
Karti Pov.. .
kenapa ya akhir akhir ini dia selalu saja chat aku, mulai dari nanya kabar sampai bertanya sudah makan atau belum, apa maksudnya coba, dan kenapa juga aku deg degan gini saat membaca pesannya apalagi menyebut namanya namun jujur aku sangat merasa senang ada seorang laki laki yang memperhatikan aku ya Allah pantaskah aku seperti ini, rasa apa yang aku rasakan ni Ya Allah sungguh aku bingung dengan semua ini
Bi andai kamu tau siapa yang aku maksud apakah kamua akan mendukungku, apakah kamu akan menyetujuinya ??Aku harus jujur sama Qalbi tentang ini semua, aku juga harus minta solusi padanya mengenai rasaku ini.
Karti Pov end..
Skiip
Kampus
Kar tunggu bentar ya pak Dionnya lagi ngajar, kamu sih mau cepat cepat datang ke kampus kan jadinya kita kepagian, uCapku.
Ya elah Bi kan mending kita yang nunggu dosennya mau emang kamu revisi lagi, capek aku liatnya Bi kamu revisi terus, kan aku juga mau liat sahabatku segera menyandang gelar.(Karti).
Iyya iyya deh, Kar tu pak dosennya udah keluar tuh samperin yuuk, ucapku.
Sabar napa Bi dosennya kan juga baru selesai beliau juga butuh istirahat kali kita tunggu beberapa menit aja dulu kasian tu Pak Dionnya. (Karti)
Ya kan beliau sendiri yang bilang jam 10 nah inikan dah jam 10, aku takut kena marah Kar,tau sendiri kan dosen itu disiplin banget kalo beliau bilang A ya A Kar tak bisa diganggu, gimana kamu mau ikut aku atau nunggu disini?,ucapku.
Aku nunggu sini aja yah takut juga tu aku sama dosen nanti kena marah juga akunya.
Yaudah deh aku keruanangannya dulu ya tunggu aku jangan nakal,ucapku sambil nyengir kuda,hehehehhe.
Yaelah Kar kamu kira aku anak anak apa dah gih sana hus hus hus (Karti).
__ADS_1
Skiip
Masih Kampus
Kar, Alhamdulillah minggu depan aku sudah sidang skripsiku, doain aku ya semoga lulus dan dapat nilai bagus, akhirnya akan selesai juga, capek juga ya mondar mandir ketemu dosen, nanti kamu akan rasakan sendiri kar nanti kalo dah semester akhir, ucapku.
Yaudah yuuk balik (Karti)
Bi, Qalbi....(.suara teriakan memanggil)
Iyya Yan ada apa ya,ucapku?
Gak apa apa sih mau nanya aja gimana tadi, kapan sidangnya,?(iyan)
Yang memanggil tadi itu teman kuliahku namanya Adrian biasa dipanggil Iyan.
Iyya Bi iyya, doain aku ya (Iyan).
Siip itu mah yang semangat, kalau gitu aku duluan ya Yan Assalamualaikum, ucapku.
Aku dan Karti itu anak Rantauan, kami berasal dari Desa B dan berkuliah di Universitas ternama di Kota M, aku bisa kuliah disini karena beasiswa, tapi Karti tidak demikian, Karti seorang anak pengusaha yang cukup terkenal cabang usaha bapaknya ada dimana mana bahkan di kota inipun ada, Karti bisa saja tinggal diapartemen milik keluarganya, namun dia menolak karena dia ingin tinggal bersamaku dikosan, orang tuanya mengizinkan karena dia bersamaku, kosan kamipun sudah dibayar oleh bapaknya Karti. Orang tua Kartilah yang selama ni mencukupi kebutuhanku semenjak orang tuaku meninggal, aku sangat merasa berhutang budi sama mereka, mereka sangatlah baik kepadaku, makanya aku berusaha untuk dapat beasiswa supaya mereka tidak membiayai kuliahku, meski mereka melakukannya sukarela tapi aku tetap merasa tidak enak.
Kami kuliah di Kampus yang sama hanya beda jurusan, aku di jurusan pendidikan dan Karti di jurusan informatika.
Kosan.....
Bi aku pengen cerita deh sama kamu tentang dia??(Karti)
__ADS_1
Dia, siapa maksud kamu Kar, atau itu yang selalu chat kamu ya, oia aku kan belum tau orangnya (Qalbi).
Sebenarnya Bi dia itu dekat juga denganmu bahkan sangat dekat, dia ituuu, Sofyan Bi (Karti)
Apa?? Pian, walah anak itu dah berani ya chat kamu, sebenarnya aku dah tau kalo dia suka sama kamu kan dia sering nanya nanya ke aku tentang kamu Kar, cuman aku gak nyangka aja kalo dia sudah berani (Qalbi).
Jadi kamu dah tau ya, aku harus gimana donk Bi kasi aku saran donk (Karti).
Gini ya Kar aku tidakkan melarangmu dekat dengan siapa aja, tapi kamu harus tetap jaga batasan, aku tidak mau Kar kamu ngalamin kecewa kaya aku, rasanya sakiit banget Kar, cukup aku yang rasain kamu jangan, meski dia sepupuku tapi kita kan tidak tau sifat mereka bagaimana dan satu lagi kamu jangan sekali kali pacaran ya Kar dosa, aku saja nyesal kenapa aku baru tau sekarang tentang larangan pacaran, mengapa aku sudah merasakan sakit baru tau tentang itu, mungkin itu bentuk peringatan Allah agar aku lebih mendekat padaNya (Qalbi).
Iyya Bi aku paham tapi jujur ya Bi aku ada rasa sama sepupumu itu cuman aku gak tau ni rasa apa mungkinkah hanya sekedar kagum atau sudah lebih dari itu aku bingung Bi, tapi aku juga tidakkan pacaran aku sudah janji sama ibu dan ayah (Karti)
Simpan rasamu Kar kalo memang dia jodohmu pasti akan bersama nanti Allah punya beribu cara untuk menyatukan hambanya, kalo dia chat kamu jawab seperlunya saja sesuai yang dia tanyakan, jika mengenai perasaan jelaskan saja kedia tentang kamu yang tidak mau pacaran (Qalbi).
Makasih ya Bi aku legah sekarang (Karti).
Ya udah tidur gih besokan kamu kuliah.
Skiip...
Kampus..
Dah selesai Kar, temenin aku ya ketempat tante mau kecilin jasku nih lusa kan aku mau pake, ni aku bawain kue buat kamu sekalian untu tante juga (Qalbi)
Iyya tapi ke kantin dulu ya beli minum sekalian cicipin ni kuee (Karti)
aku hanya mengangguk saja.
__ADS_1
Tinggalkan jejak dikolom komentar ya beri kritik dan saran juga supaya lebih baik kedepannya.๐๐