Legend Of Elements Of Isekai Into The World

Legend Of Elements Of Isekai Into The World
Chapter 6:Latihan kedua perjuangan melawan ular besar


__ADS_3

Larihan 2


Di siang hari yang begitu cerah dan suasana yang bagus Kazaya melakukan latihan lagi bersama kakek dengan penuh semangat


"Kali ini kau akan memulai perjalanan ke dua kau lewat sini kali ini lebih berbahaya dan ada binatang yang akan mencegatmu."


"Iya kakek.".


"Nak,jangan lupa bawa pedang itu!"


"Aaaa berat!"


"Emang ukurannya berat.!kata kakek


Berarti kakek mengalahkan musuh dengan menggunakan pedang seberat ini ya!"pikirnya


"Kakek aku pergi dulu!"


"Jaga dirimu,Kazaya!


"Iya kakek


Tekk,tekk


Setelah lari sampai setengah jalan


"Ini dimana!"


"Sambil jalan,sambil melihat peta yang dibawa,seperti ini."


"Dengggg."


"Sakit."


"Oi,kenapa tiang disini kalau berani sini lawan aku."


Sabar kazaya.gumam dalam hati


Jadi tempat ini ya.Pikirnya


"Tempat hutan yang sangat luas."


Takk takk. langkah kaki Kazaya


Dalam perjalanan


Kresek kresek


"Apa itu,apakah itu hewan buas!"kata Kazaya


"Atau mungkin kucing!"


Tetapi kalau kucing seharusnya ada manusia kucing.pikir Kazaya


"Beranikan diri."


Sambil berjalan ke semak."tangan sangat gemetar


"Uaaaaa


"Uuuularrrr besar."


"Kesadaran ku hampir pusing."


"Aku tidak boleh pingsan disini."


"Aku harus melawan nya!"sambil gemetar


Derrr


"Gawat di menyerang!"


"Glekkk!" sambil menelan ludah


Derr


Menghindar


"Yoss kita lawan."


"Wungg derrr


Dia mau menyerangku dengan permukaan kulitnya."


"Lompat."


"Aku harus bisa menyerangnya."


"Wungg derr


Ini saatnya


"Lompat!"


Tekkk tekk


"Yoss, aku berhasil menanjak di permukaan kulitnya


"Ini saatnya!"


Lompat


"serangan ayunan atas bawah!"


"Tringggggg


"Gawat aku, dia keras sekali."


"Wungg prakk


"Tidak,aku terpental!"


Drrrr,UKK


Oleh serangan ular besar itu sampai batu ini!pikirnya


"Aku harus melakukan sesuatu."


"Apa,apa,apa ya!"


"Rupanya aku mau mati disini."


"Selamat tinggal semuanya


"Aku,punya ide."


"Oi,ular serang aku."


"Yoss kita lakukan,dengan cara."


"Lariiiiii!"


"Aaaaaaa."


"Itu ada batu lompat."


"Drrrrrr


"Yoss hancur!"


"Ada pohon lagi yang besar."


"Naik,oi serang aku!"


Drrrrrr


"Yoss pohon itu roboh."


"Bummmmm

__ADS_1


"Menimpa ular itu


"Gimana ular besar mau menyerangku."


"Sssss."


"Gawat dia masih bisa keluar."


Lariiii


"Gawat,energi tenagaku mulai habis."


"Huh,huh


"Crtekk


"Gawat aku tertangkap."


"Aaaaaaa!"


"Rupanya,benar aku mau mati disini."


"Selamat tinggal semuanya."


"Kreeerk


"A sakit"!


ular ini tidak berbisa dia melilitku.pikir Kazaya


"Craaaat!"


"Ssssss!"


"Aku berhasil menusukkan pedangnya dengan bagus."


Sebentar,kalau aku berhasil menusukkan pedangnya berarti perisai yang ada pada dirinya atau tubuhnya yang keras mulai hancur.pikir Kazaya


"Ini saatnya


"Wungg drrrrr


"Lompat."


"Gawat ekornya."


"Lompat."


"Ini saatnya


"Hyaaaaaa


"Serangan ayunan atas,bawah


Wungg


Treengg


"Sreeeet


"Hyaaaaa."


"Sringgg


"Sreeet."


"Craaat."


"Breeek."


"Yoss,aku berhasil menumbangkan ya!"


"Permukaan dari kepala sampai permukaan terbelah menjadi dua,yoss mission berhasil."


"Ada danau disitu!"


Ku meminumnya dulu."


"Baiklah,lanjutkan perjalanan."


"Sebentar karena disini ada banyak pohon kita petik buahnya dahulu."


"Yoss sudah ku petik!"


"Sebentar tinggal satu diujung."


"Hyaaa."


"Ketangkap!"


"Aaaaaa!"


Bemm


"Jatuh!"


Dan sampailah dirumah sang kakek itu."


Dalam kondisi yang capek dan hampir kekurangan energinya


"Tepat,di sore hari lagi."


"Ini buahnya kakek!"


"Iya,Kazaya


"Kakek,tolong ajarkan cara menggunakan teknik pedang kilat!"


Sang kakek mengajari cara menggunakan pedang secara kilat elemennya


"Pertama gunakan gaya hembuskan udara,dan tarik nafas."hembuskan udara,dan tarik nafas."


"Tetap tenang."


"Bayangkan,dan rasakan kehadirannya dalam dirimu."


"yang penting kecepatan dan gaya bertarung yang hebat!"


Seperti ini


"Gaya kuda-kuda 2 serangan zig zag."


"Wes,wess"


"Apa, cepat sekali!"


"Dia menyerang pohon dengan kekuatan secepat itu."gumam Kazaya


"Kazaya,aku sengaja untuk tidak menebang pohon ini dengan kekuatan penuh."


"Kazaya serang aku lagi."


"Kali ini menggunakan pedang yang aku pakai sekarang."


"Hyaaa!"


Tekkk


Wungg tekkk


Menghindar."


Hyaa


Tekk


Wungg


"Finishing."kata kakek itu.

__ADS_1


Tekk


Kakek itu menyerang dengan serangan atas dan pedangku terpental dengan seperti itu."pikirnya Kazaya


Wungg


Sang kakek mengarahkan pedangnya hampir di leherku!"


"Jadi seperti itu Kazaya tekniknya."kata


kakek."


"Kita mulai lagi besok!"


"Iya Kakek."


"Selamat sore Kazaya!"kata Sela


"Sore juga,Sela!"


"Aku mau mandi dulu boleh,Sela?"


"Emm,boleh?


"Anu,untuk makan malam nya nanti aku buat kan."


"e iya


Setelah mandi Kazaya, mulai merasa lapar Kazaya mau pergi ke meja makan


"Ini semua selamat makan"kata Sela


"Selamat makan!"kata Kakek


"Selamat makan semuanya!"kata Kazaya


"Selamat makan!"kata Sela


"Emm,lezat"kata Kazaya


"Lezat!"sambil pipinya memerah


setelah makan suasana menjadi agak sepi cuma terdengar suara Sela merapikan piring!"


"Cruuk,Cringg


Aku yang sengaja lewat untuk pergi ke tempat kakek untuk berbicara tentang sesuatu


Tiba-tiba saat membawa piring dan meletakkannya di meja,


Aku melihat barang-barang lain yang seperti panci atau barang-barang lain yang tersimpan di lemari itu mau jatuh di dari belakang


Wungg wungg


"Gawat!"


"Aku harus cepat"


"Sela!!di belakangmu


"Ada apa!"sambil menoleh di belakang


"Aaaaa!"


Wungg


preek


pyarrrr


"Sela!kamu tidak apa-apa!"


"Bangun, Sela!"


Sambil membuka mata perlahan


"Kazaya,ka,kamu me,menggandeng tangan ku."


sambil pipinya mulai memerah


"E,e maafkan aku,"sambil melepas tangan


"Tidak apa-apa!"


"Aku mau pergi dulu ke Kakek!"


"Anu,te-terina kasih banyak!"sambil menundukkan kepalanya


"Dan Kakek tidak sengaja mengintip atau melihat percakapan itu sambil tersenyum


"Aku mau pergi dulu ke Kakek."


"Hemm,iya"kata Sela


Di luar sang Kakek duduk sedang memandangi bulan dan bintang di depan rumah


"Selamat malam Kakek!"kata Kazaya


"Selamat malam Kazaya!"kata Kakek


"Terima kasih banyak atas pertolonganmu terhadap cucuku!"kata Kakek


"Kakek,bagaimana dengan barang yang rusak tadi seperti lemari jatuh."Kata Kazaya sambil meraba-raba rambut


"Tidak,apa-apa Kazaya,Karena cucuku lebih penting daripada hal seperti barang itu."kata Kakek


"Lemari dan barang masih bisa di beli ulang lagi,tetapi nyawa cucuku tidak bisa di kembalikan lebih mudah."


"karena itu aku berterima kasih padamu!"


"I,iya kakek!"


"Kakek aku ingin bertanya!"


"Tanya apa,Kazaya?"


"Aku ingin bertanya"Apakah ada seseorang yang mempunyai elemen bayangan?"


"Sebenarnya Kazaya,ada orang yang mempunyai kekuatan untuk membuat bayangan dirinya sendiri menjadi beberapa bayangan."


"Dia adalah Ninja!"


"Ninja!"


"Iya Ninja,dia memakai pedang sebanyak dua senjata di belakang punggungnya,dia lincah,lompatannya juga sangat tinggi,keberadaanya terkadang tidak ada atau tidak di ketahui indentitasnya,dia bisa menyaingi teknik ahli pedang seperti ku!"Menyaingi kakek!"


"berarti dia orang berbahaya!"


"Sepertinya benar-benar berbahaya jika bertemu!"


"Saat bertemu dengannya apa yang harus dilakukan,Kakek?"


"Kamu harus menggunakan teknik pedang elemen kilat, yang bisa menandingi kecepatan kecepatannya,dan jika bisa serang semua bayangannya!"


"Kalau kamu benar-benar bisa menebak mana yang asli dengan benar kamu akan bisa menyerangnya."


"Jadi berhati-hatilah!"kata Kakek


"Dan juga tolong,jaga cucu satu-satunya yang aku punya ini dari bahaya sebisamu karena cucuku ini membutuhkan orang lain yang bisa melindunginya!"


"Iya,Kakek!"


"Kazaya kita mulai lagi besok latihannya!"


"Iya,Kakek!"


"Yosh,kita lakukan besok,dan besok sampai aku bisa!"


---------------------------------------------------------------------------

__ADS_1


Chapter 7 perjuangan Kazaya


__ADS_2