Legenda Iblis Quan Huan

Legenda Iblis Quan Huan
Meminta Bantuan


__ADS_3

Setelah beberapa waktu berada di Kerajaan iblis dan kembali tinggal di paviliun masa lalunya. Qing Huan berkunjung ke kediaman putri Qing Mao Hui yang membuat sang putri yang sedang duduk santai terkejut


"Hormat saya leluhur. .silahkan " ucap Putri Qing Mao Hui


"Bangunlah dan duduk di sebelahku" ucap Qing Huan


walaupun ragu akhirnya putri Mao Hui duduk di samping Qing Huan yang membuat perasaannya sedikit senang dan merasa di hargai kerena selama ini dia merasa terabaikan


"Apa saya mengganggu tuan putri. . .?? ucap Qing Huan datar


Mendengar pertanyaan tersebut, putri Mao Hui sangat ketakutan dan malu dengan sifatnya yang terlalu pemalu pemalu dan tertutup. Ia langsung hendak bersujud memintanya maaf namun langsung di hentikan oleh Qing Huan


"Apa yang lakukan tuan putri. . jangan pernah mudah bersujud dan meminta maaf kalao kamu tidak salah kalau tidak salah!!!


"Kamu hanya boleh bersujud dan merasa bersalah kepada sang pencinta atau pada orang tua. . INGATLAH ITU. . !! "


Mendengar hal tersebut, putri Mao Hui mengangguk tanda mengerti dan kembali duduk di sebelah Qing Huan dan ingin tahu kenapa leluhur tersebut menemuinya sambil menyuruh Fei Ran menyediakan teh dan cemilan kecil


"Baiklah. . . sebenarnya aku ingin minta bantuanmu putri??"


"Aku ingin kau ikut bersamamu menjadi juri untuk pemilihan pengurus dan pelayan paviliun Kuai le"


permintaan Qing Huan membuat ia kaget kerena Qing Huan memintanya ikut andil urusan internal paviliun leluhurnya tersebut walaupun sebenarnya bukan hal yang besar dan ia tahu kalau Qing Huan tidak akan marah padanya hanya kerena bertanya

__ADS_1


Kerena yang ia tahu masalah internal seperti pelayan dan pengurus kediaman akan di urus oleh ibu tirinya permaisur dengan sangat serius apalagi jika itu untuk leluhur Qing


"Maaf leluhur. . . bukanlah semua hal sudah di sediakan termasuk pengurus dan pelayan untuk kediaman anda"


"Apakah ada yang salah atau terjadi sesuatu yang membuat leluhur tidak nyaman. . ?!?!!? "


Sebenarnya Qing Huan melibatkan putri Mao Hui dalam hal ini agar sang putri mulai belajar masalah interen dalam Kerajaan dan agar supaya ia lebih berani dan percaya diri di masa depannya dan ia pun berkata


"Tidak ada masalah putri"


"Hanya saja aku lebih suka di kelilingi oleh pilihanku sendiri dan yang aku yakini kesetiannya"


Putri Qing Mao Hui paham dan tidak berkata apapun lagi. Setelah itu Qing Huan menjelaskan yang harus dilakukan Mao Hui dan kapan dia harus membantu Qing Huan


Ketika Qing Huan pamit dan kembali ke kediamannya, Mao Hui langsung bertanya kepada Fei Ran mengenai minuman dan makanan kecil yang ia suguhkan tadi kerena takut terkena masalah


"Fei Ran. . . dari mana kau mendapat minuman dan makanan kecil itu. . .?? '


" Bukankah kediaman ini pernah mendapat jatah minuman dan makanan kecil yang enak dan mewah. . ?? "


"Maaf putri. . saya bilang pada pengurus dapur kalau tamunya adalah leluhur Qing. . . Jadi. . . jadi. . . ja"


Fei ran yang menjelaskan tiba tiba terdiam namun putri Mao Hui hanya tersenyum kerena mengerti apa yang hendak ingin dikatakan oleh pelayannya tersebut

__ADS_1


"Tidak apa Fei Ran. . . . aku sudah biasa di perlakukan tidak adil seperti itu'


" Namun sepertinya sepertinya semenjak kedekatan ku dengan leluhur Qing. . . kelihatannya keadaan sedikit membaik. . "


Putri Qing Mao Hui tersenyum dan hal itu membuat Fei Ran senang dan terharu kerena ia tahu selama ini nonanya hanya selalu sedih juga menderita dan jarang terseyum


"Semoga Putri selalu tersenyum seperti ini" batin Fei Ran


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Kediaman Permaisuri Dao Xio


Plaaaaaang


Braaaang


Suara lemparan dan pecahan terdengar akibat kemarahan Permaisuri Dao Xiao kerena Qing Huan Menolak pengurus dan pelayan pelayan yang ia siapkan dan kirim untuk Qing Huan


Namun hanya beberapa hari mereka sudah di berhentikan dan ia juga mendengar kalau Qing Huan akan mengadakan pemilihan untuk jadi pengurus dan pelayan di kediamannya di bantu oleh putri Mao Hui


Bukan hanya kerena hanya kerena kedekatan putri Mao Hui dan Qing Huan yang membuat ia marah. Tapi kerena usahanya untuk menyusup orang sebagai mata mata di paviliun Kuai le nampaknya gagal dan sudah di ketahui Qing Huan


"Aku harus berbuat sesuatu. . " batin Permaisuri Dao Xio

__ADS_1


__ADS_2