Leave The Time To Answer

Leave The Time To Answer
tentang perjodohan


__ADS_3

" eh gua mau ngomong sama elo " ucap rio masuk kedalam mobil " apa " duduk di kursi sebelah pengemudi ." ngomong ngomong kenapa lo mau di jodohkan sama gua waktu itu ? " tanya rio karena waktu itu ia masih polos " gua juga gak tau , yang menerima perjodohan itu bukan gua tapi orang tua gua ,kenapa harus ada perjodohan seperti ini " jawab dinda yang masih belum mengerti apapun saat itu . tak lama kemudian rio berhenti di sebuah rumah sederhana tak terlalu besar dan tak terlalu kecil masih layak untuk di tinggalnya bersama kakek nenek nya . " din gua udah sampai rumah gua pulang dulu oke , jaga diri baik baik " ucap rio " oke , gua pulang ya io . titip salam sama keluarga lo ya " ucap dinda " iya din gua juga titip sampai in salam gua sama keluarga lo ya " ucap rio yang sudah lama tak bertemu keluarga dinda . " tenang aja itu pasti kok dah" ucap dinda .


tak lama dinda pun sudah sampai rumah milik nya " loh din kok udah pulang , kamu gak bikin masalah di hari pertama kamu sekolah kan din " ucap mama dinda sambil melihat jam tangan viana nama mama dinda . " jam mama gak mati tanya dinda melihat jam hand phone milik nya " gak tu " kilah viana , " nih mama lihat jam aku udah segini dan ini udah waktu nya pulang , dan itu waktu yang wajar " memperlihatkan jam di handphone nya " iya berati jam mama ... " belum selesai viana bicara sudah di putus oleh dinda " jam lambat " ucap dinda " sudah ya mah dinda mau mandi habis itu tidur ngantuk dinda ma " pergi dari hadapan viana , ke naik lantai atas dan masuk kamarnya . " iya juga nih sekarang hari senin ya " ucap viana pada dirinya sendiri , tak lama handphone nya pun berdering " papa " orang yang menelfon viana . " iya pah ada apa ? " tanya viana pada rudi ayah dinda " itu mah dinda udah pulang belom " tanya rudi pada viana " udah pah dinda lagi mandi tuh " jawab viana , duduk di sofa " itu mah nanti malam kita makan bareng sama keluarga pak salman ( kakek rio ) suruh dinda dandan yang cantik acaranya jam 8 malam , udah ma papa tutup dulu papa habis ini rapat " ucap rudi buru buru " makan nya di mana pah " tanya viana " nanti papa sms " jawab rudi " oke moga lancar ya rapat nya " viana mengakhiri telpon.


📨: ma makan malam di restoran changhay


📧: lo papa udah selesai rapat , beneran pa


kita makan di restoran changhay pah


restoran itu kan sengaja kita buat hadiah


buat pernikahan dinda sama rio , papa


gak takut nanti dinda sama rio tau.


📨: iya mah pah baru aja selesai rapat ,


beneran kita makan malam lagi di sana


lagi pula yang memutuskan untuk makan

__ADS_1


di sana itu papa sama pak salman , soal


dinda sama rio tau sendiri itu gak


masalah nanti kita bisa jelas in yang


penting mama gak kasih tau siapa pun


kalau kita yang punya itu restoran ,


termasuk dinda sama rio


📧: tenang kalau soal itu , pak salman berarti


📨: iya papa percaya sama mama , iya pak


salman ikut rapat, lagi pula ini kan


proyeknya dan kantornya papa kan cuman


jalanin tugas aja mama lupa

__ADS_1


📧: gak kok mama gak lupa bagaimana bisa


seorang istri dari seorang mafia hebat


seperti papa bisa lupa apa posisi


suaminya bisa di pecat ke'k mama 😹


📨: ya udah sana cari baju buat mama sama


dinda , papa pulang cuman mandi terus


kita berangkat .


📧: ashiaap papa


viana naik ke atas masuk kamar dinda " din , mama boleh masuk " tanya viana "masuk aja ma pintu nya gak di kunci kok "jawab dinda dari kamar mandi " kamu lagi apa din kok gak keluar luar dari kamar mandi " basa basi viana " mama kan tau sendiri kalau dinda mandi ya lama " jawab dinda " nanti kalau udah mandi nya pakai gaun yang ada di atas kasur kamu ya din " suruh viana " loh kok ada gaun gaunan sih emang ada apa ini " guman dinda


" ada apa mah " dinda keluar dari kamar mandi " bibi tolong bantu dinda pakai gaun ini ya bi " tolong viana pada bibi " nanti malam kita makan bersama bareng pak salman " jawab viana " pak salman? , bukan nya itu kakek nya rio " tanya dinda pada viana " iya pintar kamu memang anak mama " canda viana " jelas dong , kalau tidak pintar bagaimana bisa jadi anak dari seorang viana darmansyah " sombong dinda. " ya udah ya mama balik kamar mama mau mandi " akhir pembicaraan viana pada dinda.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa like ya gyus dan komen apa aja pendapat kalian bisa kalian utarakan lewat kolom komentar dan juga bisa jadi motivasi ku sayang kalian ,nan jangan lupa tap ❤️ dan 👍 biar aku semangat update novel ke kalian


udah ya aku sayang kalian muach 💋


__ADS_2