Legenda Xie Fengtian

Legenda Xie Fengtian
Pertarungan


__ADS_3

"Glacial Heavenly Sword - Second Move - Glacier Wave"


*Fwosshh*


Hawa dingin tersebar diudara, diiringi oleh terbentuknya es disekitar Xie Fengtian. Beberapa saat kemudian Es itu membentuk Gelombang sementara Xie Fengtian menebaskan Pedangnya.


Gelombang es yang tadi terbentuk mengikuti Tebasan Xie Fengtian dan itu menuju kesegala penjuru arah diruangan Harta keluarga Lin.


Serangan itu membuat Ruangan tadi Hancur menyisakan Es diHalaman Besar Keluarga Lin.


Xie Fengtian melihat kearah depannya dan melihat sudah banyak orang, keberadaan Xie Fengtian sudah diketahui dan mereka sudah membawa pasukan mereka.


Ada 2 orang yang Terbang, satu seorang pria paruh baya dan satunya seorang pria Tua yang rambutnya sudah memutih. Jika dilihat dari usia seharusnya Pria Tua itu yang paling kuat tapi sebenarnya Pria Paruh baya itulah yang paling kuat.


Tahap Langit Level 5 itulah kekuatan milik Pria paruh baya tersebut sedangkan Pria tua itu berada pada Tahap Langit Level 3.


Ada Ratusan orang juga dibawahnya, Halaman keluarga Lin ini cukup menampung Ratusan orang tersebut. Disana ada 2 orang paling kuat yang keduanya berada pada Tahap Bumi Level 5.


Sementara Ratusan orang dibelakangnya memiliki Kekuatan bermacam macam bahkan ada yang masih Tahap Mortal. Kemungkinan besar ini adalah semua pasukan yang ada dikediaman ini.


".... Menghancurkan Keluarga ini lebih mudah jika seperti ini" Ucap Xie Fengtian tersenyum dingin.


Semua pasukan Keluarga Lin berkumpul disini, jadi Xie Fengtian tidak perlu memburu mereka nanti. Di Keluarga Lin, Xie Fengtian tahu jika tidak ada orang baik, keluarga mereka sering sekali membuat resah masyarakat bahkan pasukannya juga begitu.


......


Disebuah ruangan, Seorang Pria paruh baya sedang duduk bersantai bersama dengan Seorang pria Tua yang rambutnya sudah memutih.


"Aku dengar kau akan mendapatkan Bidak baru dan itu adalah Pemuda yang berbakat" Ucap Pria tua itu sambil memegang Janggutnya.


"Itu benar.... Sebentar lagi dia akan sampai disini, Tetua kedua, Tetua Ketiga dan Tetua Keempat sedang menjemputnya" Ucap Pria paruh Baya itu yang Adalah Lin Wen sambil tersenyum penuh kemenangan.


Dia sedang berbicara dengan Tetua Pertama, Lin Zen. Mereka saat ini sedang membahas rencana mereka untuk membuat pasukan yang kuat agar bisa menguasai kekaisaran Ming.


Dan pemuda yang saat ini mereka Target kan akan menjadi Bidak mereka, Mereka yakin dengan 3 Tetua itu target mereka tidak akan lolos.


Beberapa saat kemudian Lin Wen merasakan sesuatu, sebuah Gelang Biru laut yang dipakainya tiba tiba hancur. Lin Wen dan Lin Zen sangat terkejut, itu artinya ada yang membuat Formasi didalam ruang harta Aktif.


"Siapa yang berani menyusup kesana!?" Ucap Lin Wen dengan nada tinggi, dia benar benar marah.

__ADS_1


"Tenanglah, kita kesana sekarang" Ucap Lin Zen mencoba menenangkan Lin Wen.


"Tetua Pertama siapkan semua pasukan yang ada disini.... Mungkin Penyusup ini memiliki beberapa kemampuan" Ucap Lin Wen, dia memiliki firasat jika lawannya kali ini tidak akan mudah.


"Baiklah..." Balas Lin Zen.


Mereka berdua keluar dari ruangan, Lin Wen menunggu Lin Zen diatas Langit dia melihat kebawah dimana itu adalah Ruang Harta. Lin Zen datang bersama dengan seluruh pasukan yang ada dikediaman itu.


"Apa yang kalian lakukan!? Mengapa tidak sadar ada Penyusup!?" Teriak Lin Wen kepada 2 orang penjaga ruang harta.


"M-Maaf tuan, Kami tidak melihat apapun" Ucap Salah satu penjaga dengan ketakutan.


"Sudahlah, mungkin dia lebih kuat daripada mereka..... Hukumannya nanti saja, Penyusup itu masih ada didalam" Ucap Lin Zen yang terbang disebelah Lin Wen.


Sesaat kemudian semua orang yang ada disana merasakan Energi Azer dari dalam Ruangan, setelah itu ruangan Harta hancur dengan serangan es yang sangat kuat.


Mereka melihat ditengah sana ada seorang pria berjubah, mereka tidak bisa melihat wajahnya. Dia juga memegang sebuah pedang hitam ditangan kanannya yang mengeluarkan Energi dingin.


"Sialan!! Harta Keluarga ku yang sudah disimpan selama ratusan tahun!!" Teriak Lin Wen karena dia sadar sudah tidak ada Harta yang tersisa disana.


"Patriak Tenang lah, Dia tidak akan bisa melarikan diri" Ucap Lin Zen.


Sementara itu Xie Fengtian hanya diam saja tidak melakukan apapun, dia memperhatikan mereka semua dari balik tudungnya.


"Dasar orang bodoh, Berani sekali dia menyusup kesini!"


"Dia akan Mati dengan sangat Mengenaskan!"


Banyak Perkataan dari Orang orang yang berkumpul disana, Xie Fengtian tidak menjawab itu dia hanya diam saja karena belum saatnya bertindak.


"Serahkan semua yang kau curi itu... Mungkin kematianmu tidak akan sakit!" Ucap Lin Wen, Meskipun dia waspada kepada Xie Fengtian tapi dia tetap sombong.


".... Kau tidak pantas mengatakan itu" Ucap Xie Fengtian, Yang akan mesti adalah Lin Wen bukan dirinya.


"Huh, dasar tidak tahu diri!" Ucap Tetua Pertama, Lin Zen.


"Tiga Orang sebelumnya yang menyuruhku kesini juga mengatakan hal yang Mirip.... Tapi mereka tatap saja terbunuh" Ucap Santai Xie Fengtian yang membuat para Tetua Terkejut.


Misi Membawa Xie Fengtian kedalam Keluarga Lin hanya diketahui oleh para Tetua. Saat ini mereka terkejut karena penyusup itu adalah seseorang yang menjadi target mereka.

__ADS_1


"Berani Sekali Kau!!! Rasakan Ini!" Ucap Seorang Pemilik kekuatan Tingkat Bumi yang adalah Tetua Kelima.


"Wind Sword!"


Tetua Kelima itu membuat pedangnya menjadi lebih tajam dan juga ada Element angin disana. Dia melesat menuju arah Xie Fengtian tanpa perintah Patriaknya.


Tetua Ketiga dan keempat adalah saudaranya, mendengar bahwa Xie Fengtian membunuhnya dia marah dan ingin membunuh Xie Fengtian.


Semua orang bahkan tidak dapat menghentikannya karena dia menyerang Xie Fengtian saat Xie Fengtian menyelesaikan perkataannya, bahkan Patriak tidak bisa menghentikan itu.


Xie Fengtian yang melihat itu tidak sama sekali terlihat ketakutan, dia mengalirkan energi Azer kepedangnya. Pedang Tetua Kelima tertahan oleh pedang yang ada ditangan kanan Xie Fengtian.


"Wind Slash!"


Sesaat sesudah Tetua Kelima itu mengambil jarak dia menyerang Xie Fengtian lagi dari jarak agak jauh. Serangan Itu membentuk Tebasan dari angin menuju Xie Fengtian, Xie Fengtian menghindari serangan itu.


Melihat itu Tetua Kelima melesat menuju Xie Fengtian lagi.


"Hentikan itu!!" Teriak Lin Wen, dia sadar jika Tetua Kelima, Lin Chen bukan tandingan Xie Fengtian.


Tapi itu semua sudah terlambat, Lin Chen sudah berapa didepan Xie Fengtian dan beberapa saat kemudian kepala Lin Chen sudah tidak ada lagi ditubuhnya.


Xie Fengtian membunuhnya menggunakan pedang Milik Keluarga Lin Itu sendiri.


Semua terdiam, Tetua Kelima yang memiliki Kekuatan Tahap Bumi Level 5 Mati dengan mudah, Seberapa kuat Orang berjubah didepan mereka?


"Bukankah itu Black Iron Sword, Salah satu harta berharga keluarga Lin?!"


"Jadi dia Mencuri itu juga, Tidak bisa dimaafkan!"


"Tetua Kelima Mati oleh Pedang itu"


Black Iron Sword adalah Harta berharga bagi Keluarga Lin. Dikekaisaran Ming Senjata Tingkat Bumi sudah sangat langka, jadi Black Iron Sword ini terkenal apalagi di keluarga Lin.


"... Tetua Kalian mati dengan Harta Keluarga Kalian, Kasihan Sekali.." Ucap Xie Fengtian mencoba untuk memprovokasi mereka.


"Sialan! Kau akan mendapatkan balasannya!!" Teriak Tetua Keenam yang saat ini sedang memimpin pasukan keluarga Lin untuk menyerang Xie Fengtian.


"Aku akan mengakhiri ini....." Ucap Xie Fengtian, dia sudah cukup lama disini jadi dia akan menyelesaikannya.

__ADS_1


Benda yang dia inginkan sudah didapat, dan Tujuannya akan segera selesai.... Tidak ada alasan berlama lama disini.


Dia juga ingin melanjutkan Petualangnya.


__ADS_2