
" Sing Cou kau sangat beruntung ,sangat jarang tuan muda kami ini memuji seseorang, jika kau di puji seperti itu berarti kau adalah orang yang hebat ."
Kata Lao Xing kepada Sing Cou sambil tertawa kecil.
" Terima kasih atas pujian nya , bakat yang bagus harus di dukung kerja keras berlatih setiap saat baru bisa mencapai hasil yang baik."
Sing Cou menjawab dengan ramah dengan pertanyaan Lao Xing dengan ramah.
Si saat itu Cang Lin bersiap membuka peti ke tiga .
" Peti ke tiga ini adalah salah satu murid dari sekte naga langit dengan tubuh khusus yang terletak pada kekuatan tubuh nya yang tidak biasa ,aku menangkap nya dengan bermain sedikit tipuan karena dia suka dengan gadis cantik itu sangat mudah menangkap orang seperti ini . "
Kata Zui Ko .
" Karakter yang buruk ,mari kita melihat secara langsung orang seperti apa orang itu ."
Kata Cang Lin menempelkan tapak nya pada segel susunan formasi pengunci di atas papan peti Mati.
Phossss.....
segel peti mati terbakar dan menghilang .
Setelah segel susunan formasi pengunci hilang papan penutup peti langsung hancur berantakan oleh kekuatan tinju energi yang sangat kuat .
Dari dalam peti mati melompat keluar seseorang pemuda berpakaian putih dengan kekuatan aura energi tingkat ke 9 puncak surgawi yang sangat kuat.
Kaki nya mendarat menjauh dari peti mati dan juga Cang Lin yang berdiri di sana .
Saat keluar sinar mata nya melihat sekeliling dengan sangat tajam dengan kemarahan yang sangat besar Seperti ingin membunuh seseorang.
Tetapi saat melihat Kekuatan Liang Seng dan Zui Ko dan juga cang Lin sikap garang nya segera lenyap seperti serigala bertemu harimau besar.
" Aku tidak tahu siapa kalian ini,karena kalian telah membebaskan aku,aku sangat berterima kasih ,budi baik baik kalian akan aku simpan di dalam hati."
__ADS_1
Kata Orang itu dengan suara yang bersahabat kepada semua orang seperti nya dia menyadari keadaan nya sekarang.
Cang Lin melihat pemuda itu dengan teliti,kemudian tersenyum sinis.
" Ini kah tubuh khusus yang kau tangkap Zui Ko ,tubuh orang ini sama sekali tidak memiliki keistimewaan,walau tubuh dan tulang nya cukup kuat tetapi masih jauh dari tubuh khusus istimewa,dan satu hal lagi karakter orang seperti ini tidak terlalu baik,aku bahkan tidak senang jika orang seperti ini di jadikan boneka mayat iblis penjaga pintu gerbang di sekte kita nanti ."
Kata cang Lin yang seperti tidak terlalu senang kepada pemuda berbaju baju putih yang baru saja dia bebaskan.
Walau kata kata Cang Lin sangat tidak baik dia masih berusaha untuk menahan diri karena dia tahu melawan cang Lin yang berada di tingkat jiwa Agung sama saja bukan rencana yang baik .
"Menangkap seorang murid inti sekte naga Langit akan mendapatkan akibat yang sangat buruk ,aku tidak tahu apa yang kalian rencana kan ,lebih baik biarkan aku pergi dari sini dan aku akan beranggapan masalah ini tidak pernah terjadi dan aku tidak akan memberi tahu siapa pun juga. "
Pemuda itu hanya berpikir bagaimana bisa pergi dari sana dan melaporkan apa yang telah terjadi kepada sekte naga langit untuk balas dendam.
" Kau Tidak akan bisa pergi kemana mana ."
Kata Cang Lin sambil
angkat jari tangan nya dengan gerakan yang sangat cepat.
Hanya sebentar saja murid sekte naga biru esensi darah nya di serap pedang sungai darah hingga kering dan nyawa nya pun hilang sesaat itu juga.
Melihat tindakan Cang Lin yang tidak terduga membunuh murid dari sekte naga biru cukup membuat cong Siau ping dan sing cou sangat terkejut karena dia bisa merasakan saat membunuh orang itu ,cang Lin tidak ada keraguan sedikit pun bahkan orang itu adalah murid inti naga langit sekte yang sangat kuat dan pedang itu juga adalah pedang pusaka penghisap darah yang sangat menakutkan kan .
" Orang itu sangat licik dan memiliki karakter yang sangat buruk,tuan muda tidak ingin menyimpan orang seperti itu di sekitar nya ,yang hanya membuat nya malu nanti,aku ingatkan kepada sing Cou ,
jika kau memiliki sedikit saja karakter seperti orang itu suka bermain dengan wanita, kau akan segera di kirim ke neraka ."
Kata Lao Xing sambil tersenyum kecil dengan nada sedikit memberikan ancaman .
Lao Xing yang berbaik hati menjelaskan kenapa Cang Lin begitu mudah membunuh murid sekte naga langit .
" Menuruti nafsu dan ke ingin yang buruk hanya akan membuat kita menderita ,aku tidak akan mengikuti arus seperti itu,terima kasih telah mengingatkan aku ."
__ADS_1
Sing Cou ternyata juga seorang yang pandai berbicara sehingga membuat orang lain senang .
Cang Lin berjalan menuju ke peti ke 4 .
" Peti mati ke 4 ini sebenar nya berisikan orang yang memiliki kultivasi yang sangat rendah hanya berada di tingkat kedua surgawi dengan usia tulang murni 27 tahun ,yang menakjubkan dari orang itu adalah dia memiliki jiwa pedang Ganda ,jiwa yang sangat langka dan juga sangat kuat di masa depan jika mendapatkan pelatihan yang tepat."
Zui Ko selalu menjelaskan setiap peti yang akan di buka Cang Lin.
"Seorang yang memiliki Jiwa pedang Ganda adalah seorang kultivator murni pedang ,jika dia di jadi kan seorang pasukan pembangkit dewa bukan kah ini sama saja membuang buang bakat dan kekuatan jiwa yang begitu bagus ,aku rasa jika kau mengirimkan nya ke sekte pembangkit dewa mereka akan merawat orang itu dengan baik tidak mungkin di jadikan pasukan pembangkit dewa."
Setelah berkata Cang Lin berkata peti mati itu.
Dari dalam peti mati bangun seseorang berwajah yang sangat tampan melihat sekeliling dengan perasaan kaget dan juga senang.
Karena dia telah di bebaskan setelah di kurung di dalam peti mati dalam waktu yang cukup lama .
" Lang Tian ...!"
Seru Hu Ge menyebut nama pemuda itu dengan sangat kaget sekali Saat melihat siap yang muncul dari dalam peti mati.
Lang Tian adalah Seseorang yang paling berbakat di sekte Bintang biru yang yang kemudian di rekrut sekte gerbang surga dan kemudian di rekrut lagi oleh orang sekte naga langit yang berkunjung ke sekte gerbang surgawi.
Cang Lin dan semua orang segera melihat ke arah Hu Ge.
" Kau Kenal dia ?"
Tanya Cang Lin kepada Hu Ge.
######
Cerita Lang Tian ada di cerita pendekar kaisar naga sejati seri 1 chapter 221.
Juga ada di cerita pendekar kaisar naga sejati 2.
__ADS_1
Chapter 285.