
Leo dan Klim
°°°°
Seperti biasa, Leo memulai aksi nya saat tengah malam seperti Klim, dia berencana untuk memberikan ramuan sihir yang di buat Klim sebelum Klim tidak sadarkan diri, ke pada rekan rekan Eagle Eye yang lainnya, ramuan itu dapat mengembalikan energi sihir dan menambah stamina.
Leo juga berencana untuk meledakan markas para Mafia dengan bom jarak jauh buatan Klim, dia akan memasang bom itu di setiap sisi rumah agar ledakan nya merata.
Markas Mafia lumayan jauh dari pemukiman warga, jadi Leo berfikir menghancurkannya adalah hal yang mudah.
Dengan kekuatan yang di dapat Leo karena sudah mendapatkan Sihir Klim di dalam tubuhnya, Leo merasakan seperti ada yang berbeda dari tubuhnya, dia seperti seratus kali lebih kuat dari sebelumnya, dia bertekad untuk menyelesaikan dengan cepat dan juga dengan bersih, agar Klim tidak harus turun tangan lagi untuk menghabisi para Mafia sampah.
Leo yang berlari dari atap ke atap lain, meloncat dari atap ke atap dia terus melangkah dengan cepat.
Sesampainya di sana, Leo melihat dua penjaga di depan pintu masuk, Leo yang melempar jarum kecil yang menggunakan tangan langsung tepat mengenai leher dua penjaga itu, seketika dua penjaga itu langsung terjatuh, saat itu Leo langsung menyentukinan racun ular yang mematikan di leher kedua penjaga tersebut, Leo seperti pembunuh yang cukup kejam.
Saat Leo mencoba memasuki ruang yang tertutup, Leo seperti mendengar suara teriakan adiknya, dia tidak langsung memasuki ruangan itu, dia terlebih dahulu membersihkan sampah sampah yang berada di ruang lain, karena Leo tau, bos Mafia itu berada di dalam.
Leo yang sedang membunuh satu persatu para Mafia menggunakan jarum bius dan racun ular, dia juga memasang bom di setiap sudut ruangan.
Leo pikir semua sudah beres, pasukan yang berada di luar sudah abis.
__ADS_1
Akhirnya Leo masuk secara perlahan melalui pintu.
Saat itu Leo seperti mendengar suara perempuan yang kesakitan di dalam, namun itu bukan suara adiknya, jadi leo perlahan masuk, saat sampai di dalam, Leo langsung menuju sel secara pelan pelan, di dalam cukup banyak Mafia yang sedang berpesta, dengan suara musik yang keras, Leo merasa misi ini akan berjalan sesuai rencana.
Saat Leo sampai di dalam sel, Leo langsung berhadapan dengan Lia, Leo yang sedang menggunakan mantel dan muka nya yang di tutup topeng, Lia tidak menyadari kalo itu Leo, "Tenang lah, aku akan menyelamatkan kalian" Ucap Leo dengan nada paling sedikit kencang, karena ruang sedikit berisik karena music.
Lia yang tidak asing dengan suara itu, tiba tiba mata nya berair, Lia tau kalo itu Leo kakak kandungnya, Lia seperti ingin menangis tapi Leo menenangkannya,"Tenang lah, aku bukan orang jahat", "Aku tau itu", "Jadi tenang ya", "Baiklah kak", Leo tersenyum dan memberikan obat yang berisi ramuan, "Berikan ini ke rekan rekan yang lain,"tapi ada satu yang tidak ada di sini", "di mana dia?", "dia sedang melayani bos Mafia di kamar, dia menawarkan diri agar aku dan teman teman tidak menjadi tempat pelampiasan hawa nafsu bos Mafia, jadi dia menawarkan diri agar kami tidak di sentuh, ada stau temen kami yang sudah pulih dari trauma masa lalu tapi di buat trauma lagi, di ada di pojokan sel, jadi temen aku yang ada di kamar bersama bos Mafia..... Kak tolong dia" dengan nada yang ingin menangis, meminta agar Leo menolong nya.
"Sebelum aku menyelamatkannya, aku memastikan kalian udah siap untuk kabur, bawa temen mu yang trauma itu", "Klim kemana kak?", "Dia terluka dan energi sihir nya di titik terlemah karena menanamkan sihir nya ke dalam tubuh ku saat dirinya sedang sakit, tapi sebelum dia tidak sadarkan diri, dia membuat banyak persiapan untuk menghancurkan bos Mafia", "Baiklah kak, ayo kita jalankan rencananya".
Ketika 6 Eagle dan Leo sedang sembunyi sembunyi untuk keluar dari pintu, tiba tiba Music nya mati, dan seseorang bawahan Mafia melaporkan kalo tawanan nya telah kabur.... Suasana sangat mengkhawatirkan, banyak musuh di mana mana, tapi kami berhasil memasuki salah satu gudang yang tidak terpaki, walaupun Leo sudah cukup kuat, dan Eagle yang sudah kembali stamina dan energi sihir nya, tapi dengan jumlah yang cukup banyak, cukup mustahil untuk di lawan, apalagi mereka memiliki sihir yang amat menyebalkan.
Bos Mafia tidak peduli dengan itu, dia masih terus bercinta dengan salah satu anggota Eagle, "Aku tidak peduli dengan rekan rekan mu, yang penting kita menikmati waktu kita berdua di ruang ini, jika aku haru mati, setidaknya kau juga mati" dengan napa terengah engah bos Mafia masih melakukan hal itu, sedangkan anggota Eagle yang sudah tak berdaya hanya bisa berbaring dengan tangisan air mata, "Maafkan aku ya teman teman, aku mengingkari janji kita untuk menuju masa depan yang cerah bersama tuan Klim, aku bahagia kalian bisa pergi dengan selamat, aku akan tetap di sini untuk membunuh bos Mafia ini sendiri dengan tangan ku, walaupun nyawa ku taruhan nya" Suara dalam hati nya.
"Andai Klim berada di sini, pasti dia bisa memikirkan sebuah rencana" ucap salah satu anggota.
[Leo, Lia] Suar yang di sampaikan oleh Yui melalui Sihir yang saling tertanam di tubuh masing masing, ini adalah sihir khusus untuk Yui, jika yu mengaktifkan nya, semua anggota Eagle bisa saling terhubung.
[Yuiii].....
[Yuiii].....
__ADS_1
[Klim akan datang beberapa jam lagi, dia sudah kembali seperti semula, dia lebih kuat dari sebelumnya, dia merencanakan sesuatu saat dia tau dia akan pingsan, tunggu Klim beberapa menit lagi.
Semua anggota terlihat bahagia mendengar kabar kalo Klim sudah sadarkan diri, dan sekarang Klim sedang menuju ke tempat Bos Mafia.
"Aku lupa menyampaikan tentang teman kita yang satu nya ke Yui, dan sepertinya koneksi untuk menghubungi Yui sudah terputus", "Kalian tunggu di sini sampai Klim datang, aku akan mencoba menyelamatkan nya", "Tunggu kak, tapiii", "Sudah, tidak ada kata nanti, aku takut penyesalan ku terulang", Saat itu Leo menyesal tidak langsung menyelamatkan Lia saat mengetahui Lia di culik di depan matanya, saat itu Leo pikir Lia sedang di ajak untuk jalan jalan, karena mereka yang mengajak Lia sangat baik, dan ternyata mereka penculik, sikap yang Leo saat itu membuat dia merasa bersalah, dan kini dia ingin membalas kesalahan nya dan menyelamatkan Nanda...
Dengan sekuat tenang, Leo berlari kencang menembus segerombolan Mafia yang menghadang nya, dia tetap berlari menuju dan akhirnya sampai di kamar bos Mafia, Leo mendorong pintu itu sangat kencang, dan akhirnya terbuka, saat itu Leo melihat Nanda yang sedang ketakutan di pojokan dengan tangan di belakang Nanda sedang menyembunyikan besi yang lumayan tajam, dia ingin menusuk bos Mafia dengan besi itu, "Siapa kamuuu?" Nanda yang panik dengan tubuh yang tidak memaik apapun bos Mafia yang mencoba mendekati Nanda, "Aku Leo, aku Anggota baru Eagle Eye....
"Apa kau bilang!!!" Nada amarah dari bos Mafia, dia langsung berlari ke laci dan mengambil sesuatu, bos Mafia itu menyembunyikan bom di bawah kasur nya, dia sudah menyiapkan nya.
"Jika kita mati bersama di sini, kita akan bertemu di neraka nanti".
"Aku pikir hanya kau yang akan menemui kematian mu" dengan membuka jubah tembus pandangan nya Klim menampakkan diri nya..
"Hahahaha Terimakasih Pemimpin Eagle sudah bersedia ikut bersama kita di neraka nanti", Bos Mafia itu menekan tombol nya.
{Teleport vesonnn} Orang orang yang memiliki sihir Klim dan yang di tandain Klim di dalam mantra Teleport tadi, semua langsung berpindah ke tempat bukit tertinggi di negara nya, di saat itu 7 anggota Eagle dan satu anggota baru Leo melihat ledakan yang amat besar di beberapa titik negara, sebelumnya Leo sudah merencanakan semuanya, bahkan kedatangan Leo, dengan sedikit bantuan Yui untuk meminta Leo menerima misi ini, semua rencana berhasil.
Note : Oh iya Nanda sudah sudah memaikai pakaian saat Klim datang, Klim sudah memakaikan pakaian menggunakan sihir nya.
°°°
__ADS_1
Selanjutnya....
Musuh baru