
siang itu di jam istirahat sekolah nora sibuk mondar mandir di depan lapangan basket
ia terlihat sedang mencari seseorang yang di kenalnya.nora adalah seorang siswa yang duduk di bangku SMP kelas satu
sejak kecil nora telah kehilangan orang tuanya.ia di asuh dan di besarkan oleh neneknya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan mereka tinggal di rumah majikannya di pusat kota
nora di sekolahkan di salah satu sekolah swasta yang cukup bergengsi di jamannya di karenakan majikan neneknya yang baik hati mendaftarkan nora di sekolah tersebut,dan ikut membiayai pendidikannya.
" hai nora,aku stev bisakah kita bicara sebentar?"
nora di kejutkan dengan suara stev yang menyapanya.stev adalah salah satu siswa dari sekolah lain yang datang bermain basket bersama teman temannya di sekolah nora.
"nora aku punya sesuatu untukmu,dan aku harap kau tidak akan menolaknya"
stev menghampiri nora sambil menyodorkan selembar kertas di tangannya.
nora menatap stev dengan penasaran sambil membuka lipatan kertas yang di sodorkan stev untuknya
" ini adalah undangan khusus buatmu dan tidak semua siswa di sekolah ini di beri undangan seperti ini.aku sudah mengamatimu sejak tadi dan aku pikir kau salah satu dari orang yang pantas menerimanya"
nora membuka lipatan kertas dan membacanya.isi undangan tersebut adalah Halloween day.sebuah pesta topeng yang untuk pertama kalinya di adakan di kota tempat nora tinggal dan akan di adakan di salah satu klub malam di kota itu.
__ADS_1
dengan penuh rasa penasaran nora bertanya kepada stev
"apa itu halloween,dan apa saja yang akan di lakukan di pesta nanti?"
sambil tertawa lepas stev menjawab pertanyaan nora" jadi selama ini kau tidak pernah tau apa itu Halloween?
halloween adalah sebuah pesta yang diadakan untuk semua orang terlebih khusus untuk orang muda seperti kita.dan di sana kita akan bersenang senang menikmati pesta dengan berbagai macam atribut juga kostum halloween.aku harap kau mau menghadirinya nora,ini sangat seru dan sayang untuk di lewatkan."
Nora tertegun,ia bingung bahkan belum paham betul tentang semua penjelasan stev.nora hanya mengangguk mendengar penjelasan stev
"aku harap kau datang,dan aku yakin kau pasti akan datang besok tepat jam delapan malam aku akan menjemputmu di sini,di sekolah ini"
ia meraih tangan nora menggenggamnya berharap nora tidak menolak ajakannya.
nora menunduk malu enggan menatap wajah stev
nora hanya mengangguk tanda setuju dengan semua tawaran stev sampai akhirnya bel sekolah berbunyi tanda jam belajar sudah di mulai.
hati nora mulai gelisah ia terus memikirkan tawaran stev .ia memikirkan cara untuk bisa di ijinkan pergi ke pesta nanti malam.
sepulangnya dari sekolah ia segera menyelesaikan semua pekerjaannya.nora terbiasa membantu neneknya melakukan pekerjaan di rumah majikannya.
__ADS_1
mulai dari menjaga toko,mengepel lantai,dan pekerjaan rumah lainnya.hal itu di lakukan nya secara rutin setiap hari pulang sekolah.
" oma,bisakah aku pergi ke pesta temanku nanti malam?" dengan nada ragu nora mencoba bertanya kuatir ia tidak akan di ijinkan pergi di karenakan nenek nora sangat disiplin menjaga nora.
ia tahu neneknya tidak akan mengijinkannya pergi hanya dengan alasan ke pesta temannya.
nora tidak mendapatkan jawaban apa apa.yang ada neneknya malah menyuruhnya membersihkan patung patung kecil yang di pakai untuk ritual oleh majikannya.
dengan segera nora beranjak dari samping neneknya dan membersihkan semua patung.
hari telah beranjak malam hari nora semakin gelisah.
ia di kejutkan dengan teriakan neneknya dari lantai dua memanggilnya
" nora jam berapa kau akan berangkat ke pesta?dengan siapa kau pergi ke sana,dan jam berapa kau akan kembali ke rumah?"
segera nora naik ke lantai dua mendekati neneknya yang sedang merapikan pakaian
" jam delapan nek,dan aku ke sana dengan salah seorang teman dan mereka akan menjemput ku di sekolah.aku pastikan akan segera pulang setelah selesai"
nora berusaha meyakinkan nenek dengan niat agar ia di ijinkan pergi.
__ADS_1