
Lalu merekapun mengobrol dan berkenalan kembali.
“E... Etto halo hideyo-san apakah dirimu masih mengingat diriku" Ucap kagura.
“Hmmm.... Tentu diriku masih mengingat dirimu, kalo tidak salah dulu kita teman satu kelas" Ucap hideyo.
“Iya dulu kita teman satu kelas, tidak aku sangka kita dapat bertemu kembali dan satu sekolah lagi" Ucap kagura.
Lalu mereka pun berjalan bersama memasuki academy dan mengikuti ujian untuk murid baru.
Dan mereka pun duduk di bangku penerimaan murid baru.
Lalu ada seorang guru yang datang dan menjelaskan mengenai apa saja yang akan di uji dalam ujian untuk murid baru
“Selamat pagi anak-anak" Ucap sang guru tersebut.
“Selamat pagi juga pak" Ucap para murid baru.
“Ya hari ini kita akan melakukan ujian murid baru sekaligus untuk pemilihan kelas" ucap sang guru tersebut.
“Oh... Iya perkenalkan nama saya adalah Naomasa Rentou atau panggil saja pak ren" Ucap pak ren.
“Baik..pak" Ucap para murid.
“Hmmm... Baiklah di ujian kali ini kalian harus memiliki satu patner atau pasangan dan ada 3 macam ujian, ujian yang pertama adalah menghindari serangan dari jurus ke 2 saya yaitu seribu pedang dalam waktu sepuluh menit. Lalu ujian yang ke 2 adalah menegetes pengetahuan kalian mengenai kultivasi, cincin roh, dan juga tulang roh. Dan ujian yang terakhir adalah satu vs satu team antara murid, dan murid yang menang akan masuk ke kelas Elit, sementara murid yang tidak beruntung akan masuk ke kelas Wheat." Ucap pak ren.
Kagura pun bertanya kepada hideyo “Annno.... Hideyo-kun apakah dirimu mau menjadi partner ku" Ucap kagura.
Hideyo pun menjawab “Hmmm... Tentu kagura-san" Ucap hideyo.
“Wah..... Terimakasih hideyo-kun" Ucap kagura yang merasa gembira karena diterima menjadi patnernya hideyo.
Hideyo pun mulai berfikir mengenai ujian kali ini
‘Hmmm... Sepertinya ujian ini akan mengetes kita untuk berkerja sama dan berkomunikasi yang baik' Ucap hideyo dalam fikirannya.
Kagura pun bertanya “Hideyo-san.... Kenapa dirimu melamun" Ucap kagura.
“Apakah dirimu memikirkan sesuatu" Ucap kagura.
“Ah tidak tadi aku hanya memikirkan suatu hal yang tidak penting saja" Ucap hideyo.
“Hmmm... Ya sudah kalo begitu" Ucap kagura.
__ADS_1
“Ayo... Kita bersiap-siap" Ucap kagura.
“Hmmm... Baiklah" Ucap hideyo.
Ujian pun dimulai hingga giliran hideyo dan kagura untuk melakukan ujian pertama mereka.
“Apakah kalian berdua sudah siap" Ucap pak ren.
“Ya.. Sudah pak" Ucap hideyo dan kagura.
“Ya... Seperti yang saya sudah ucapkan tadi, ujian kali ini hanya bertahan 10 menit dari serangan diriku” Ucap pak ren.
“Hmmm.... Baiklah" Ucap pak ren.
“Ujian akan di mulai dalam 3, 2, 1," Ucap pak ren
“Baiklah teknik roh ke 2 seribu pedang badai!!!" Ucap pak ren.
(“Shus-Shus...") Seribu Pedang badai dari pak ren pun melesat dengan kencang dan tidak terlihat.
‘Hmmm.... Jika terus menghindar seperti ini diriku dan kagura tidak akan bertahan dan akan terpojok dengan cepat' Ucap hideyo di pikirannya.
‘Hmmmm.... Tpi jika teknik cincin roh ke 2 milik ku ( yaitu kandang biru perak ) dapat digunakan pada saat yang tepat maka kami akan menemalisirkan waktu, ya meski hanya dalam waktu yang tidak lama namun teknik ini cukup untuk membatasi pergerakan dari pak ren dan memberikan waktu untuk kagura mempersiapkan teknik cincin roh pertamanya' Ucap hideyo dalam pikirannya.
(“Sherk...") Kandang biru perak pun langsung selesai dibuat dan mengunci pergerakan dari pak ren, dan memberikan waktu yang cukup untuk kagura agar dapat lebih cepat untuk mempersiapkan teknik cincin roh miliknya.
‘Hmmm.... Jadi seperti itu strategi kalian' Ucap pak ren.
‘Namun tidak akan semudah itu untuk melewati ujian kali ini' Ucap pak ren.
“Hmmmm.... Baiklah teknik cincin roh ke 2 seribu pedang badai!!!"
(“Trinting-ting-ting....") Suara benturan dari teknik seribu pedang milik pak ren untuk menghancurkan teknik kandang biru perak milik hideyo.
Dan kandang biru perak milik hideyo pun hampir hancur, namun kagura pun telah selesai mempersiapkan tekniknya, ia pun langsung membantu hideyo dengan mengeluarkan teknik cincin roh miliknya.
“Teknik cincin roh pertama tujuh pagoda peningkatan kekuatan" Ucap kagura
Dan akhirnya kandang dari rumput biru perak milik hideyo pun menjadi bertambah kuat dan tidak kira-kira kekuatan dari kandang biru peraknya meningkatkan dengan pesat sebesar 60%.
*************
Dan akhirnya ujian pertama pun selesai hideyo, kagura dan murid-murid baru lainnya pun menyelesaikan ujian pertama kali ini.
__ADS_1
“Selamat atas kelulusan kalian semua dalam ujian pertama ini dan jangan pernah menyerah juga bagi yang tidak beruntung karena mungkin ada kesempatan di lain waktu. Sekarang silahkan kalian beristirahat, namun harus tetap bersama patner kalian masing-masing dan persiapkan untuk ujian hari esok.
Dan mereka pun kembali dan disuruh untuk memilih kamarnya masing-masing bersama patner mereka untuk beristirahat.
Di tengah perjalanan kagura pun mengucapkan “Hideyo-kun terimakasih karena sudah mau menjadi partner ku" Ucap kagura sambil malu-malu.
Hideyo pun menjawab “Hmm... Iya sama-sama" Ucap hideyo yang juga malu-malu.
Dan Akhirnya mereka pun sampai di kamar yang mereka pilih.
hideyo pun harus berfikir keras karena patner atau pasangannya saat ini adalah kagura seorang perempuan.
‘meski kamar ini memang di khususkan untuk satu patner atau pasangannya tapi....' Ucap hideyo dalam hatinya.
Kagura pun merasa sangat senang dengan kamar yang Meraka berdua dapatkan untuk kedepannya, namun berbeda dengan hideyo yang masih melamun dan berfikir keras untuk pemilihan kamar tersebut. Karena kamar tersebut memiliki 2 tempat tidur yang bersebelahan meski sudah dipisah namun masih dapat ber hadap-hadapan.
‘Hmmm..... Bagaimana ini meskipun tempat tidur ini terpisah namun...' Ucap hideyo dipikirannya.
Lalu kagura pun melihat hideyo yang melamun terus-menerus dan menanyakan ada apa dengan hideyo.
“Eee.... Hideyo-san apa yang sedang kamu pikirkan" Ucap kagura.
“Eee... Ammm.... Anoo...tidak ada kok" Ucap hideyo sambil gugup menjawab pertanyaan dari kagura.
“Hmmm.... Baiklah" Ucap kagura.
Kagura pun penasaran mengenai apa yang dipikirkan hideyo sampai melamun dan ia pun memikirkan apa yang sedang dipikirkan hideyo sambil melihat-lihat kamarnya
Dan beberapa saat kemudian kagura pun mulai tersadar mengenai kondisi kamar ini meski tempat tidurnya terpisah namun masih dapat berhadapan, jantung kagura pun berdebar kencang hingga mukanya pun ikut memerah.
Lalu kagura pun berfikir dan berbicara kepada hideyo.
“Eee... Ano.. Hideyo-kun karena peraturan dan juga kita tidak bisa mengubahnya jadi tidak masalah untuk kita saling hadap-hadapan" Ucap kagura sambil tersipu malu.
“Emmm.... Baiklah" Ucap hideyo yang tersipu malu juga.
Hideyo pun mulai tenang karena kagura sudah memberi tahu mengenai kondisi mereka berdua dikamar ini
Sebelum beristirahat kagura pun mengucapkan “Eee.... Selamat malam Hideyo-kun" Ucap kagura yang masih tersipu malu meski mereka tidak saling berhadapan.
“Eee... Iya selamat malam juga kagura-san" Ucap hideyo.
Dan akhirnya mereka pun beristirahat untuk melanjutkan ujian esok...
__ADS_1
Bersambung..