
Keluarga Aluna dan Dinda pun sudah pulang kemarin, hari ini Aluna berangkat menuju rumah Nanda Ayu seorang Artis dan juga Youtuber yang meminta Aluna menjadi bintang tamu di konten nya.
Syuting pun di lakukan berbincang-bincang santai menceritakan keluarga,karir, hidup dan pasangan Aluna. Aluna pun tanpa ragu menceritakan semuanya agar semua dapat terinspirasi setitik dari kisah hidup nya, begitupun dengan percintaan nya Aluna menceritakan bahwa dia sudah memiliki pasangan tetapi tidak menyebutkan siapa orang itu.
Nanda Ayu :” oyah kamu sudah punya pasangan saya kaget loh kirain kamu masih menikmati masa sendiri kamu sejauh ini”
Aluna :” iya aku sudah punya pacar udah mau jalan 1 tahun lebih”
Nanda Ayu :” wah udah lumayan lama yah sengaja gak publish kah? Atau ada alasan lain jadi penasaran deh”
Aluna :” iya gak mau publish,gak mau banyak orang yang ikut campur dalam hubungan kan gak semua orang suka sama kita dan sejauh ini enak sih adem ayem gitu”
Nanda Ayu :” dari kalangan artis?pengusaha? atau anak band lagi gitu? Apa saya kenal sama cowok kamu?”
Aluna :” artis sih pemain sinetron film dan sekarang dia lagi iseng bisnis gitu heheh, kak nanda kenal kok hahha kalo tau diem yah”
Nanda Ayu :” hah seriusan sesama artis bisa gak ada orang yang tau, dan saya kenal jadi penasaran deh”
Aluna pun melanjutkan semua pertanyaan yang di lontarkan kepdanya, tetapi ia masih menutup rapat-rapat siapa pasangan nya meskipun hanya di tanya inisial nya saja.
Syuting pun telah selesai,aluna pun memutuskan untuk mengecek toko-toko nya yang ada di jakarta. Seudah itu ia langsung pulang untuk membicarakan jadwal dengan Feby yang sudah menunggu nya di rumah.
Di suatu tempat,hampir tengah malam Iqbal sedang berbicara serius dengan seorang wanita yang sedang menangis sambil tertunduk.
Iqbal :” kapan gue ngelakuin sama lo, sekali pun mabuk saat di paris gue gak nyentuh tubuh lo”
Zefa :” lo gak sadar bal karena lo mabuk ini bener-bener anak lo”
Iqbal :” enggak gue gak akan percaya sama cewek ular kayak lo, dan gue masih inget waktu gue mabuk gue gak sama lo tapi sama Raka gue gak bisa di bodohin sama lo”
Zefa :” bal gue cinta sama lo gue sayang sama lo,lo single kan apasalah nya nerima gue”
Iqbal :” haha tapi sayang gue enggak, dan lo harus tau gue udah punya calon istri, sampai kapan pun gue gak bakal ngakuin apa yang gak gue lakuin inget itu”
Iqbal pun pergi meninggalkan Zefa yang meminta pertanggung jawaban atas kehamilan nya.
__ADS_1
Zefa :” gila dia udah punya calon istri, gak ini gak boleh di biarin gue bakal lakuin apa aja biar dapetin lo bal sekalipun itu bikin gue malu meskipun bayi ini emang bukan anak lo”
*****
Keesokan harinya Aluna yang sudah bangun saat adzan subuh pun langsung beranjak ke kamar mandi dan langsung menunaikan shalat subuh. Setelah selesai shalat Aluna pun langsung mengecek Hp nya dan betapa kaget nya dia dengan berita yang menjadi tranding Iqbal pacar nya menghamili lawan main di film baru nya yang bernama Zefa disana terpampang cuitan dari Zefa yang mengaku dirinya hamil.
Aluna mematung apakah ia masih di alam mimpinya? Sesak di dada pun menyeruak hingga tanpa di perintah air mata nya pun lolos membasahi pipi nya. Aluna tidak menyangka Iqbal laki-laki yang mengisi hati nya, mengisi hari-hari nya melakukan hal sehina ini. tanpa pikir panjang Aluna pun langsung memasukan baju kedalam koper nya.
Dengan langkah penuh amarah ia turun dengan membawa tas dan koper.
Bibi :”non mau pergi kemana sepagi ini?”
Aluna :” aluna pergi dulu bi, bibi jaga rumah yah aluna percaya sama bibi. Dan kalo ada yang kesini suruh hubungi aluna langsung yah, aluna pergi dulu Assalamualaikum”
Bibi :” tapi non.... Waalaikumsalam”
Aluna pun memasukan koper nya dan langsung mengendarai mobil nya menuju jalan tol ke arah bandung, tidak untuk ke rumah orang tua nya ia pergi ke suatu tempat yang di titipkan Papi nya dulu.
Sahabat-sahabat nya yang sudah membaca berita pagi ini pun di buat syok, baru saja kemarin Iqbal mengakui ia berpacaran dengan Aluna dan sekarang mereka mendapatkan berita seperti ini.
Iqbal yang tidak menyangka Zefa akan senekat ini langsung mengurus nya dengan pengacara agar ini semua tuntas, iqbal pun yang mendapat pesan dan telpon dari sahabat-sahabat nya tidak menggubris nya.
Feby yang mencoba menghubungi aluna pun akhirnya mendapat jawaban.
Feby :” Al lo dimana? Lo baik-baik aja kan?”
Aluna :” gue di bandung feb, gue baik-baik aja kok lo tenang aja, eh iya btw gue minta istirahat 1 minggu aja yah lo bisa atur semua kan?”
Feby :” di bandung dimana Al kata faiz lo gak kesana,kata dinda juga lo gak kerumah nya, iya lo tenang aja gue atur semua”
Aluna :” gue mau nenangin diri Feb lo gak perlu tau, bilangin ke semua gue baik-baik aja kok sampai ketemu nanti”
Feby :” haloooo....haloooo Al”
Telpon pun terputus, Feby pun menghela nafas sedikit nya ia sudah lega telah di hubungi oleh Aluna. Semua nya sedang berkumpul di rumah Kenzo mereka semua sudah tau berita hari ini, awalnya mereka mengutuk Iqbal yang tega menghianati Aluna, tetapi setelah mendapat penjelasan yang sangat jelas dari Iqbal dan pengacara nya mereka semua mengerti dan mensupport iqbal agar masalah ini cepat selesai.
__ADS_1
Iqbal yang sedang di rumah nya menunggu kabar pengacara nya yang sedang menyelesaikan kasus ini dengan pihak Zefa. Perasaan nya sekarang kacau Aluna tidak dapat di huungi Iqbal mencoba mengirim ia pesan entah sudah berapa puluh pesan yang iqbal kirim kepada Aluna.
Sedangkan Aluna yang sekarang berada di Bandung tidak pulang ke rumah nya atau pun kepada Dinda sahabat nya melainkan ke suatu tempat yang di titip kan Alm.Papi nya dulu sebelum Aluna pindah ke jakarta dan selalu mengingatkan tempat ini kepada Aluna melalui telpon atau pun pesan singkat.
Tempat itu berada di Bandung tetapi lumayan jauh dari perkotaan, tempat yang sejuk asri yang pasti nya pas untuk menenangkan suasana hati nya saat ini. Aluna berada di depan Gapura yang bertuliskan “Selamat Datang di
Yayasan Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Al-Ikhlas”
Ya ini adalah tempat yang di bangun oleh papi Aluna dulu lengkap dengan Mesjid,Sekolah dari TPA,MI,MTs,MA (karena ini sekolah islam),Asrama putra-putri dan pembimbing,gedung yayasan dan lain-lain, Papi Aluna selalu mendanai biaya untuk anak-anak yatim piatu disini dan papi nya menitipkan tempat ini kepada Aluna agar ia meneruskan untuk mendanai tempat ini dari hasil yang Aluna dapat kan selama ini.
Aluna baru datang kesini lagi setelah Papi nya meninggal karena dana yang Aluna berikan selalu via transfer kepada ketua ponpes disini. Mobil Aluna pun memasuki pesantren tersebut banyak anak-anak dan siswa-siswi sekolah disini, Aluna yang memakai celana jeans ketat dan kaos putih polos yang di balut blazer dengan dingin nya keluar dari mobil tidak lupa membawa tas selempangnya.
Saat turun dari mobil Aluna mendapatkan tatapan dari semua yang melihat nya Aluna yang bingung harus kemana pun menghampiri murid Setara SMA sedang duduk bersama teman-teman nya.
Aluna :” permisi dek mau tanya ruangan Pak Baharudin dimana yah?”
Siswi :” Pak kiyai yah kak, di gedung sana mau saya antar?”
Aluna :” oh boleh kalo gak ngerepotin”
Aluna pun di antar oleh siswi tersebut, dan siswi tersebut menanyakan kepada Aluna siapa? Karena dia seperti sering melihat nya, Aluna hanya menjawab dia bukan siapa-siapa mungkin hanya mirip saja. Setelah berjalan cuku jauh Aluna pun sampai di gedung yayasan dan bertemu dengan salah seorang staf disana, tidak lupa Aluna pun mengucapkan terimakasih kepada siswi yang sudah mengantar nya.
Aluna :” permisi mba saya mau bertemu dengan Pak Baharudin?”
Staf :” Anda siapa yah? Yakin mencari Pak Kiai Baharudin?” ucap nya sambil memandangi Aluna dari atas sampai bawah
Aluna :” iya mba saya mau bertemu dengan beliau, beliau nya ada?”
Staf :” ada mari ikut saya”
BERSAMBUNG.........
Sorry banget cerita nya makin absurd gak jelas banget kan huhu
terimakasih yang sudah meluangkan waktu nya untuk membaca cerita FIKSi ini
__ADS_1
Semoga ada pembelajaran untuk hidup walau cuma setitik hehe