
perjalanan pulang sunyi tanpa suara aku dan laras hanya sama sama membisu sampai didepan rumah.
"phit aku langsung ya" pamit laras
"iya ras. makasih ya ati ati dijalan" kataku
laras pun melajukan motor nya pulang.
"baru pulang" terlonjak kaget mendengar suara dari belakang.
"ehh... i..iya" kata ku terbata sambil masuk. iben sudah duduk diteras depan dengan wajah masamnya.
"dari mana? telpon ku gak diangkat" tanya iben
"maaf mas aku gak buka buka hp dari tadi" jawabku
"phita.. kamu dari mana pulang lambat gak ngabarin orang rumah" tanya mama yang tiba tiba keluar dari rumah
"maaf mah tadi thessa sakit kita panik langsung bawa dia keklinik deket sekolah jadi lupa ngabarin" jawabku sambil nunduk merasa bersalah.
"yaudah. sana bersih bersih dulu trus ajak iben makan" kata mama
"mas maaf ya, aku kedalam sebentar" pamitku
"iya" jawabnya
sampai dikamar aku langsung mandi dqn ganti baju.
"kamu dari mana?" tanya mbakku
__ADS_1
"dari klinik tadi mbak nganter thessa" jawabku
"lain kali kabarin dong. mama dari tadi nanyain terus ditelpon gak diangkat trus kasian pacar kamu nunggu lama" kata mbakku
"iya maaf mbak kita panik jadi lupa segalanya. emang dari jam berapa dia?" tanyaku
"udah hampir 1 setengah jam tau." jawab mbakku
"aduhh.. aku kedepan dulu mbak" kataku sambil melangkah buru buru keluar
"mas.. maaf ya" kataku sambil mendudukan diri disebelahnya.
ibe memegang tangan ku "gak papa aku ngerti kog. aku tau kamu kalo udah nyangkut temen temen kamu." katanya begitu pengertian membuat aku terenyuh.
"aku cuma khawatir tadi soalnya kamu atau nita gak angkat telpon aku trus aku nyampe rumah kamu juga gak ada ngabarin orang rumah" tambahnya dengan senyum yang tulus
"iya lah. aku pacar kamu pasti aku khawatir" jelas iben
"iya pacar aku" kataku sambil menjewer kedua pipinya
"makan yuk mas" ajakku
"kamu mau makan?" tanya iben
"lapar mas" jawab ku sambil nyengir kuda
"kamu kan baru pulang emang gak papa kalo keluar lagi" tanya iben
"mama udah nyiapin makanan buat kita" kataku sambil menarik tangan iben masuk kedalam rumah.
__ADS_1
didalam mama sudah menyiapkan dua porsi makanan untuk aku dan iben.
"tante makasih udah diijinin makan disini" kata iben
"iya. sana pada makan tapi seadanya ya" kata mama
"iya makasih tante" aku dan iben makan berdua sambil mengobrol.
iben cerita kalo dia hari ini mulai kerja. dia kerja ikut temennya yang punya usaha roti.
tugas iben mengantar pesanan roti kerumah rumah dan yang dia cerita setiap dia mengantar roti kerumah langganannya pasti ada ibu ibu yang ngegodain dia aku hanya bisa tertawa mendengarnya dia bilang ada yang mencubit pipi ada mengedipkan mata malah ada yang mengajaknya mampir kerumah.
"hahahaha" tawaku sudah gak bisa ditahan lagi
"puas banget kamu ketawanya" katanya
"abis lucu mas. ngapain itu ibu nyiruh kamu mampir?" kataku yang masih menahan tawa
"gak tau lah makanya aku langsung kabur takut diperkosa ibu ibu" katanya sambil garuk kepala
"hahaha. enak dong " kataku ngejek
"ihhh.... amit amit. mending juga dicium kamu" kata iben sambil mengedipkan mata
"ihhh... apaan sih.." kataku malu malu.
setelah makan kami berdua kembali duduk diteras rumah berbincang sebentar lalu iben pamit untuk pulang karena jam sudah menunjukan pukul setengah 9 malam.
aku pun langsung masuk kamar dan tidur karena hari ini sangat lelah. lelah badan dan lelah pikiran tentang thessa..
__ADS_1