Legend Of Elements Of Isekai Into The World

Legend Of Elements Of Isekai Into The World
Chapter 4 penyerangan iblis


__ADS_3

di malam hari yang gelap Dunia desa sekarang berada dalam ambang kematian banyak warga desa diserang dan disiksa oleh iblis bayangan yang menyelimuti dunia Desa


"Setelah menyelamatkan tahanan aku akan melihat dunia desa sekarang apakah baik-baik saja atau tidak!"


sesampainya disana aku melihat banyak orang berteriak minta tolong


"Tapi kalau kondisi desa sedang dalam keadaan seperti ini kemana perginya pahlawan desa!"


"Sebentar,sebentar aku bawa alat yang berasal dari dunia modern alat genggam berlayar!"


"Apakah benar benar rusak ya!"sambil meraba saku celana!"


"Yosh ketemu!"


"Tapi kenapa kok tidak rusak terkena serangan Cyjiro waktu itu"!


"Dia memukul badan kah seingatku!"


"Tapi layar genggamku rusak di bagian layar layar!"


tetapi waktu itu seingatku dia menyerang ku dengan sangat keras


atau mungkin karena aku terpental dan yang membuat aku terprosot dari tanah


"Yoo kita nyalakan layar genggamnya!"


"huh untung bisa nyala walaupun layar retaknya


tapi gimana caranya aku bisa menyelamatkan penduduk desa dengan cepat!"


"ya udahlah kita keliling dulu!"


"Drrr


"Drr


"Aaaaaaa!"


"Aku harus lari cepat!"


ternyata desa masih mengalami dunia yang sangat kejam sekali."


Ternyata ada seorang kakek,tidak memiliki rambut yang mambawa pedang yang kewalahan


rupanya dia kehabisan energi dalam melindungi masyarakat


aku melihat ada pasukan dari raja iblis sedang


siap menyerang kakek itu


"Aku tidak akan membiarkan kau menyiksa orang orang desa yang tidak bersalah ini karena mereka manusia yang layak hidup bebas."


aku melihat pasukan bayangan segera mau menyerang mereka


tinggg!!


pasukan ksatria itu segera menangkisnya dan tangkisan ke bawah


"Walaupun,aku mati sekalipun aku akan y


tetap melindungi desa ini!"


"Gaya kuda-kuda ke 5 lenyaplah dari dunia ini


wahai kegelapan


"Gaya putar strik" dengan kecepatan kilat


"Wesss!"


"Sreet!"


"Srett!"


"Sartt!"


'Musnahlah dari dunia ini


dan janganlah kembali dari dunia ini."


sambil menancapkan pedangnya di di tempat pedangnya itu!"


seketika itu mereka lenyap!


"Hebat!"


"Gawat dia mau pingsan!"


"Aku harus lari dan menyelamatkan mereka,rupanya dia kehabisan energi!"


sesampainya disana


"Kakek bangun kakek.!"


"Gawat aku di kepung mereka pasukan bayangan!"


"Aku juga tidak punya gaya dalam bertarung!"


aku melihat pedang ada di samping kakek yang pingsan


"Kita gunakan gaya asal sesuka aku sendiri aja!"


"Tetapi yang ku tahu dalam penyerangan cuma cara menggunakan pickaxe gimana nih ya


yang ku ingat ayunkan atas ke bawah!"


"Aaa serangg!" pasukan bayangan mau menyerang


Aayunan bawah!"


"Ting"


"Ayunan atas!"


"Tingg


"gawat!"


"menghindar!"


hampir kena


"aaaa seranggg!"


aduh kok tambah lawan banyak begini


"Aaaaaaa gimana nih!"


sambil berteriak ketakutan tombol power dinyalakan sambil layar genggamnya reflek senter karena kegelapan


setelah itu seketika pasukan bayangan mau menyerang!


"Aaaaaaa panass!"

__ADS_1


seketika itu langsung menghilang


Hemm, aku punya rencana gimana kalau aku menyelamatkan memakai layar genggam ini


"Etta sebentar bateraiku tinggal 30% baterai emang gak diuntung, kecil banget gimana nih semoga cukup ,jangan lupa membawa pedang!"


"He he pak aku pinjam dulu pedangnya"


"Yossh aku harus cepat!"


"Tolong tolong!"


"aAu harus kesana!"


"Tingg!"


"Ayunan atas senterrrrr!"


"Aaaa trrrr!"


"Terima kasih sudah menyelamatkanku!"


"ya tidak apa-apa


"Aku pergi dulu!"


"Aku harus bisa menyelamatkan yang lain!"


"Tolong aku!"


"Ayunan bawah senterrrr


"Tsh aaaaaa!"


"Terima kasih!"


"Ya tidak apa-apa!"


"Tolong akuu!"


"Ayunan atas bawah,senn!lah layar genggamku mati!"


"Aaaa,matilah aku gimana,nih!"


"oi kenapa mati seperti di waktu yang tidak tepat !"


"Aaaaa gimana nih mungkin aku akan mencobanya tanpa layar senter lagi!"


"tinggg"


ayunan atas


"tingg!"


"menghindar!"


" hampir aja"


"ayunan bawah"


"tingg


"ini waktunya akan kucobak tusuk


jrekkkk


"Ayunan serangan keatas!"


"Aku akan berjuang aaaaaa!"


"Musnah kau dari tempat ini!"


terima kasih banyak pak!"


"I,iya tapi perkenalkan namaku Kazaya!"


"iya!"


"aku mau pergi dulu"!


"jaga dirimu nak!"


"iya"


Aku melihat sebuah cewek berambut warna silver panjang dan penampilan badannya


mukanya imut dan putih kulitnya sangat bagus sekali sedang menatapi langit


dan terlihatlah sebuah bola serangan dari iblis


"O,tidak!"


"Aku harus lari menyelamatkannya!"


"Aku tidak boleh terlambat!"


"Kamu menyingkarlah dari tempat ini!"


sambil mendorong kesamping


tanpa sengaja Kazaya memeluk cewek itu


"Dmmmmmmm!"


"Maaf,aku tidak bermaksud seperti


itu!"


"Iya iya aku mengerti!"


"hampir aja kamu terkena bola serangan itu!"


"terima kasih banyak sudah menyelamatkanku!"


"E, tidak apa-apa aku disini cuma mau membantu orang!"


"Ngomong-ngomong namamu siapa Hero!"


"Ets jangan memanggilku dengan nama tersebut perkenalkan namaku Kazaya Tatsumaki!"


Perkenalkan namaku


sela kotokomi


"Iya!"


gawat aku mau bilang apa kepadanya


tetep fokus jangan salah


"O ya sela kamu hidup di desa ini?"


"Iya aku hidup di desa ini sejak ayahku bekerja disini sebagai peternak hewan sampai keluarga berkecukupan hingga aku berhasil sekolah di tempat yang seharusnya."

__ADS_1


tiba-tiba terlihatlah dunia sudah pada terang terlihat aura dunia iblis semakin menghilang


"O ya Sela di desa ini ada tidak sebuah penginapan untuk beristirahatt berdua!"


"Berdua?"


ets salah ngomong


"Maksudku untuk aku sendiri!"


"Ada biar aku tunjukkan jalannya!"


kenapa aku merasa malu berjalan berdua seperti ini


suasana desa semakin ramai karena banyak pembangunan ulang terjadi disini karena ulah serangan tersebut yang membuat bencana bagi desa.


Di tengah perjalanan


"Hei dia pahlawan desa ini!"


"Pahlawan!"


"Dia sudah menyelamatkanku dari pasukan bayangan."


"Iya dia sudah menyelamatkanku juga!"


"Hoooee!"


semua menyerukan dengan nama tersebut


"Terima kasih semuanya."


"Selamat datang di desa kami pahlawan."


"He he terima kasih banyak semuanya."


"Ternyata kamu sudah cukup terkenal ya di desa ini!"


"E tidak saya cuma baru di desa ini."


"kalau begitu terima kasih ya sudah menyelamatkan penduduk desa ini


kami berterima kasih sekali karena kedatanganmu!"kata Sela


"E, iya."


aku sangat capek,rasanya ingin cepat ke penginapan dan tidur


sampailah di tempat penginapan


"Wah besar sekali,"


sebentar cara bayarnya gimana caranya di era Isekai


"Kamu harus memiliki memiliki mata uang untuk menyewa tempat ini."


"Permisi,o ya ada apa terima kasih sudah berkunjung dan selamat datang di tempat penginapan kami.


"Silahkan memeriksa fasilitas tempat penginapan ini dengan rinci."


"Iya, aku mau memeriksanya dahulu!"


"Wah ada kamar mandinya,wah ada tempat untuk bak berendam,wah ada makanan yang di siapkan bagi tamu tapi yang terpenting ada tempat tidurnya?"


"Tempat ini hebat sekali."


"Yosh kita beli."


"Gimana kalau kita barter soal keuangan tentang penyewaan ini."


"Nau barter apa."


"Aku mau barter alat layar genggamku kamu bisa menyewa alat genggam ku selagi aku ada disini."


"Apa gunanya alat ini?"


"Alat ini langka disini yang digunakan bisa untuk mengusir iblis bayangan dengan sekali tembakan."


"wah keren"


"Sebentar, apakah kamu yang orang omongkan di desa ini."


"I,i ya!"


"Iya barter di terima."


"yosh waktunya istirahat"


"Sebentar cara menyalakan gimana?"


"gimana ya?"


"pakai listrik."


" Electricity full isi."


"woah mantap langsung 100%."


huh untung ada Sela kalau tidak ada tamatlah aku


"Te,terima kasih Sela."


"Iya,tidak apa-apa kamu layak dibantu."


"Sebentar,aku mau pergi sekolah sihir dulu."


"I,iya!"


"Yosh aku mau istirahat dulu."


tidak lama seperti itu ada yang mengetuk pintu kamar


"Aduh,siapa yang mengganggu aku tidur."


grakk,setelah buka pintu


aku melihat seorang kakek tidak punya rambut,berjenggot putih yang membawa pedang


"Pendekar pedang."


"Pendekar pedang, tolong ajari aku teknik


kecepatan dalam elemen kilat." sambil bersujud."


"Tapi sebelum itu aku mau berterima kasih sudah menyelamatkan desa ini dari bahaya."


"Iya


"Datanglah nanti siang di rumah tersebut sambil menunjuk peta."


"I,iya."


Yaps. udah siang waktunya beraksi!"

__ADS_1


----------------------------------------------------------


CHAPTER 5 LATIHAN ELEMEN KILAT


__ADS_2