti pinta desi
"gw juga sama kaya desi sambung bagus
"lu ngapain sih ngikutin gw biasanya juga lu minum es teh manis gerutu desi,
"kan kita sehati jadi samaan deh ledek bagus sambil senyum meledek,
"yailah gus inget ria apa ucap pian sambil tertawa,
yang lain pun hanya senyum-senyum sambil melihat tingkah bagus itu,
"kalau lu ndra mau minum apa ?tanya rena kepada indra
"biasa jus jeruk jawab singkat
"yaudah gw juga sma kaya indra ya ti kata rena.
desi dan rahma sempat melirik rena yg sedari tadi hanya terus memandang indra tanpa henti,
__ADS_1
"gw es teh manis aja ti kata abdul,
adistia akhirnya memesan minuman yg di pesan oleh teman-temannya itu,
sambil menunggu minumannya datang mereka pun mengobrol dan tak lama kemudian pesenan mereka semua datang.
"tia masa lu ga tahu sih hana pindah kemana tanya rahma sambil meminum jusnya.
"gw tuh dari kelas 1 gag pernah sekelas sama dia jadi gw ga pernah ketemu dia lagi jawab tia dengan nada sedikit kesal,
"iya masa selama hampir 3 tahun gag pernah ketemu,seengganya ketemu di lingkungan sekolah gitu ucap pian.
"ketemu sih tapi, dia gag pernah negor gw kalau gw tegor jg dia gag nyaut jawab tia berbohong,
"lagian si hana tuh maennya cuma sama anak-anak pinter dan kaya aja kali mana mau dia maen sama kita-kita secara dia kan anak kelas unggulan terus rena menambahkan.
"kayanya hana ga gitu deh buktinya gw sma adistia gag begitu pintar tapi dari dulu hana mau maen dan berteman sma kita bela rahma dan teman yg lain mengangguk pertanda setuju dengan ucapan rahma.
"dan kita gag semuannya orang kaya tambahkan desi kesal
"lain dulu lain sekarang kali ucap rena sewot
"hana kalau berteman gag pilih-pilih biar gw belum lama kenal sama dia tapi gw udah bisa liat kalau dia bukan tipe yang kaya gitu sambung indra ,
"betul tuh tambahkan bagus sambil meminum jusnya.
"kenapa sih kalian tuh yang ditanya hana terus setiap telepon gw jg hana yg di tanya apa mang kalian udah lupa sama gw ucap adistia kesal
"temen kalian bukan hana aja tau mang gw bukan teman kalian tambah adistia yang sudah mengeluarkan air mata palsunya.
"setiap telepon gw hana yg ditanya sekrang ke sini juga hana yg ditanya kata tia ,
"kalau bukan sama lu mau sama siapa lagi kita tanya kan lu yang temen 1 sekolahnya kata indra dengan kesal.
"udah udah mungkin memang tia gag tahu kita kesini kan bukan buat berantem mungkin mang belum waktunya kita ketemu hana abdul menenangkan teman-temannnya.
"sorry tia kalau udah bikin lu kesel ucap indra mencairkan suasana,
sebenarnya indra tidak percaya dengan apa yang dia dengar tapi dengan marah-marah sama adistia pun percuma karena temannya itu memang tidak tahu.
"iya gapapa ndra ..
"yaudah kalau gitu kita lanjut main di rumah adistia aja gmn dsnini terlalu berisik buat ngobrol-ngobrol ajak rena .
"iya nyokap gw jg pasti seneng kalian dateng secara kan kalian udah lama gag ke rumah gw tambahkan adistia,
"gw sih mau aja lu gmn rah tanya desi kepada rahma
"boleh juga..yang lain gmn ?tanya balik rahma kepada bagus,pian ,indra dan abdul.
"gw sih kemana desi pergi gw ikut ajj ucap bagus menggoda
"modus lu gus kata pian sambil memukul bahu bagus.
"gw ga ikut deh udah sore tolak indra.
"masa lu ga ikut ndra sebentar aja kalian kan udah lama ga ketemu tia masa langsung balik rayu rena.
"duh masih aja usaha mbanya ucap rahma ,
"iya ndra bentar aja ajak abdul.
__ADS_1
"ok deh... lirih indra
dengan berat hati akhirnya indra pun menyetujui ajakan temannya itu sebenarnya niat dia ke sini adalah mencari dengan hana tapi yang dicari malah tidak ada yang ada dia hanya mendengar kabar tidak enak dr tia dan rena cewe yang menurut dia sangat genit.