
"Artifak pusaka keluarga Liang ! kenapa bisa pusaka keluarga Liang bisa muncul di sini ,jangan jangan hancur dan menghilang nya keluarga Liang berkaitan dengan mereka semua !"
Seru Wakil ketua sekte naga biru dengan kaget.
Karena pusaka pertahanan keluarga Liang tingkat jiwa Agung sangat terkenal akan kekuatan pertahanan nya dan juga beberapa lama ini markas utama keluarga Liang telah di hancurkan dan semua orang yang ada di sana telah menghilang entah kemana .
Tetapi kekagetan nya tidak bisa lama karena serangan lain sudah datang .
Dari atas udara melesat turun 5 pedang energi Hijau ke arah wakil ketua sekte naga biru.
Ke 5 pedang energi Hijau itu menyerang dari 5 posisi dari atas udara.
ini adalah persiapan cang Lin untuk melindungi kenaikan jiwa Agung nya selain di lindungi Lao Xing Hong Li dan Xiao Ling.
Wakil ketua sekte naga biru mendorong kan kedua tapak tangan nya ke atas membentuk dinding perisai energi tingkat jiwa Agung.
Boommmmmm
5 pedang energi Hijau menabrak dinding perisai energi tingkat jiwa Agung meledak sangat besar Seperti bola besar.
Asap berhamburan di tempat ledakan .
Di antara asap ledakan yang tebal terlihat wakil ketua sekte naga biru masih berdiri dengan gagah dengan kekuatan perisai energi nya yang sangat kuat .
" Kakak ke 2 ! Jangan mendekati orang itu,itu berbahaya !"
Teriak Xiao ling kepada Hong Li yang sudah bersiap terbang ke sana dan menyerang Nang Sui.
Beruntung tindakan Hong Li cepat di hentikan Xiao Ling ,karena dari atas udara yang tinggi tiba tiba muncul menara emas Raksasa jatuh ke arah Ning Sui yang baru saja menahan serangan 5 energi pedang hijau .
Menara emas Raksasa seperti rumah besar 7 tingkat menimpa tubuh Ning Sui .
" Pukulan naga Halilintar !"
Teriak dengan keras Ning Sui meninju ke arah menara emas besar di atas kepala nya .
Dari tinju Ning Sui membentuk naga biru terbang ke atas menabrak menara emas 7 tingkat.
Boommmmm.....
Ledakan besar terjadi ,naga biru energi hancur berantakan dan menara emas tidak tertahan terus turun menimpa tubuh Ning Sui.
Walau Ning sui telah melawan dengan kekuatan penuh tingkat jiwa tetap saja tubuh nya terkena tekanan terdorong ke bawah .
__ADS_1
Boommmm
Saat kedua kaki Ning Sui menyentuh permukaan tanah Langsung terjadi ledakan besar.
Kedua tapak tangan terangkat menahan menara emas agar tidak membuat tubuh nya tertimpa hancur.
Hong Li dan Xiao Ling melihat itu dengan sangat serius.
" Ini adalah saat nya kita bertindak!"
Seru Xiao Ling melesat melompat bergerak turun dengan pedang Lunak nya .
Hong Li yang memiliki kekuatan terbang yang sangat cepat melesat ke arah Tubuh Ning Sui yang sedang menahan menara emas .
Hong Li yang bergerak sangat cepat menabrak tubuh Ning Sui hingga terjadi ledakan energi hawa dingin beku yang sangat kuat menyebar ke segala arah membuat sekitar nya berubah menjadi hamparan batu kristal es .
Walau pun begitu kekuatan serangan energi hawa dingin beku tingkat ke 9 surgawi masih tidak dapat menyentuh tubuh Ning Sui yang di lindungi kekuatan energi tingkat jiwa Agung.
" Kekuatan Bayangan ledakan Bunga teratai langit..!"
Seru Xiao ling menyerang dengan kekuatan tingkat ke 9 Surgawi nya dengan membuka titik energi pusat Bintang .
Boommmmm
Tanah debu berhamburan di mana mana .
Menara emas yang menekan tubuh Ning Sui sedikit bergetar karena ikut terkena ledakan kekuatan Xiao Ling .
Mata Lao Xing terbuka lebar karena serangan nya tidak mampu membunuh Ning Sui hanya membuat tubuh nya terluka berat berdarah.
" Aku tidak percaya ,kekuatan ledakan Bunga teratai langit ku tidak bisa menghancur mu !"
Teriak Xiao Ling yang kembali mengatupkan kedua tapak nya untuk membentuk kekuatan ledakan teratai langit lagi.
" Serahkan dia pada ku !"
Tiba tiba terdengar suara dari kejauhan .
Suara Itu berasal dari pedang sungai darah yang terbang sangat cepat kearah Ning Sui yang telah terluka akibat serangan Xiao Ling.
Di atas pedang sungai darah berdiri Kelabang bersayap Emas Ling Wu yang sudah mendapat kan kekuatan nya kembali bahkan setelah memakan tubuh dan esensi darah tingkat jiwa Agung kekuatan nya sudah meningkat lebih kuat lagi.
Ning Sui tidak ingin di serangan lagi ,dengan tekanan menara emas yang dia tahan dengan kedua tangan nya membuat dia berada posisi yang sulit .
__ADS_1
Ning Su menarik napas panjang dan mengeluarkan nya ke arah pedang sungai dari yang datang ke arah nya .
Whossss.....
Dari mulut Ning Su menembakan sinar energi biru yang sangat kuat tingkat jiwa Agung ke arah perang sungai darah.
Bammmm.....
Pedang Sungai darah terkena serangan energi yang di tembakan dari mulut Ning Sui sehingga perang sungai darah terpental jauh ke belakang.
Kelabang bersayap Emas telah melompat terbang ke arah Ning Sui sesaat serangan akan mengenai pedang sungai darah .
Kelabang bersayap Emas Ling wu melesat seperti sinar kilat emas menabrak dada Ning Sui hingga melesak ke dalam nya .
Hong Li dan xiao Ling yang melihat dari jauh menjadi sangat senang.
" Ini sudah berakhir."
kata Xiao Ling bernapas lega karena xiao Ling tahu ,walau berada di tingkat jiwa Agung,jika sudah di masuki ling Wu tubuh nya akan segera akan mati.
" Akhhhh......
Teriak kesakitan Ning Sui tidak kuat lagi menahan rasa sakit dan luka yang dia hadapi .
Buummmm......
mMenara emas tidak dapat di tahan Ning Sui lagi dan terjatuh menimpa tubuh nya hingga rata dengan tanah .
" Apakah tingkat jiwa Agung itu sudah mati ?".
Tanya Hong Li yang sudah muncul kembali tubuh nya setelah menyerang Ning Sui.
" Jika tidak mati pasti akan segera mati,ling wu itu sangat menakutkan jika sudah masuk ke dalam tubuh ,sangat sulit di keluarkan,selain ituvdi dalam bagian tubuh Ling wu juga terdapat racun yang sangat ganas."
Jawab Xiao Ling yang pernah merasakan bagaimana berat nya menghadapi Ling Wu saat masuk ke dalam tubuh nya ,jika tidak ada guru nya dewi phoenix Api Biru yang turun tangan mungkin Xiao Ling akan banyak kehilangan darah nya .
" Apakah kau tahu cara mengecil kan menara emas ini,dengan di timpa menara emas seperti ini,apakah Ling Wu masih baik baik saja?"
Tanya Hong Li kepada xiao Ling ,bagaimana pun Kelabang bersayap Emas Ling wu adalah salah satu bagian dari mereka, Hong Li walau berhati dingin terhadap sesama teman nya dia sangat perhatian secara diam diam.
" Aku tidak tahu bagaimana cara mengendalikan menara emas ini ,karena kakak cang Lin tidak pernah mengajar kan aku melakukan nya,dan aku rasa keadaan Ling Wu juga baik baik saja , kita biar kan saja seperti ini sampai kakak camg Lin selesai mencapai tingkat jiwa Agung."
jawab Xiao Ling menyakinkan Hong Li.
__ADS_1