
"ra nanti ada yang mau aku omongin ya sama kamu" ucap rama
"ngomongin apa? " tanya Maura bingung
"nanti aja ra kalo kita di karaoke" jawab Rama
"apa sih bikin penasaran aja" ucap mila yang juga penasaran dengan maksud Rama
" mungkin Rama mau nembak Maura" bisik anisa
"oh" jawab mila
beberapa menit kemudian mereka sudah selesai makan dan mereka berencana lanjut ke karaoke ya mumpung hari ini hari santai untuk mereka
mereka pun masuk ke dalam mobil nya Rama . hanya Rama yang mempunyai mobil di antara mereka. sesampainya di karaoke Rama mempersilahkan mereka untuk masuk lebih dulu
"kalian masuk aja duluan" ucap Rama
"loe mau kemana? " tanya mila dan maura
"ada yang mau gw beli" sahut Rama
"oh ya udah jangan lama-lama ya" ucap anisa
"iya.. " Rama pun langsung melakljukan mobil nya sedangkan Maura dan teman-temannya langsung masuk ke dalam karaoke isudah mulai mereka mainkan dan mereka mulai menyanyikan beberapa lagu.
lain hal nya dengan kim Seokjin setelah mengantar Maura dia tidak langsung pulang ke rumah melainkan dia memilih pergi kerumah suga.
tit... tittt... tittt... jin membunyikan klakson mobilnya yang begitu kencang membuat security rumah itu kaget. setelah terbuka pintu gerbangnya kim Seokjin langsung mentancap gas nya untuk masuk ke dalam rumah itu
" hallo tuan" sapa pembantu suga
__ADS_1
" mana min Yoongi? " tanya jin
" tuan suga lagi duduk di ayunan dekat danau tuan" jawab pembantu nya itu
"ngapain dia di situ? " tanya jin lagi
"sepertinya menulis lagu, dia tadi membawa alat rekaman nya" jawab pembantu nya lagi
"ok Terima kasih" ucap jin yang langsung menemui sugi di dekat danau. kebetulan sekali di belakang rumah suga dia memiliki danau pribadi yang biasa di buat suga untuk membuat lagu, membaca buku dan juga meratapi nasib kalo dia ada masalah
"aahhhhh... " teriak jin yang sepertinya sedang prustasi
"hyung? kapan datang? " tanya suga
"barusan " jawab jin
"aahhh... " jin lagi-lagi merasakan tubuhnya dengan suara khas nya itu
"tidak ada apa-apa cuman bosan saja" ucap jin yang langsung menyenderkan tubuhnya di kursi ayunan
"lelah kan Hyung? tanya suga
" iya... maka nya kamu mau jadi batu kan" ucap jin
"hahah iya Hyung" ucap suga sambil tertawa
"ada masalah apa? terlihat dari muka Hyung itu lagi ada masalah " ucap suga
"gak tau Hyung rasa nya gimana gitu kalo liat Maura dengan cowo lain" ucap jin
" Hyung suka sama Maura" ucap suga dengan muka santai dia bilang kepada jin
__ADS_1
"ahh entah lah itu benar-benar bikin pusing" ucap jin
"ini lah kita pekerjaan kita sebagai artis tidak bisa bebas dengan mencintai orang lain ya bisa di bilang hidup kita di atur dengan fans dan manager " ucap suga
kalo masalah persolaan pribadi dan percintaan jin lebih suka curhat dengan suga atau dengan J-Hope suga dan J-Hope bisa lebih bisa memberi saran dari pada para makne line yang tidak terlalu pokus dengan cerita Hyung nya.
"iya... " ucap jin
"jin suka sama Maura? " suga juga memberikan pertanyaan yang sama seperti ayah nya jinb
"gw juga bingung dengan perasaan gw kalo memang iya suka kenapa harus sama dia yang hanya pembantu gw" ucap jin
"namanya juga perasaan susah di tebak ya hyung termasuk orang yang sempurna bisa suka pilih dengan wanita yang cantik dan sederajat tapi namanya perasaan gak bisa di tebak, perempuan dan laki-laki satu rumah cuman berdua pasti salah satu mereka ada yang menaruh hati" ucap suga
"gw juga sudah mikir banyak wanita yang lebih dari dia tapi kenapa setiap liat dia dengan laki-laki lain rasanya ingin marah-marah" ucap jin
"Maura cewe yang polos dan kepolosan nya membuat superstar kim Seokjin jatuh cinta" ucap suga
"gak tau lah gw bisa gila kalo terus-terusan mikirkan ini belum lagi liat jadwal pekerjaan yang sebentar lagi padat" ucap jin
"iya bawa santai aja Hyung nanti juga akan hilang sendiri perasaan nya kalo Maura nya tidak merespon apa-apa" jawab suga
"hhmm" cuman itu jawaban jin
"apa Maura tahu Hyung menyukai nya? " tanya suga lagi
"mana mungkin dia tau dan mana mungkin gw langsung bilang sama dia bisa di taroh dimana harga diri gw"
"oh masih jual mahal.. iya saat ini Hyung masih bisa bicara begitu tapi kalo sudah cinta yang berbicara udah gak mandang harga diri percaya sama gw"
"gak lah paling-paling nanti hilang sendiri perasaan ini" ucap jin nya
__ADS_1