kota ghaib

kota ghaib
Greezz...


__ADS_3

yena bergadang semalaman hanya mencari tahu di otaknya apakah dia menyukai nya. sampai suatu saat dia ingat tentang omongan orang tentang "jika mencari keputusan tentang perasaan cari lah di hati, bukan di otak.'' yena malah memukul kepala nya sekali lagi sambil berkata "dasar otak sesat!" dan... "bisakah kau jangan berisik?" kata eunwoo mebdobrak pintu yena. "maaf, tapi aku memikirkan sesuatu..."


kata yena sambil menunduk kan kepala nya.


"yg membuat mu memukul kepala 2 kali?''


kata eunwoo sambil masuk ke kamar yena.


"ya... separah itu"


jawab yena.


"kau mau minum yoghurt? aku punya2 botol yoghurt di kamar"


tanya eunwoo sambil tersenyum.


"kenapa kau menyimpan yoghurt?"


tanya balik yena sambil berjalan ke kamar eunwoo bersam eunwoo.


"karna aku menyukai nya."


jawab eunwoo. singkat, padat, dan jelas.


"kenapa kau menyukai yoghurt? padahal itu asam..."


tanya lagi yena... panjang, lebar, dan tidak jelas.


"karna rasa unik itu lah dia enak."


jawab eunwoo sambil melihat ke yena dengan tersenyum.


mereka pun sampai di kamar eunwoo dan eunwoo lekas mengambil yoghurt yg sudah ditunggu tunggu. mereka pun kembali ke kamar yena dan duduk di tikar/karpet. eunwoo membuka kan tutup botol untuk yena dan memberikan pada yena. mereka hanya terdiam dan saling menatap satu sama lain.


"tunggu, bukankah ini rumah ku?! kenapa kau malah memarahi ku karna aku berisik!?'' kata yena sambil memukul meja.


''tapi aku menginap disini... selama aku menginap, maka ini juga rumah ku...'' jawab eunwoo sambil memukul meja juga.


''grezz... oh iya! apa kau menyukai yoo jung?"

__ADS_1


tanya yena sambil terlihat malu malu kucing .


''hah? oh.. itu, aku tidak menyukai nya... aku menyukai mu''


kata eunwoo sambil me minum yoghurt nya.


yena melepehkan yoghurt nya sambil batuk dengan keras. (keselek... susah amat) eunwoo memukul pelan punggung belakang yena.


''a...apa kau bilang tadi!?!?''


kata yena sambil menahan batuk nya.


''aku hanya bercanda. jangan di anggap serius!''


kata eunwoo sambil memberi air putih ke hana.


''kau... sama dengan lelaki pemberi harapan palsu yaa...''


kata yena sambil terlihat muram.


''kenapa? apa kau menyukai... ku?''


''t...tidak! tidak mungkin aku menyukai mu!''


kata yena dengan muka yg memerah dan terlihat malu.


"hei... jangan mengotot! aku bicara dengan baik baik!''


kata eunwoo sambil tersenyum manis.


''jangan tersenyum seperti itu, kau terlihat menyeram kan.'' kata yena sambil mengalih kan pandangan nya ke objek yg lain.


''baik... selamat malam. jangan sampai yoo jung masuk ke mimpi mu'' kata eunwoo sambil berdiri dan berjalan ke pintu.


''yoo jung itu teman ku tahu! bagai mana pun dia tak menyeram kan'' kata yena dengan muka cemberut.


''baik... dah...''


''bye...''

__ADS_1







KuKuRuYuKk...


pagi pun telah tiba. yena tidur dengan nyenyak walau pun dia bangun lebih siang hari ini. dia segera pergi ke bawah untuk me ngecek adik adik nya. dia takut adiknya belum makan. dan...


''kenapa kakak dan go eum tidak sekolah tapi aku harus sekolah?!'' kata bo eum dengan nada tinggi (marah)


''go eum dan kak yena itu memang libur... begitu juga sekolah mu. tapi kau tetap masuk dalam kelas les privat mu...'' kata eunwoo sambil mendengar penjelasan bibi tentang bo eum.


''bo eum... jika memang kau ingin tetap dirumah, maka kakak akan kirim kan surat berhenti mu...apa kau mau?'' kata yena sambil turun dan berjalan ke bo eum.


''tapi... baik... aku akan sekolah''


kata bo eum sambil mengambil tas nya dan pergi berangkat.


"bi... dimana go eum?''


tanya yena sambil memandang sekitar


''dia masih tidur non...''


jawab bibi.


''Oohh.,."


jawab yena sambil cemberut.


tiba tiba eunwoo merangkul pundak nya sambil berkata...


''apa tidur mu nyenyak?''

__ADS_1


__ADS_2