
“Sepertinya kita sudah sepakat mengenai perjanjian ini" Ucap seseorang
***
500 tahun pun berlalu..
Disebuah desa terpencil, ada seorang anak yang sedang duduk didepan halaman rumahnya.
"Haa... Damainya" Ucap sang anak sembari duduk diteras.
"Hideyo... Mari masuk nak, bukankah kau mau mendengar cerita sang raja iblis" Ucap seorang wanita tua kepada anak kecil yang sedang duduk diteras tersebut.
"Baik, bu..." Ucap hideyo masuk ke dalam rumah dan duduk disamping ibunya bersiap mendengarkan cerita.
Sang ibu pun mulai menceritakan tentang kisah sang raja iblis.
“Dulu hiduplah seorang raja iblis yang sangat tangguh dan tidak terkalahkan bahkan ia pun sampai di takuti di seluruh dunia dan dia pun di juluki sebagai raja iblis tirani,namun meski begitu sang raja iblis ini sangat baik terhadap rakyatnya entah itu rakyat yang kaya maupun rakyat yang miskin.Namun pada suatu hari di dunia ini banyak sekali pertempuran antara ras iblis melawan kekaisaran, dan para kekaisaran pun ber aliansi untuk membentuk pasukan yang sangat kuat untuk melawan raja iblis yang dianggap berbahaya.Hingga hanya dialah satu satunya yang mampu menghancurkan medan perang dengan mudahnya, dikarenakan itu Raja iblis dianggap sebagai eksistensi paling berbahaya,dan pada akhirnya diapun membuat perjanjian ke pada para kekaisaran agar melakukan perdamaian dan tidak adanya lagi pertumpahan darah antar kekaisaran dan juga ras iblis.Akhirnya ia pun memutuskan untuk melakukan pengorbanan dirinya agar perdamaian di dunia ini tetap terjaga.dan selesai"
“Ya...Dengan adanya pengorbanan dari sang raja iblis, akhirnya kehidupan di dunia ini terus terjaga dan damai, dari mulai iblis dan manusia yang saling membantu, lalu manusia setengah hewan yang terus membantu kita berkultivasi dengan baik dan aman.hingga Para elf yang mengobati bila ada yang terluka" Ucap Ibunya.
Dan ibunya pun memberikan pesan ke pada hideyo agar terus tolong menolong meski berbeda bentuk,jenis,dan juga ras.
__ADS_1
Dan Setelah Itu hideyo Pun Memikirkan Sesuatu.
‘ Ha.....Aku penasaran bagaimana dunia ini setalah ku tinggal sangat lama ' Ucap hideyo di dalam hatinya.
Lalu ibunya pun meminta hideyo untuk memperlihatkan cincin roh miliknya kepada ibunya,di karenakan umur hideyo yang sudah cukup untuk mengontrol cincin roh miliknya.
“Hideyo...coba nak perlihatkan cincin Roh Milik Mu Kepada Ibu" Ucap ibunya.
“Baik Bu.." Ucap hideyo.
Hideyo pun menunjukkan cincin rohnya kepada ibunya.
("Swosh") angin kencang, seketika angin itu berputar dan mengeluarkan cahaya biru yang kuat dan berpusat pada telapak tangan hideyo.
' anak ku, tak kusangka kau bisa sudah bisa mengendalikan cincin roh milikmu sendiri ' Ucap sang ibu didalam hati dengan senang.
("Swosh..") angin bertambah kencang, tiba tiba dari tangan hideyo muncul cahaya yang menyilaukan.
' apa apaan cahaya yang menyilaukan ini ' Ucap sang ibu didalam hati.
Seketika muncul lagi cincin roh kedua yaitu palu hao tian, cincin roh tersebut mengeluarkan cahaya yang menyilaukan sembari perlahan cahaya yang silau itu meredup.
__ADS_1
"A...Apa cincin roh ganda...." Ucap si ibu yang terkejut.
"Nak.. Jangan pernah perlihatkan cincin roh kedua mu kepada siapapun, gunakan saja saat kau dalam keadaan genting kau mengerti" Ucap sang ibu.
“Baik bu..." Ucap hideyo
Lalu hideyo pun berpamitan kepada ibunya kerena ia ingin pergi Ke sekolah.
Sesampainya di sekolah hideyo pun bertemu dengan temen akrabnya yaitu kaito mereka pun saling bertukar cerita mengenai apa yang akan mereka lakukan di masa depan nanti.
lalu kaito pun bertanya..
“Hideyo... Apakah kau sudah memiliki tujuan untuk kedepannya nanti" Ucap kaito
“Tentu cuman aku masih sangat ragu mengingat impian ku yang sangat sulit untuk di capai" Ucap hideyo
Lalu mereka pun berjalan menuju kelas, namun pada saat di tengah perjalanan mereka di halangi oleh seorang anak bangsawan dan kelompoknya..
Lalu hideyo pun bertanya
“Mau apa kalian... Apakah ada sesuatu yang ingin dibicarakan" Ucap hideyo
__ADS_1
“Ya tentunya ada, khusunya untuk temanmu itu.." Ucap seseorang anak bangsawan tersebut.
Bersambung..