Kisah Si Pejuang Cinta

Kisah Si Pejuang Cinta
kencan buta 2


__ADS_3

2.kencan buta dgn lelaki dari situs pertemanan


enam bulan semenjak dari peristiwa kencan aneh itu,aku masih trauma dgn lelaki yg mendekati ku, aku menambahkan karakter kriteria lelaki idaman ku harus berusia maksimal 6 tahun di atas ku atau minimal seumuran dan mempunyai penghasilan dan level karir dia tas ku


tips kedua dari majalah yg ku baca menyarankan,""jodoh bisa datang dari berbagai arah dan berbagai macam cara,jangan ragu mencari belahan jiwa di mana pun termasuk di internet, dgn menulis profil dan memasang foto yg menarik di situs pertemanan ataupun di biro jodoh


dua bulan semenjak foto profil ku terpajang di situs pertemanan, aku mempunyai kebiasaan setelah jam pulang kantor mencari kandidat lelaki idaman ku di situs tersebut,setelah 1 bulan ada dua lelaki yg terus menghubungi ku, lelaki pertama bernama david, lelaki berasal dari australia,berusia 37 tahun dan orang ke dua bernama edo, lelaki yg mengaku campuran jawa dan lithuania berusia 34 tahun yg berkerja sebagai manager internal auditor di perusahan pertambangan nasional, mencoba patuh dgn kriteria yg ku buat, dan karena wejangan ibu ku untuk mencari lelaki jawa,aku memberi kesempatan pertama untuk edo.karena tidak ada satu pun foto profil nya, aku beberapa kali meminta edo mengirimkan foto nya


"hai edo,nanti bagaimana saya tau itu kamu! saya kan belum pernah lihat foto kamu" dgn kesal

__ADS_1


"oh maaf, saya lagi sibuk ras, nanti saya kirim lewat pesan ya"


lama aku menunggu, setiap jam aku cek pesan disetiap aplikasi, tetapi sampai satu jam sebelum aku berangkat kecan buta dgn nya,tidak ada satu pesan pun dari nya, mulai muncul perasaan tidak enak dari hati ku


"ini benar benar kencan buta " desis ku mematikan komputer sambil berdoa penampilan lelaki campuran lithuania itu semenarik suara nya seperti penyiar radio yg terkenal akan kemerduan suara nya


tiga meter di hadapan ku berdiri lelaki yg tinggi nya sekitar seratus delapan puluh sentimeter, tetapi mengapa wajahnya sama sekali bukan blasteran eropa? dia berpakaian kemeja krem dan celana coklat, dgn tas ransel di punggung nya dan menaruh handphone di telinga kanan nya,ingin rasanya aku ber pura pura berbicara dgn orang lain, mematikan ponsel dan kabur, demi melihat tampang yg jauh dari gambaran ku selama ini! wajahnya itu, ong dan astaga! terlalu boros untuk pria berusia 34 tahun! sialnya lelaki yb ku duga edo itu,mengenaliku dan ia berjalan tergopoh gopoh dgn punggung yg tdk tegap seperti keberatan ranselnya


"hai saras, apa kabar?" dia tampak senang berhasil menemukan aku yg baru saja akan kabur

__ADS_1


terjebak lah aku malam itu oleh kutukan blind date kedua


bayangan selama ini tentang edo yg di profil nya mengaku wajahnya tidak jauh dari ari wibowo bertentangan dari apa yg aku lihat saat ini, tak tahan rasanya aku harus melihatnya dia menjongkrok di depan penglihatan ku selama lebih setengah jam, kesal nya karena selama ini tertipu, aku menolak dgn tegas ketika edo menawarka diri untuk mengantarkan ku sampai ke rumah



**maka lahirlah prinsip ala saras yg kedua : jika kalian ingin berkencan sebaiknya harus tau wajah, usia dan latar belakang keluar dari teman kencan


kalau tidak akan terjadi kejadian memasukkan dalam hidup kalian**

__ADS_1


__ADS_2