
lepas Telpon sama alena ,alifah pergi jumpa nenek yang lagi istirahat nonton tv. acara indosiar suara hati istri.
" nek,siapa yang tinggal di rumah,kak alena kelihatan kesel saja tadi suaranya,." alifah Kim bertanya memandang nenek yang tidak mendengar pertanyaan alifah saking fokus nonton film.
kakek ketawa menghampiri aku,
" lain kali kalau tanya nenek, tunggu iklan..nenek tu mana dengar pertanyaan mu."ku perhatikan nenek lagi,raut muka nenek kesal kebawa suasana film nya ,rupanya kakek memperhatikan nenek juga,dan disaat kami saling beradu pandang kami jadi ketawa.lucu saja lihat nenek nonton.
" sini," kakek memanggil ku.
" kek tadi kak alena call dia kelihatan kesal,katanya ada yang tinggal di rumah,emang siapa kek?." ku bertanya tapi kakek malah tersenyum saat pertanyaan ku habis.
" mungkin jodoh kakak mu,selama ni tidak ada lelaki yang dekat sama dia,.lelaki tu lupa ingatan..yg seminggu lepas di tolong alena di sungai hanyut ,rupanya cucu kakek adi yang di incar penjahat.,di buang ke sungai.hanya kakek adi yang tau cucu nya masih hidup semua orang kira dia sudah meninggal.makanya di titip di rumah papamu".
" kak alena kesal sama dia kek,jadinya alifah di suruh balek.mungkin esok alifah balik."
" ya cu ,hati alena itu beku sebab dikhianati sama teman dan kekasih nya dulu waktu kuliah.sejak itu dia tidak mau pacaran dan dekat sama laki laki."
saking asik bercerita,tidak perasaan sang nenek sudah berdiri dibelakang kakek.
"sayang,, cerita apa sih,? soal nenek ya di ceritakan."
__ADS_1
nenek menjewer telinga kakek ,ku hanya ketawa melihat kemesraan mereka walaupun sudah tua.
"nek kita siap siap kan mau sore bentar lagi kita mau di jemput sopir kakek adi." ku memotong pertengkaran mereka..
ku berlalu ke kamar,ku buka lemari memakai blazer yg di belikan kak alena,paduan sama jilbab polos..
mudahan acaranya lancar.
" cantik nya cucu nenek." nenek masuk kekamar alifah.
" belum siap lagi nenek ku sayang," ku mendekati nenek ,pasti pengen pasangkan jilbab tu.
" nenek mau cantik juga ,gaya kan jilbab nenek ya.." ku ketawa,sebab sudah tau keinginan nenek,selama tinggal di rumah nenek sudah tau ke kebiasaan satu itu.
nenek keluar dari ruangan ku
" istriku cantik sekali" ku dengar kakek memuji nenek,mereka memang selalu ada cinta antara kakek dan nenek.
mereka berangkat sama sama.
"alifah hendri ikut juga, anak angkat kakek adi juga ikut." laksmi berkata sambil menaikan alisnya,
__ADS_1
laksmi berbisik" orang nya ganteng lo,,kepercayaan keluarga kakek adi."
laksmi menyenggol bahu alifah.
alifah meletakkan tangan nya di bibir tanda bilang diam.
" jangan berisik nanti yang lagi pacaran terganggu." alifah menunjuk kakek nenek yg asik bercerita nostalgia mereka.
" kalian bicarakan nenek ya?" anak 2 orang itu ketawa di belakng.
sesampai di restoran mobil berhenti depan restoran.
ada yang bukakan pintu ."seperti ratu saja kita ya" bisik laksmi... " mudahn lepas nikah sama hendri kamu bisa jadi ratu" haha...laksmi mencubit pinggang ku..
kami berjalan menuju ruang yang di tunjuk pengawal.
kakek adi menjamu kami dengan istimewa.
" duduk lah kenapa klian berdiri.." kami saling pandang dan duduk depan meja kakek adi.
dri luar terdengar suara orang ucapkan salam,kami begitu terkejut melihat siapa yng datang.
__ADS_1
bersambung.