
Didalam gua kecil yang berada jauh dari kota, Xuan Yu nampak sedang bermeditasi dengan tenang sembari merenungkan banyak hal, termasuk rencana berikutnya setelah berhasil menyelesaikan latihan tertutupnya saat didunia kecil buatan Raja Naga.
“Emm... rasanya sangat aneh.” suara seorang wanita yang terdengar lemah secara tiba-tiba terdengar.
Xuan Yu segera tersadar dari meditasinya karena mendengar suara tersebut, tapi dia kembali menutup matanya untuk menunggu wanita tersebut kembali mendapatkan pikirannya.
“Ugh... rasanya sangat aneh, tunggu sebentar kenapa aku ada disini?” wanita itu nampak kebingungan pada awalnya saat sedang memeriksa kondisi tubuhnya.
Tapi dia segera membeku melihat sosok Xuan Yu yang duduk dalam kondisi bermeditasi, walaupun hanya melihat punggungnya saja dia dapat dengan cepat mengenalinya.
Pada awalnya dia sangat panik saat dengan terburu-buru memeriksa tubuhnya, dimana dia tidak menemukan keanehan yang tak berarti sampai menemukan pakaiannya nampak baik-baik saja, terkecuali sedikit perasaan menyakitkan pada bahu kirinya.
Wanita itu nampak berusaha untuk menstabilkan pikirannya tanpa melakukan sesuatu yang tidak perlu.
Ketika dia berhasil mendapatkan pikirannya dan mengumpulkan kembali ingatan yang sempat terjadi, dia menghela nafas lega dan segera berdiri dari kasur sederhana yang dibuat oleh Xuan Yu.
Dia perlahan mendekat kearah Xuan Yu dan menemukan seorang pemuda dengan penampilan sederhana, tetapi dipenuhi oleh ketenangan serta konsentrasi yang sangat baik.
“Sepertinya kau sudah sadar,” ucap Xuan Yu ketika dia membuka matanya perlahan.
“!!!”
Wanita itu terlihat panik pada awalnya, tetapi dia berusaha untuk tetap tenang saat dia mengangguk ringan sebagai tanggapan.
“Tidak perlu khawatir, aku bukan orang rendahan yang melakukan sesuatu pada tubuh seorang wanita, apalagi kalau dia sedang dalam kondisi kritis dengan racun mematikan tertanam pada tubuhnya.”
“Racunnya!”
Setelah mendengar tentang racun, wanita itu nampak sangat panik sembari memeriksa tubuhnya sekali lagi, karena kondisinya yang menjadi sangat buruk karena racun sebelumnya dia menjadi sedikit sensitif.
“Hah... kau harusnya sudah sadar bahwa kondisimu sudah stabil, jadi racun yang ada dalam tubuhmu sudah sepenuhnya hilang.”
__ADS_1
Xuan Yu segera mengambil sebuah bongkahan es kecil, yang mana didalamnya terdapat sebuah parasit yang merupakan sumber dari racun yang menggerogoti wanita tersebut.
“Parasit ini... kau benar-benar telah berhasil mengangkatnya.” Wanita itu nampak terkejut dan kagum sembari mengamati parasit dalam bongkahan dengan ekspresi rumit.
“Ah! maafkan aku karena tidak sopan, namaku, Sheng Mei, terimakasih karena telah membantuku.” Dia segera memperkenalkan diri dengan cara yang baik sembari berterimakasih.
“Xuan Yu, tidak masalah untukku.” Xuan Yu juga membalas perkenalan tersebut dengan cara yang baik.
Segera setelahnya, suasana diantara Xuan Yu dan Sheng Mei menjadi canggung saat keduanya tidak tau harus berbicara apa.
“Ngomong-ngomong... sebaiknya kau segera pulihkan dirimu ke kondisi terbaikmu, karena selama kau tak sadarkan diri ada banyak orang mencurigakan berkeliaran disekitar sini,” ucap Xuan Yu yang segera membuka mulutnya untuk menghentikan suasana aneh diantara mereka berdua.
“Orang mencurigakan... sepertinya itu mereka, mungkin karena sumber racun yang membuatku menderita telah diangkat, sehingga mereka mulai melakukan pencarian langsung.” Sheng Mei menyipitkan matanya dengan niat membunuh yang terasa jelas.
Xuan Yu tidak berencana untuk ikut campur, karena alasan dia mau menjaga Sheng Mei sampai sekarang adalah untuk kompensasi yang dijanjikan, terutama untuk beberapa informasi yang ingin diketahui tentang pulau misterius ini.
“Huff... ini akan menjadi masalah yang rumit, bisakah kau menjagaku sedikit lama?”
“Tidak masalah, lagi pula kita berada dalam area aman dari titik berbahaya.”
“Terimakasih lagi atas uluran tanganmu.”
Sheng Mei segera kembali masuk ke kedalaman gua untuk mulai memulihkan diri setelah sadar.
Disatu sisi Xuan Yu nampak kebingungan setelah melihat betapa bertanggung jawabnya Sheng Mei pada ucapannya, bahkan baru beberapa menit setelah sadar dia bisa mengingat kembali janjinya saat meminta bantuan padanya.
‘Hal ini berada diluar prediksiku, tapi kenapa aku tiba-tiba mengingat orang itu lagi saat berbicara dengannya?’ Xuan Yu diam-diam tersenyum pahit melihat betapa terhormat Sheng Mei.
Namun sebagian orang yang pernah menghadapi wanita itu, Xuan Yu telah menaruh penghormatan besar terhadapnya, dan melihat bagaimana dia berjuang mati-matian membuatnya kembali melihat sosoknya dimasa lalu.
“Sangat aneh....”
__ADS_1
-
-
Beberapa hari kemudian, Xuan Yu mulai keluar dari gua untuk menciptakan lingkungan yang damai untuk Sheng Mei memulihkan diri, dan sesekali dia akan melihat beberapa kelompok Origin Master yang berkeliaran disekitar.
Tentunya Xuan Yu lebih memilih untuk bersembunyi, karena dia sudah memiliki sebuah komitmen untuk tidak membuat masalah yang tidak perlu, apalagi mereka mungkin memiliki masalah dengan Sheng Mei, jadi dia tidak memiliki hak untuk ikut campur.
Juga, akan terlihat kilatan petir perak serta gelombang kejut dari kekuatan Origin Qi yang sangat kuat, kurang lebih itu berada diatas rata-rata ahli Ranah Heaven Origin tahap Menengah.
CTARRR!!
Secara tiba-tiba suara petir menyambar terdengar untuk kesekian kalinya, tapi karena kekuatan yang jauh lebih besar, itu dengan cepat menghancurkan gua tempat dimana Sheng Mei berada dalam sekejap.
“Lagi-lagi sesuatu yang berisik, sepertinya petir memang kekuatan yang luar biasa kekuatan tetapi selalu menciptakan kehebohan, bukankah dengan begini musuhnya akan menyadari kehadirannya.” Xuan Yu hanya bisa tertawa pahit ketika melihat tingkat kehancuran yang ditimbulkan oleh kekuatan petir perak.
Swoss!
Tidak lama kemudian, Sheng Mei yang melayang diudara segera mendarat dengan tenang tempat disebelah Xuan Yu, dia terlihat lebih cerah dan tanpa sadar memperlihatkan kecantikan luar biasa.
Sheng Mei memiliki tinggi yang sedikit diatas rata-rata wanita seusia dengannya, rambut hitam keunguan panjang terikat sampai ke pinggang, pupil matanya yang berwarna hitam cerah seperti permata yang dipoles, serta wajah yang sangat cantik dan sehat, membuatnya terlihat seperti bidadari yang hanya ada dalam kisah masyarakat tentang kayangan.
“Bagaimana dengan kondisimu?” tanya Xuan Yu ketika dia berusaha untuk menenangkan dirinya.
Karena ini bukan pertama kalinya dia melihat wanita dengan penampilan yang luar biasa, atau setidaknya ini adalah kedua kalinya jika tidak menghitung ibunya, Bing Xuelian.
“Lumayan baikkan, sekitar delapan puluh persen aku pulih, karena masih tersisa efek dari racun sebelumnya perlu beberapa hal untuk dilakukan untuk sepenuhnya mengembalikan kekuatan asliku, tapi setidaknya dengan kondisi sekarang aku jauh lebih baikkan,” jawab Sheng Mei dengan senyum lega saat dia memandang kearah Xuan Yu.
“Baguslah, kalau begitu bagaimana kita mulai saja? Karena perbuatanmu barusan mungkin akan menarik perhatian orang-orang, bagaimana kalau kita segera menjauh terlebih dahulu dari tempat ini?” Xuan Yu segera memberikan saran karena dia sedang malas membuat keributan.
“Tidak perlu hanya sampai pergi dari tempat ini, tapi akan lebih baik jika kita benar-benar segera keluar dari pulau ini dan menjauh sejauh mungkin....”
__ADS_1
“A-Apa? Apa yang sebenarnya kau bicarakan?”