Kutemukan Cintaku Di Pasar

Kutemukan Cintaku Di Pasar
Kediaman keluarga Panji


__ADS_3

Kakian udah siap belum,yuuk segera berangkat,ucap mama Karti.


Iyya ma udah siap ko' nunggu adek sebentar yang dandannya lama ucap Qalbi.


Dek dek yang dilamar siapa ko' kamu malah yang kelamaan dandan.


Hehehehe kalau kak Qalbi kan memang gak suka dandan, cuman pake bedak bayi doang dah selesai.


Kamu ini alasan aja ayoklah cepat gak enak kalau mereka lama nungguin kita.


Di perjalanan


Kakak gak usah tegang gitu deh kayak gak pernah ke rumah kak Panji aja.


Ihh kamu ini dek, kalau sekarang kan udah beda,itu yang kemaren kemaren kan bawain pesanan lah sekarang statusnya beda.


Santai aja nak kaya biasa gitu.


Qalbi gak pernah begini ma sebelumnya rasanya aneh aja gitu,qalbi deg degan.


Hahahahahahaaha tawa mereka semua membuat Qalbi semakin malu.


Ko' mala diketawain sih emang ada yang lucu gitu.


kamu kayak mau sidang aja sampe deg degan begitu.


Tapi ini lebih dari menghadapi sidang ma, kayaknya Qalbi gak tau harus melakukan apa nanti kalau di eumah kak Panji.


Kakak ini baru gini aja udah kayak begitu,gimana kalau udah hari H pasti akan lebih deg degan kak, jadi sekarang santai aja.


Rumah Panji..


Assalamualaikum,ucap Papa Karti.


Walaikum salam ee calon besan sudah datang,mari masuk.


Ini tan eh ma (sambil memeberikan bingkisan berusi kue buatan Qalbi)


Wah apa ini kalau dari baunya pasti enak.


Itu ma kue buatan kak Qalbi,pasti semua pada suka itu khusus loh ma ka Qalbi buat untuk tante dan keluarga, karti aja gak boleh cobain katanya ini buat calon mertua,ucap Karti.


Dek apa apain sih ngarang aja kamu maaf ya ma Karti emang gitu suka bercanda.


Gak apa apa sayang, yuuk kita ke taman belakang aja papa,panji nenek dan Ainun ada disana siapin alat barbeque.


Kak Qalbi,teriak Ainun.

__ADS_1


Kamu ini dek teriak teriak aja ini bukan hutan sewot mamanya.


Kan aku senang ma kakak iparku datang dari tadi tuh kak Panji udah gak sabar ketemu kak Qalbi,liat aja tuh sampe gak kedip liatin kak Qalbi mulu.


Hey anak muda jaga itu pandangan belum muhrim tau,ucap papa panji.


Eeh maaf pa,ucap Panji malu dan yang lain semua tertawa melihat sikap Panji.


Bawa apa itu,ucap Papa Panji.


Iniloh pa kue buatan calon mantu kita pasti enak secara Qalbi kan memang pintar bikin kue.


Bawa cepat sini nak mama gak sabar mau cobain,ucap nenek.


Pasti nenek nagih deh mau lagi dan lagi kak Qalbi itu ya nek pintar banget bikin kue kak Panji aja ya gak mau bagi aku kalau kak Qalbi datang bawa kue kesini dihabisin sendiri saking enaknya.


Benar tu ma, papanya aja gak dikasi kalau minta.


Ihh kalian ini jangan godain kakak terus liat tuh mukanya udah kayak kepiting rebus,ucap mama Panji.


Qalbi hanya tersenyum mendengar candaan mereka.


Udah ayuklah kita mulai acara barbequenya,kita bagi tugas aja gimana,ucap nenek.


Boleh itu nek.


Gini Panji dan Qalbi tugasnya bakar bakar, bapak bapak disini aja bantuin para istrinya buat minum, kamu Ainun dan Karti ambil itu makanan di meja dan bahan bahan yang mau dibakar di kulkas.


Iyya donk.


Mereka sengaja menyuruh Panji dan Qalbi berdua saja agar mereka juga lebih bisa ngobrol lama kan selama ini mereka gak pernah ngobrol lama.


Jarak pembakaran sama buat minum gak jauh masih dalam satu lokasi cuman memiliki jarak aja.


Yaudah gih sana ambil makanan dan bahan bahannya tuh kak Qalbi dan kak Panji udah siap, ucap nenek.


Okay kapten laksanakan..


Anak dua ni sangatlah nakal,ucap nenek.


Panji dan Qalbi..


Dek makasih ya sudah mau nerima lamaran kakak, sungguh dek aku sangat bahagia.


Iyya kak,boleh aku nanya kak?


Apa dek?

__ADS_1


Kak pas aku wisudah ko' kakak ada di kampusku?


Jadi kamu belum tau dek, sebenarnya kakak itu dosen di kampusmu cuman aku ngajarnya di fakultas komputer kita gak pernah ketemu karena jadwal kuliahmu dan ngajarku beda.


Hmmm gitu ya kak.


Dek boleh kakak nanya sama kamu?


boleh kak?


Dek kenapa nerima lamaranku?


Hmm itu juga yang sebenarnya membuatku bingung kak namun setiap kali aku ketemu sama kakak ntah kenapa aku deg degan, aku juga memohon kak pada Allah agar aku melupakanmu jika memang kamu bukan yang ditakdirkan untukku kak,namun semakin aku ingin melakukannya namun Allah seolah mendekatkan kakak kepadaku, setiap saat aku istikharah meminta petunjuk dan Allah semakin mendekatkan kakak ke aku,disaat kakak menyampaikan niat baik itu, aku kaget namun aku berfikir inilah jawaban dari Allah dan petunjuk terbesarNya.


Panji semakin yakin dengan pilihannya bahwa Qalbi memang yang terbaik karena rasanya juga sama seperti apa yang dirasakannya.


Dek kakak juga ingin minta maaf kepadamu selama ini kakak selalu merepotkanmu menyuruh nyuruh bawa makanan untuk kakak.


Iyya kak gak apa apa itu kan juga bayaran kakak sudah jahitkan aku baju.


Ini kak bahan bahannya dibakar baik baik ya jangan ngobrol mulu,ucap Ainun.


Kamu ini dek ganggu aja.


Apaan sih kak sini dek bahan bahannya.


Kak kalau Insya Allah kita sudah menikah boleh gak aku buka toko kue, sebelum kakak lamar,aku udah bicara sama orang yang mau sewain tempatnya sebagai tokoku nanti.


Boleh aja dek asal kamu tidak melupakan kewajibanmu sebagai istri.


Mendengar kata istri Qalbi malu sendiri.


Di tempat lain....


Kar seandainya aku juga melamarmu apakah kamu akan menerimaku,semakin hari rasa ini semakin kuat saja kepadamu, apakah kamu memang orang yang Allah takdirkan untukku..beri aku petunjukmu ya Allah tentang dia apakah memang dia orang yang akan engkau jodohkan untukku,ucap Sofyan dalam hati.


Eh ini anak dipanggilin dari tadi mala bengong lagi mikirin apa sih dia, Pian sambil menepuk pundak pian.


Astaghfirullah mama ngagetin aja deh.


Ngagetin apa coba dari tadi mama panggil juga tapi kamu mala bengong aja.


Ma...Pian suka sama seseorang tapi Pian gak tau apakah dia juga memiliki perasaan yang sama kayak Pian,rasa ini sungguh menyesakkan ma,aku mencintainya ma,apa Pian salah.


Nak perasaan itu murni dari Allah dan itu tidak salah yang membuat salah itu kita sebagai manusia yang membawa perasaan itu ke jalan yang tidak di ridhai Allah semisal pacaran,mama akan selalu mendukung pilihanmu asalkan dia seagama dengan kita.


Dia baik ma, dia sahabatnya kak Qalbi,Pian belum pernah merasakan hal seperti ini kepada siapapun ma.

__ADS_1


Sayang serahkan semua kepada Allah,pasrahkan semua perasaanmu kepadaNya, yang perlu kamu lakukan sekarang selesaikan kuliahmu,setelah itu kita akan datang padanya untuk melamarnya.


Tinggalkan jejak readers vote and comment😊


__ADS_2