
Hubungan aluna dan dito sebentar lagi 2 tahun tidak terasa Aluna sudah tinggal mandiri selama ini di Jakarta. Kuliah Aluna pun berjalan lancar sampai saat ini, aluna menikmati semuanya dengan usaha yang sekarang sudah berkembang,karir sebagai artis yang ia jalani sekarang, dan Aluna harus bisa mencapai lulus kuliah di tahun ke 3, aluna memang super sibuk tetapi bila masalah pendidikan dia selalu utamakan, bila ada kesempatan
ujian-ujian atau tugas yang akan mempengaruhi nilai aluna menjadi lebih baik Aluna akan mengambil kesempatan itu.
Feby : “Al besok ada pemotretan produk kecantikan yah” ucap feby kepada Aluna
Aluna :“iya siap feb, makasih yah” ujar aluna
Feby :“ Mantan lo si diska itu kayak nya deketin lo terus deh Al”
Aluna :“masa sih gak deh dia Cuma nyapa-nyapa aja”
Feby :“ih beneran deh, kalo tau si Ditho bisa habis tuh si diska karena deket-deket lo”
Aluna :“iya gw juga pusing sama sikap dia yang cemburuan nya ampun”
Feby :” boro-boro lo yang jalananin gw yang liat nya aja udah gedeg sama dia”
Aluna :” kalo gw ada rasa jenuh karena sikap dia gitu wajar gak sih feb”
Feby :” ya engga lah Al itu wajar,lo coba deh bicara in lagi suruh si ditho kurangin sifat posesif nya itu”
Aluna hanya menanggapi ucapan Feby dengan tarikan nafas panjang, aluna pun melanjutkan makan nya, ya karena mereka ber dua sedang berada di kantin.
Setelah selesai makan feby pun mengatakan pulang dulu dan nanti sore akan datang ke apartemen aluna yang di iya kan oleh aluna. Feby pun pergi pulang sedangkan Aluna menunggu di jemput oleh ditho karena sengaja ditho akan menjemputnya. Aluna pun duduk di bangku tiba-tiba diska mengagetkan Aluna dan duduk bersama Aluna.
Diska :”aku menyesal deh al pernah sia-sia in lo”
Aluna :”udah lah itu kan masa lalu lagian udah lama juga kita kan sekarang temen”
Diska :” iya sih thanks yah Al lo masih nganggep gw temen lo setelah apa yang udah gw lakukan sama lo”
Feby :”iya dis sama-sama”
__ADS_1
Ketika Aluna sedang asyik mengobrol dengan Diska tanpa disadari aluna ternyata Ditho telah berada di parkiran kampus dan melihat marah ke arah aluna yang sedang mengobrol dengan laki-laki. Ditho pun langsung menghampiri aluna.
Ditho :”ayok pergi” ucap ditho dingin
Aluna :”eh dit udah disini lagi bukan nya telpon aja sih”
Ditho :”udah ayooo” ucap ditho penuh penekanan
Aluna :”iya iya bentar,Diska gw duluan yah byeee” ucap aluna pamit kepada diska
Aluna pun pergi dari hadapan diska dengan di tarik oleh ditho,aluna pun masuk kedalam mobil. Ditho pun melajukan mobilnya dengan cepat
Ditho :”siapa dia?” ucap ditho dingin
Aluna :” diska temen aku” jawab aluna
Ditho :” aku gak suka yah Al kamu deket-deket sama cowo lain udah berapa kali aku bilang, atau jangan-jangan gini kelakuan kamu ganjen sama cowo lain, pantesan selalu semangat kalo ke kampus” ucap ditho yang membuat aluna sakit
bandung juga, kebetulan tadi liat aku duduk nungguin kamu dan nemenin aku ngobrol”
Ditho :” tapi aku bisa liat cowo yang deketin kamu itu ada maksud, tapi sepertinya kamu sangat wellcome sama mereka,udah sering kamu kayak gini Al kamu gak bisa di bilangin yah”
Aluna :”berpikir positif bisa gak sih kamu sama aku, kalo pun mereka ada maksud sama aku biarin karena itu hak mereka, yang terpenting aku bisa jaga hati aku buat kamu”
Ditho :”tapi aku gak suka pacar aku deket sama cowo lain kamu juga tau kan dari dulu aku gak suka itu, atau kamu suka sama dia?suka di deketin banyak cowo hah?”
Aluna :” please ditho aku cape, kamu terlalu posesif tolong kamu pahami aku, bahkan setelah hubungan kita 2 tahun kamu belum bisa memahami aku, aku juga punya sisi sifat cemburu sama kamu, aku juga cemburu liat kamu cover cover lagu sama perempuan lain dengan mesra nya hanya untuk konten youtub kamu,aku cemburu liat kamu di kerubuti perempuan-perempuan fans kamu tapi apa aku selalu bisa menahan nya karena aku tau fans itu bagian
penting kamu dalam merintis karir kamu, dan aku mencoba memaklumi kamu bermesraan dengan lawan duet cover kamu karena profesional” ucap aluna meledakan semua yang ada di hati nya.
Ditho :”jadi kamu mau bebas,kamu gak terima aku cemburu, aku itu perhatian sama kamu tapi kamu menerima nya dengan sebutan posesif. Harus nya kamu itu minta maaf tadi udah kepergok berduaan sama cowo itu”
Aluna :” aku menerima sangat menerima perhatian kamu tapi tidak dengan ini, kenapa kamu jadi nyolot terus memojokan aku yang tadi Cuma mengobrol sebentar dengan diska”
__ADS_1
Percekcokan pun terus berlanjut selama perjalanan,sampai merembet kesana kemari. Sampai tidak terasa mobil ditho pun sudah sampai di apartemen aluna. Tetapi pertengkaran mereka tetap berlanjut
Diska :” udah lah Al kalo kamu gak terima aku larang-larang kamu deket sama cowo kita udahan aja cape” ucap dito yang membuat aluna terkejut
Aluna :” hah cape kamu bilang, harus nya aku dit aku yang bilang cape dengan sikap kamu yang kayak gini, oke kalo kamu mau udahan aku terima semua nya” ucap aluna sambil terisak
Aluna :” terimakasih atas semuanya salam buat ibu lo” ucap aluna turun dari mobil dan berlari memasuki gedung apartemen nya
Ditho :”argggghhhhhhhttttttt” menggeram menumpahkan kekesalan nya dengan memukul stir mobil, dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Perasaan aluna saat ini sangat hancur karena keegoisan masing-masing dengan mudah nya Ditho yang sudah ada di hidupnya hampir 3 tahun ini mengatakan putus. Aluna yang terduduk di balkon apartemen nya melihat malam nya kota jakarta yang sangat ramai,hati dan pikiran nya merasa melayang-layang sekarang entah memikirkan apa dan tidak tau harus apa. Dia terus memandangi jalanan yang berlalu lalang tanpa terasa air mata nya turun dengan deras. Dalam isakan nya aluna mencoba menelpon feby untuk datang ke apartemen nya dengan khawatir feby pun langsung meng iya kan permintaan aluna.
Aluna P.O.V
Aku tidak menyangka dengan semua yang di alami hari ini, rasa nya tidak percaya Ditho dengan mudah nya memutuskan hubungan ini, hubungan yang sudah aku dan dia jalani selama ini. Memang ke egoisan dia
kepada ku tadi bukan yang pertama entahlah itu sudah ke berapa kali yang pasti sesering itu dia dengan cemburu nya meledak-ledak meluapkan emosi dia saat ada laki-laki lain mendekati ku. Aku tau dan aku yakin itu semua karena dia sayang dan cinta kepada ku tetapi lama kelamaan kenapa hubungan ini menjadi gak wajar bagiku. Aku pun manusia sama sepertinya aku punya sisi cemburu kepada dia yang sedang di idam-idam kan oleh wanita di luar sana, tetapi aku berpikir sekarang aku dan dia hidup di dunia yang memang itu resiko nya aku harus kuat aku harus tahan dengan semuanya ini demi dia kedepan nya dan tentu nya demi hubungan ku dengan dia. Tetapi dia tidak melihat aku,dia tidak bercermin diri nya seperi apa,dia tidak tau hubungan ini sudah tidak sehat dan dia tidak ada niat untuk memperbaiki nya.
Padahal selama ini aku dengan dia, aku sangat nyaman,sangat sayang,dan sangat ingin terus bersamanya. Tetapi sekarang semuanya sudah berakhir, lebih tepat nya dia yang mengakhiri ini semua yah aku akan menerima nya mungkin ini akan sedikit menyakitkan untuk ku.
Aku harus sadar dan harus ingat kata-kata sahabat ku dinda saat aku patah hati dulu “Masa depan bukan hanya tentang pasangan tetapi di depan sana banyak masa depan yang menanti”
Baik lah ini bukan yang pertama aku gagal dalam masalah hati,dulu aku dapat dengan cepat bangkit dari cinta yang di hianati dan sekarang pun aku harus bisa bangkit dari cinta yang meninggalkan ku. Aku tau kisah ku ini pasti sering di alami oleh semua orang yah kisah klasik seorang remaja dengan kehidupan yang seperti ini,dengan kisah cinta yang seperti ini juga semua pasti mengalami. Tentang cinta dan penghiantan,tentang cinta dan ke egoisan entah lah akan ada cinta seperti apalagi yang akan ada di dalam kisah ku ini yang pasti aku harus tetap melangkah menjalani dan menyambut cinta-cinta yang baru lagi nanti.
Aku duduk di balkon Apartemen ku yang mengarah ke kota jakarta yang sangat ramai ini, aku melihat orang-orang berlalu lalang di jalanan, aku melihat orang-orang di taman kota yang ramai. Apakah di antara
mereka ada yang sepertiku yang sedang sakit hatinya? Tentu nya pasti ada tetapi dengan permasalahan yang berbeda. Sudah lah aku tidak mau larut begitu dalam dengan kesedihan ini aku sudah mencurah kan semuanya, mungkin aku perlu seperti ini juga agar dapat merenungkan kehidupan ini bahwa kedepannya aku tidak akan
selalu bahagia dan aku tidak akan selalu dalam kemudahan, kedepan nya aku harus siap akan ada kecewa di depan sana, akan ada kesedihan yang menghampiri.
Sepi sekali rasanya feby yang tadi aku hubungi belum terlihat datang. Rasanya aku sangat merindukan keluarga ku dan sahabat ku di Bandung. Sepertinya aku butuh pulang untuk sedikit melupakan hari yang sesak ini.
BERSAMBUNG........
__ADS_1