LANGKAH YANG KU AMBIL

LANGKAH YANG KU AMBIL
Berproses Part 2


__ADS_3

Setelah menyelesaikan tugas yang diberikan untuk minggu depan, akan tetapi Lori merasa seperti ada yang kurang saat mengerjakan nya tadi.


dalam perjalan pulang ia berfikir " belum, ada yang kurang dan apabila ini di presentasi akan akan gagal, apa dan apa" Di dalam benak Lori dan membuatnya tidak tenang.


Sesampainya dirumah Lori langsung mandi dan istirahat sejenak.


menunggu ibunya pulang, ia menatap ke arah jendela kamarnya dan berjalan menuju balkon kamarnya...


Lori terdiam menatap langit sore dari kamarnya.


seakan-akan ada yang membisikan sesuatu ke dirinya.


Lori kaget dan menoleh "siapa itu" ucap Lori.


ternyata tidak ada siapapun...


Lori masih memikirkan tugasnya. ia duduk santai di balkon kamarnya. hingga matahari terbenam.


melihat ibunya sudah pulang. ia bergegas menemui ibunya.


Lori menunggu ibunya di ruang tamu..


"Lori, ada apa, sudah makan belum" ucap ibunya.

__ADS_1


"ingin bercerita ma, belum ma nanti saja" jawab Lori.


Lori langsung menceritakan apa yang ia alami di kampus ke ibunya dan mengenai tugasnya juga.


"Nak, nak, Kami bisa, tidak perlu memikirkan sedalam itu" ucap ibunya.


"ia ma, sudah selesai tapi aku rasa ada yang kurang" ucap Lori.


"sudah, kamu makan dulu, mama sudah bawakan makanan untuk kamu, setelah selesai makan dilanjut lagi ya" ucap ibunya sambil menyuruh Lori makan.


dalam benak ibunya "sama seperti dirimu anak ini, memikirkan dan harus sesuai apa yang di inginkan" sambil tersenyum.


Lori kemudian makan malam....


Lori pun menyelesaikan makan nya lalu berkata "sudah ma, hanya perlu di tambah beberapa kata pemanis, haaha" ucap Lori sambil tertawa. sambungan Lori "ini aku biarkan dulu ma, biar pas persentasi aku tambahkan" .


"bagus kalau seperti itu, seperti hidangan penutup ya" kata ibunya.


Seusai makan pun Lori kemudian menyiapkan tambah untuk tugasnya.


"Ma, aku kekamar dulu ya, untuk menyiapkan tambahan tugasku" ucap Lori... kemudian ia menuju kamarnya dan langsung ke meja belajarnya...


"Lori, Lori kamu sama seperti ayah mu ya, selalu cepat apabila ada yang kurang" ucap ibunya sambil melihat televisi..

__ADS_1


hampir larut malam Lori pun masih di meja belajarnya dan melihat kearah jam "udah hampir tengah malam toh" ucap Lori.


Lori menelpon Fauzi "halo, zi,zi ini aku Lori."


"ia Lor gimana, malem - malem gini " ucap Fauzi.


"ada tambahan di tugas, kita, nanti aku tambahkan ya pas presentasi aja" kata Lori.


"ok gak apa-apa Lor, biar makin matengkan, jadi seperti, senjata pamungkas kita nanti, hehehe" Ucap Fauzi sambil tertawa.


"ok siap. sampai bertemu Minggu depan ya ucap Lori..


Setelah memberitahu Fauzi, Lori pun kearah blakon kamarnya dan melihat langit malam..


"indahnya malam ini, ayah sedang apa ya" ucap Lori.


seakan ingin bertemu dengan ayahnya yang belum pernah ia temui.


Ia melihat seorang di bawah sana dengan Mobil Layaknya orang penting. dikawal dengan penjagaan ketat dan Iapun melihat Ibunya ada disana. dalam benak Lori "mama ngapai bertemu orang itu, siapa dia, kenapa tidak turun saja dari Mobil, mungkin atasnya mama kali,"


Lori tidak terlalu penduli dengan Orang itu. karena Lori tidak ingin ikut campur apabila itu urusan ibunya.


Lori pun beranjak dari balkon dan langsung menuju tempat tidur, karna ia sudah begitu mengantuk.....

__ADS_1


__ADS_2