LANGKAH YANG KU AMBIL

LANGKAH YANG KU AMBIL
Kelulusan Sekolah Part 2


__ADS_3

Hari kelulusan pun tiba semua siswa-siswi dinyatakan lulus semua. pengumuman itu pun membuat semua teeharu dan akhirnya langkah selanjutnya siap di ambil...


Lori dan teman-temannya senang karena hasil kelulusan mereka lulus semua dan rasa lega pun terasa. perjuang selama 3 tahun kurang tak terasa dan semua menjadi semua cerita untuk mereka.


"hari ini sangat luar biasa ya" ucap Lori.


"sangat meriah dan ramain ya" sahut Irfan. "ya ialah inikan hari dimana kita dinyatakan lulus fan fan" Lutfi menjawab.


disaat itu pun Lori mencari sesorang. sambil melihat kekanan dan kekiri di tengah keramaian. "dimana ya dia, kok gag kelihatan, biasanya bersama temannya" ucap Lori.


sambil mencari cari dan akhirnya Lori melihat nya. Lori berkata "itu dia, udah kaya nyari apa ajh, huuu"


lalu Lori menghampiri dia dan berkata " yank, susah bener dicari" Lusi pun menjawab "aku dari tadi disini, kalau di tengah sana enggap tau". Lori pun bersama dengan pacarnya merasakan senang karena sudah dinyatakan lulus.


Setalah hari pengumuman kelulusan.


Lori pun mulai menyiapkan diri untuk melangkah ke tahap selanjutnya dan menyusun apa saja yang ia perlukan.

__ADS_1


Tiba tiba handphone nya berbunyi "angkat telpon dong" suara ringtone hpnya. "halo, ia ma, aku siapkan berkas ya, untuk mendaftar kuliah" ternyata orang tuanya Lori yang menelpon. memberitahu bahwa Lori harus menyiapkan berkas berkas untuk persyaratan masuk kuliah.


Lori pun berkata " Hadeh...padahal mau kerja tapi disuruh kuliah, baiklah kalau gitu"


Dirumah Lori seharian penuh menyiapkan keperluannya untuk mendaftar kuliah. sesekali ia memikirkan pacarnya " Lusi lagi apa ya, terus nanti aku sama dia gimana ya?"


setelah semua ya siap. Lori pun menelpon pacarnya, akan tetapi tidak ada jawaban. "apa dia sibuk ya" ucap Lori.


kemudian Lori menemani kakek nya yang sedang nonton pertandingan sepakbola ditelevisi.


( jadi Lori ini tinggal bersama kakek neneknya, karena orang tuanya sibuk bekerja, Lori lebih memilih tinggal disana).


"pinginnya disini kek, biar sama kakek terus" ucap Lori.


kakeknya berkata "tapi, kalau kakek liat kamu itu, pasti didaftarkan kuliah jauh"


Lori pun sejenak berfikir dan berkata "gag tau juga kek, pasti mama daftarin aku kuliah yang bagus"

__ADS_1


percakapan pu terhenti dan mereka melanjutkan menonton televisi.


(jadi Lori ini tidak suka dengan pertandingan sepakbola, karena kakek nya sering menonton pertandingan sepakbola di televisi, akhirnya Lori lama kelamaan menjadi suka. kakek terbaik memang).


setelah menonton pertandingan sepakbola dengan kakeknya. Lori berpamitan dengan kakeknya untuk pergi ke luar,


"kak, aku pamit ya, mau keluar sebentar, muter muter" ucap Lori. " hati hati ya, pulang gag boleh larut malam" jawab kakeknya.


Di sore hari yang adem karna matahari mulai tenggelam.


Lori berkendara santai sambil menikmati sore. melihat kiri kanan dan sampai lah ia ketempat dimana bisa bersantai sore. tanpa ia sadari ia melihat seorang yang tidak asing bagi nya.


" itu kan, a... gag mungkin itu dia, dia bilang lagi dirumah tadi" didalam hati Lori berkata.


ternyata yang Lori liat itu pacarnya sedang bersama laki-laki lain. tanpa rasa curiga Lori pun mengabaikannya.


menikmati sore yang indah. Lori pun berfikir "apa aku harus mengakhiri hubunganku dengan Lusi ya, soalnya nanti kalau jauh, pasti sulit untuk bertemu".

__ADS_1


Lori pun akhirnya pulang kerumah. sepanjang jalan menuju rumah Lori masih memikirkan tentang apa yang ia ingin bicarakan ke Lusi. mengenai hubungannya.....


__ADS_2