
15 September hari ini kamu akan berangkat, pindah ke kota lain, belum puas rasanya berlama-lama didekat kamu, Tapi untuk beberapa waktu kita akan saling berjauhan, tak lagi saling melirik dari jarak yang berdekatan. Perasaanku hari ini bercampur aduk,
tetapi untuk hidup bersama kita sama-sama belum memantaskan diri,. Masih terlalu dini berbicara tentang sebuah pernikahan, masih banyak hal yang belum kita selesaikan tentang semua angan dan cita-cita yang sudah dipupuk, pergilah raih kesuksesanmu, semoga diberikan rezeki yang berlimpah, dimudahkan setiap prosesnya, sebagai kekasih aku akan selalu mendukungmu, memberi support terbaik, segala yang aku punya agar semuanya bisa dijalani dengan baik
Rii. Sini" Ibu Sita, Mami nya Ihsan memanggilku,.
Tolong ambilkan jaketnya Ihsan di atas motornya pak Bani, tadi dia pasti lupa sebelum ke toilet masih dipake sekarang udah enggak, Mami takut nanti masuk angin dijalan, hehe ia mi..jawabku,
Mereka telah sampai 2 hari sebelum keberangkatan hari ini. Belakangan kami masih berkomunikasi via telepon selular saja dengan keluarga Ihsan, baru 2 hari terakhir kami saling bertatap muka,. Mami dan abah orang yang baik, si Mami suka minta di pijat pundaknya, sementara abah orangnya paling anti sama yang suka buang sampah sembarangan, beda banget sama ihsan yang pecicilan, tapi aku happy
memang mereka orang baru lagi dikehidupanku, tapi sudah seperti ke orangtua sendiri manjanya, walaupun masih kerabat jauh, tapi baru kali ini kerabat jauh seperti kerabat dekat.
__ADS_1
... Bahagianya aku, kenal keluarga ini, semoga semuanya berjalan dengan apa yang diharapkan, keluarga yang penuh kehangatan, dengan tangan terbuka menyambut kehadiranku ditengah keluarga mereka, Ihsan merupakan anak terakhir dan aku anak pertama, bak kata pepatah "botol ketemu tutupnya" jadinya banyak yang bilang cocok hehe Aamiin Aamiin
Barang-barang sudah semuanya masuk kedalam bagasi, Mama, Abah, Ihsan dan Kak Febby kakak perempuan satu-satunya Ihsan yang akan ikut mengantar. Selain kak Febby Ihsan masih punya saudara kandung tertua yaitu Bang Nazmi, tapi beliau tidak ikut hadir karena sedang menanti kelahiran sang buah hati.
Semua saling berpamitan,.
Ma. . Ihsan pamit ya ma, sama papa juga, makasih ya ma, supportnya Ihsan janji akan selalu kasih kabar, dan masalah pertunangan, setelah Ihsan bisa bepergian keluar kota, akan segera kita laksanakan ya ma,. Ihsan akan segera pulang kesini, Ihsan janji akan menjaga anak Mama sama Papa,.
Ia.. Mama tau Ihsan anak yang baik, mama mendukung apa yang menurut kalian yang menjadi pilihan terbaik, sampai disana langsung kabari kita ya, mama penasaran lo, kota Pagaralam itu gimana, ucap mama sambil menepuk bahu Ihsan, papa juga tersenyum, sambil berkata "hati-hati ya nak..
Kuhampiri Ihsan, seraya bertanya, gimana udah semua? Gak ada yang ketinggalan kan?
__ADS_1
Banyak..sahutnya. lah kok banyak sih, coba di cek lagi kedalam, mana tau ada yang penting, udah kok semuanya,. Kamu disini jaga diri ya Ri,. Hmm suasana mulai agak hening..."
Sayang.. ucapku lirih, akan selalu ada yang melebihi dari aku, perempuan yang lebih cantik, lebih segala-galanya, kuharap kamu bisa setia dan bersabar atas kekuranganku selama ini,
Iaa aku janji" sambutnya, kalau nanti ada apa-apa tetap kabari aku ya, mohon maaf aku gak bisa ikut nganterin kamu masuk perguruan tinggi nanti, karena selama 6bulan kami belum boleh bepergian keluar kota,. Mengingat jadwal perkuliahan akan dimulai di akhir tahun ini kan, Ia sayang. Jawabku,. Masuk mobil sana, udah ditungguin tu,.
I will miss you bawel..." Ihsan pun beranjak sambil melambaikan tangan,.
Setelah mobil sudah tak tampak, aku pun berbalik arah, menuju rumah. kuteguhkan dalam hati ini,
"Semoga setiap hati taat menanti, InshaAllah aku akan kuat menjalaninya..!
__ADS_1