
Beberapa orang yang berada di dekat gerbang raksasa menatap sebuah bintang terbesar dengan ekspresi penuh harapan, ketika sinar pada bintang mulai menjadi lebih terang itu menandakan bahwa gerbang akan segera di buka.
“Sedikit lagi... warisan dari sang Raja Naga dalam legenda akan menjadi milikku.” Seorang pemuda yang berusia sekitar sembilan belas tahun menatap kearah gerbang dengan penuh ambisi.
Pemuda itu memiliki perawakan tinggi dengan badan tegap, rambut merahnya mengalir sampai ke pinggang dan tatapan mata kuningnya penuh dengan kebanggaan, dia juga memiliki ketampanan yang membuat beberapa wanita terpikat saat melihatnya, tetapi dia memancar aura penuh perasaan ambisius sehingga dapat dijelaskan bahwa sosok itu adalah, Jing Huang.
Dia sudah menanti-nanti kesempatan ini dalam hidupnya, karena selain fakta dia memiliki garis darah Naga Banjir yang jika disempurnakan dengan warisan dari sang Raja Naga, maka ada kemungkinan besar bahwa garis darahnya akan berevolusi menjadi Naga Sejati.
Sebagai salah satu pewaris tahta atas kepemilikan Keluarga Jing yang merupakan salah satu kekuatan luar biasa di Five Sacred Territory, dia telah berusaha keras sampai mencapai tingkat kegilaan untuk memperoleh banyak kekuatan, karena dalam waktu sepuluh tahun lagi perang warisan akan segera diadakan.
“Tuan Jing! lihat ada seseorang yang berada didepan gerbang masuk!!”
Namun saat dia tenggelam dalam lamunan indahnya, salah satu bawahannya segera memanggil sembari menunjuk kearah gerbang raksasa, dan itu membuat alisnya berkedut seketika ketika melihat seorang pemuda yang mengenakan jubah hitam didepan gerbang.
Beberapa orang pun juga terkejut karena orang itu mampu sampai disana tanpa terdeteksi, tetapi beberapa diantara mereka ada yang sudah siap mengangkat senjata dan mengarahkannya.
“Hey kau! apa yang sedang kau lakukan disana? Cepat menyingkirkan!!” Jing Huang yang merasa emosinya sedikit terpancing datang ke sisi gerbang dan meneriaki sosok tersebut dengan marah.
“Oh? Apakah kau pemilik dari tempat ini sampai berani mengusir seseorang? Lagi pula tempat ini umum karena ini adalah milik dari sosok yang kuat,” jawab sosok tersebut dengan suara dingin dan acuh tak acuh.
“K-Kau! tempat ini hanya bisa ditempati oleh orang terpilih, sampah tanpa namamu tidak layak untuk disini, jadi enyah sebelum aku bertindak kasar!!” Jing Huang kembali memaki sosok tersebut sembari menunjuk jarinya.
“Orang terpilih, huh? Kalau begitu ayo lihat apakah kau dan orang-orangmu itu adalah orang yang terpilih!” sosok tersebut segera mengambil gerakan cepat dengan melayangkan pukulan tepat ke perut Jing Huang.
BAM!!
“Khuak!!”
Itu adalah pukulan keras yang mengerikan sampai-sampai Jing Huang terlempar jauh kebelakang setelah menerimanya, dan dia juga langsung memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya beberapa kali.
Pergerakan itu sangat cepat dan serangannya pun memiliki ketepatan yang mengagumkan, bahkan tidak ada satupun dari kelompok Jing Huang atau Origin Master lainnya yang melihat itu, belum lagi pukulan tersebut murni kekuatan fisik tanpa mengerahkan kekuatan apapun.
__ADS_1
Swoss!!
Sosok pemuda tersebut dengan cepat melalui jarak ratusan meter seakan berteleportasi, dan menatap kearah Jing Huang seperti seogok sampah yang tidak berguna.
“Hanya menerima satu serangan saja sudah terkapar, apakah kau benar-benar yakin adalah orang yang terpilih? Menyedihkan sekali, seperti orang-orang itu hanya takut dengan latar belakangmu dan bukan pada kekuatan yang kau miliki,” ucap sosok tersebut dengan nada rendah dan sikap meremehkan musuhnya.
Perkataan tersebut membuat beberapa orang terkejut, terutama mereka yang melihat dari kejauhan, karena semua orang tau bahwa Jing Huang adalah salah satu generasi muda terbaik yang diakui secara resmi, dan melihat bagaimana cara sosok misterius itu meremehkannya.
“Sepertinya dia cukup kuat, kau mau coba bertanding dengannya?”
“Belum waktunya, aku ingin melihat seberapa kuatnya dia sebelum mengambil pergerakan, karena dia menyerang saat Jing Huang lengah masih ada beberapa jarak yang harus diperhitungkan.”
“Yah... lagi pula Jing Huang tidak hanya dikenal memiliki garis besar Naga Banjir, tetapi juga memiliki Api Racun Ular Ungu yang sangat berbahaya.”
Disaat yang sama Origin Qi berwarna ungu dengan pola unik berbentuk seekor ular muncul mengembun-embun disekitar Jing Huang, dan ketika itu muncul beberapa bawahannya yang ingin membantu langsung mundur melihat output Origin Qi sebesar itu.
“Benar-benar bajing*n!! akan buat kau memohon untuk mati!!” Jing Huang langsung meledak oleh kemarahan setelah mendapat penghinaan yang cukup dalam.
Swoss!!
Clangg!!
Tapi secara mengejutkan dengan kecepatan tinggi dari serangan tersebut, itu mampu untuk ditangkis oleh sosok pemuda tersebut yang segera menarik sebilah pedang, dan tidak hanya itu dia bahkan mampu mendorong balik walaupun tebasan berikutnya meleset karena Jing Huang dapat menghindarinya.
“Lumayan, tapi seperti yang aku katakan kau benar-benar sampah bodoh, coba sedikit saja kau mengendalikan emosimu maka kekuatanmu itu dapat dikerahkan dengan lebih baik, apakah kau benar-benar terlalu sering dimanja?” sosok itu membuka mulutnya untuk sekali lagi menghina Jing Huang sembari mengayunkan pedangnya dengan santai.
“Kau terlalu banyak bicara!!” Jing Huang melesat maju dengan output Origin Qi yang jauh lebih besar, dan itu mewujudkan sosok ular ungu yang merupakan bentuk dari Origin Qi miliknya.
Tringg! Tringg! Tringg!
Pertarungan yang terlihat sengit terjadi diantara keduanya, dimana itu benar-benar membuat semua orang tanpa terkecuali mundur beberapa langkah kebelakang, karena efek dari Api Racun Ular Ungu terlalu berbahaya dan sulit untuk ditangani, bahkan beberapa orang super kuat diantara mereka pun memilih untuk mundur karena terlalu merepotkan untuk mengurusi Racun Api Jing Huang.
__ADS_1
Namun bagaimana pun kondisinya, sosok pemuda misterius itu jauh lebih unggul saat dia hanya mengeluarkan sedikit kekuatan, dan itu hanya berupa aura berwarna putih-biru yang menyelimuti tubuh serta bilahan pedangnya.
Jing Huang benar-benar berada dalam kondisi sulit, selain dari penggunaan output Origin Qi yang bisa dikatakan terlalu berlebihan, dia melakukan banyak gerakan sulit yang membuat celah terlalu sering terlihat, tetapi sosok pemuda itu terus mempermainkannya dengan hanya memukul titik celah dan sarung pedang.
“Khkkk! Apa yang kalian lihat, orang ini memiliki kekuatan diatas rata-rata! Jika tidak segera dihabisi maka kita akan mendapatkan kerugian!!” Jing Huang yang kewalahan langsung berteriak meminta bantuan.
“Hahaha! akhirnya terlihat juga sifat kotor tuan muda yang manja, aku kira kau mampu bertahan beberapa menit lagi.” Sosok pemuda itu semakin mengejek Jing Huang.
“Diam kau!”
“Heh! Kau yang harusnya segera diam dan menyingkir dari hadapanku!”
BANGG!
Terlihat bahwa sosok pemuda tersebut sudah nampak kesal dengan sikap Jing Huang, dan dia dengan cekatan menendang tuan muda arogan tersebut langsung ketanah.
Swoss! Swoss! Swoss!
Namun setelah berhasil menyingkirkan Jing Huang, sosok pemuda tersebut segera dihampiri oleh beberapa kelompok Origin Master muda, dan mereka mengacungkan senjata mereka dengan ekspresi penuh semangat menantang.
“Hoo... apakah kalian mengikuti perintahnya?” sosok pemuda misterius bertanya dengan ekspresi sedikit serius walaupun masih terlihat santai.
“Tentu tidak, selain dari fakta bahwa tidak sosok Origin Master menjadi lawan untuk diajak bertanding, kau adalah satu-satunya orang yang dapat kami lihat sebagai sesama ahli.”
“Melawan sekelompok monster mutasi hanya akan membahayakan nyawa kami, jadi bagaimana kalau kita melakukannya dengan cara yang lebih mudah?”
“Lawan kami satu persatu atau berakhir buruk?”
Mendapatkan tantangan dari sekelompok generasi muda, sosok pemuda tersebut menunjukkan garis tipis pada bibirnya ketika dia aura sedingin es mulai bangkit disekitarnya.
“Satu persatu? Aku telah melawan banyak monster yang berbahaya, seharusnya menghadapi kalian semua tidak menjadi masalah, jadi majulah!!” sosok itu berteriak menyatakan pertarungan dengan semua orang.
__ADS_1