Leave The Time To Answer

Leave The Time To Answer
sensasi


__ADS_3

Rio membonceng Dinda, saat dalam perjalanan ia tak dapat diam , karena ini hal ini terasa asing baginya .pertama ini kali untuknya di bonceng seorang pria dan terjebak macet yang sangat padat pula .


karena Dinda yang tak dapat diam membuat Rio merasa resah , ia takut bila nantinya Dinda akan terjatuh. " Din , tenang dong nanti kalau lo jatuh gimana " ucap Rio , agar wanita yang ia bonceng tidak terjatuh. " sampai kapan sih panas nih , kayak di bakar kulit gue.


" Dinda , mengeluh kepanasan pada Rio . " sabar dong , bentar pagi nyampai kok " ucap menenangkan Dinda .


" gini aja biar gak panas lo dengerin aja lagu kesukaan lo , nanti kalau semua lagu udah habis pasti kita bakalan udah sampai kedai es krim " ucap Rio , lah ini tentu di ketahui oleh dia juga bisa di katakan lagu kesukaan Dinda terdapat lebih dari puluhan , bisa ratusan, bahkan ratusan.


tentu saja saat Dinda mendengarkan lagu kesukaannya tentu mereka sudah sampai tujuan ." janji ya " ucap dinda , mengeluarkan handphone dan airport miliknya yang selalu ia bawa kemana mana .


Bagai peramal , yang di ucapkan Rio benar adanya lagu ia telah usai . Dinda dan Rio telah sampai di kedai es cream favorit mereka berdua dari kecil sampai saat ini .


" kau mau , pesan rasa apa ? " tanya Rio pada Dinda , memunculkan topik pembicaraan karena , ia tau Dinda tak pintar mencari topik maka dari itu selalu saja terasa canggung bila ada orang di dekatnya .


" semua rasa campur " ucapnya , memikirkan rasa dan sensasi yang berada .


" lo serius ? " tanya balik Rio , tak kepikiran apa yang di pikirkan Dinda , coba bayangkan saja bagiamana rasa nya .


" serius lah " ucapnya , yakin dengan keputusan yang telah ia buat sendiri.

__ADS_1


" nanti kalau lo sampai sakit perut gue , gak mau tanggung jawab , itu salah lo sendiri aneh aneh " ucap Rio yang sebenarnya ia sangat khawatir dengan Dinda , tapi ia sangat gengsi.


" Iyh , ah bawel " ucap Dinda , mencubit kecil pipi Rio .


tak lama seorang pelayan datang menghampirinya ," ada yang bisa saya bantu ", Rio memesan cream yang Dinda inginkan tersebut sekalian juga milik nya .


tak selang beberapa waktu es cream pesanan mereka datang .


" gimana enak " tanya Rio penasaran akan rasa es cream yang Dinda makan.


" rasanya unik , kau ingin mencoba nya " tawar Dinda .


" bagaimana enak tidak " ucap Dinda


tak lama mereka berada di tempat tersebut ada seseorang wanita yang datang menghampiri mereka


" ehm... berdua aja nih mas mbak " ucap seorang wanita tersebut


secara refleks Dinda dan Rio menoleh ke sumber suara tersebut dan alangkah terkejut nya mereka ternyata wanita tersebut adalah "Raya"

__ADS_1


Dinda dan Rio saling bertukar tatapan melihat Raya dengan rehan bagaimana dia bisa berada di sini.


" Hay , masih ada orang " ucap Raya membubarkan lamunan Rio dan Dinda .


" iya ray , kenapa ada masalah " ucap Dinda pada Raya


.


.


.


.


.


.


maafkan Pipin sering typo dalam novel sebelumnya, sampai sekarang maafkan juga jarang update , karena author sendiri masih sekolah , terus mau fokus ujian praktek dan teman teman nya .

__ADS_1


jangan lupa dukung author dengan vote , like , dan komen apa pendapat kalian karena itu menjadi motivasi author buat terus mengembangin novel ini


udah ya aku sayang kalian muach 💋


__ADS_2