
Aku menangis karena aku benar-benar Rapuh ketika mengingat Tangisan Mamakku sehingga aku rela mengorbankan segala-galanya demi membahagiakan orang tua ku salah satunya Mengorbankan agama Islamku.
"Ra aku tau, walaupun aku tidak pernah merasakan apa yang kau rasakan tapi kita masih bisa berusaha dan berdoa, jangan biarkan Allah murka kepada hambanya. ingatlah Ra kau belum tentu bahagia walaupun kau mengorbankan agama Islam Mu demi laki-laki itu, Allah menguji mu Ra, apakah kau bisa melalui ujian ini apa tidak,kalau kau bisa melalui ini berarti ALLAH percaya bahwa kau lolos dengan ujian yang diberikan nya untuk mu. bukan hanya itu sedikit demi sedikit kebahagiaan akan datang dengan sendirinya karena Allah sangat menyayangi hambanya yang Sabar dan beriman Ra". jelas nya seolah-olah dia mengerti agama Islam tapi aku salut dia mampu memberikan nasehat yang baik untuk aku bukan menjerumuskan ku.
"Entahlah, Aku merasa Allah tidak menyayangiku." ujarku asal
"Ira kau tidak boleh berbicara seperti itu, ingat Allah sangat menyayangimu bukti nya kau selalu di beri ujian agar melihat seberapa sabarnya kamu menghadapi ujian ini, Allah ingin kau selalu memohon pertolongan kepadanya bukan kepada yang lain, memang terkadang doa mu sekarang belum dikabulkan tapi tidak tau untuk hari esok, jadi tetap lah bersabar. aku ngomong seperti ini bukan berarti aku sok pintar tapi aku tidak mau sahabatku terjerumus kejalan yang tidak benar". jawabnya sambil menangis
"Les Makasi ya nasehat mu,walau sulit untuk diterima, oea kayak nya kau cocok jadi Ustadzah." ujarku sambil mengusap air mataku dan tersenyum.
"Anjirrrr Ustadzah dari Hongkong kali, aku ceramah panjang kali lebar ini demi agar sahabat ku tidak mengambil keputusan yang akan membawamu kejalan Penyesalan. eh gak terasa udah nyampe rumahku juga,yok singgah dulu??? tanyanya
"hmm, gak lah les aku mau pulang aja. udah malam ni ha. assalamualaikum.?
"Ok waalaikumsalam." jawabnya
Diperjalanan pulang aku memikirkan tentang keputusan ku kedepannya, apakah lanjut atau berhenti, sehingga terlintas omongan Abang Andja " Aku mencintaimu sejak pertama kali kita jumpa, tolong pertimbangan sekali lagi" membuat jantungku berdetak kencang.
tidak terasa aku sampai di rumah. setelah aku sampai rumah aku langsung tidur karena aku sangat mengantuk.
*******
__ADS_1
pukul 03.20 aku terbangun dan langsung memasak nasi dan memanaskan makanan untuk Sahur, lalu aku membangunkan mamak dan adekku, kamipun langsung sahur pukul 04.00 , sesudah sahur aku langsung tidur lagi karena diluar masih gelap sekali.
pukul 07.00 aku terbangun dan langsung mencuri pakaian dan piring kotor lalu aku membersihkan rumah, setelah itu aku istirahat karena aku benar-benar capek.
ketika aku istirahat handphone ku berdering lalu aku melihat siapa yang menelepon sepagi ini dan ketika aku lihat ternyata Manusia jelmaan 😡 aku langsung mengangkat teleponnya dan kamipun berbicara.
"Halo dek, lagi ngapain??? tanyanya
"Halo juga, baru siap bersihin Rumah" ujarku sambil menguap karena aku sedikit Mengantuk.
"Wah rajinnya adek ini bikin Abang bertambah Cinta aja" ucapnya sambil tertawa
"Masak???? ujarku malas
"yang bilang diwc siapa??? ujarku
"itu adek baru ngomongnya" jawabnya sambil tertawa
"Terserah dah" ujarku malas
"Oea dek gimana keputusan adek masalah hubungan kita ini????? tanyanya serius
__ADS_1
"Ok Aku terima Tapi dengan syarat??? jawabku serius juga
"Apa dek??? jawabnya cepat
"kita coba selama seminggu dulu kalo kita cocok kita boleh melanjutkan hubungan ini, gimana??? tanyaku lagi
"Ok dek deal, tapi boleh ya kita ketemuan??? tanyanya
"Ok. jawabku singkat
"ya udah dek malam Minggu kita jalan-jalan ya?? ujarnya sambil menunggu jawaban ku.
"Lihat besok ya, nanti kalo bisa ku kabari" jawabku
"Ok dek, ya udah dek Abang kerja dulu" ujarnya
"Ok. jawabku sambil mematikan telponnya
setelah menelpon aku langsung melanjutkan tidurku yang tertunda.
***
__ADS_1
jangan lupa like, komen, dan vote ya gaes