
masih dalam suasana pertemuan
semua berkumpul di dalam kamar hotel itu
keadaan mereka santai tanpa ketegangan
marcos kembali menuangkan minuman beralkohol ke dalam gelasnya
sambil berbincang bincang dan masih dalam pokok pembahasan yang sama
nora membagikan beberapa roti kepada teman temannya dan juga minuman ringan
ia memberikannya juga untuk stev
" tidak nora aku tidak akan minum ini aku akan minum minuman beralkohol"
stev menolak minuman yang di sodorkan nora kepadanya sambil menuang minuman berbau alkohol ke dalam gelasnya
sementara nora sibuk membagi bagikan roti dan makanan ringan lain diam diam marcos memperhatikan nora dan terus menatapnya
" nora kemari duduklah di sampingku "
marcos meminta nora untuk duduk bersamanya
nora ragu untuk duduk di samping marcos
" mari nora duduklah di samping sir marcos "
ivana menarik tangan nora perlahan dan mempersilahkan nora duduk bersama marcos
" tapi..tapi .."
nora merasa enggan
" tidak apa apa nora duduklah santai saja sir hanya ingin kau menemaninya"
bisik ivana di telinga nora
nora duduk dengan tenang sambil menyimak pembicaraan mereka
tanpa nora sadari henry memperhatikannya juga
raut wajah henry berubah saat melihat nora duduk berdekatan dengan marcos
henry terlihat sangat kesal namun ia tidak bisa bicara apa apa
di sela sela pembicaraan yang berlangsung henry menulis di kertas dan menyodorkannya kepada nora
" nora entah perasaan seperti apa yang aku rasakan terhadapmu tapi kali ini aku sangat sedih melihatmu duduk di samping pria lain "
nora membaca tulisan henry dan segera meremas kertas itu dan menyelipkannya di balik sofa tempat ia duduk
dada nora berdegup saat membaca tulisan henry
ia kuatir sir marcos akan melihatnya
nora menatap henry yang duduk berhadapan dengannya
__ADS_1
wajah henry terlihat muram dan nampak gelisah
nora menyadari perasaan henry terhadapnya
ia tau henry menyukainya karena beberapa waktu lalu henry sempat memberi sinyal untuknya tapi tidak di dihiraukannya
nora menjadi serba salah
ia tak ingin membuat henry cemburu dan sedih karena melihatnya duduk di samping marcos
sementara ia tidak mungkin menolak permintaan marcos yang merupakan orang yang sangat di segani di organisasi mereka
nora menjadi bingung entah apa yang harus dilakukannya
apalagi marcos memintanya untuk tinggal bersamanya di hotel lain
dengan sangat terpaksa nora mengabaikan perasaan henry
selesai perbincangan dan membahas banyak hal marcos mengajak nora ke lobby hotel
" nora ikutlah denganku aku ingin bicara sebentar di lobby mari nora "
nora dan marcos meninggalkan kamar tempat mereka berkumpul dan membiarkan yang lain yang masih berada di dalam
marcos dengan lembut meraih tangan nora menggenggamnya dan mengajaknya ke lobby hotel
mereka duduk berdua di sana
" nora apa kau dengar apa yang ku katakan tadi di dalam
aku ingin kau tinggal bersamaku beberapa hari sebelum aku kembali ke jerman
lepas dari hubungan kita sebagai sesama satanis ada hal lain yang ingin ku sampaikan padamu nora tapi tidak sekarang
aku akan membuat sebuah kejutan untukmu
dan nanti kau akan tau "
nora menatap mata hijau stev dengan bimbang
sesekali nora menunduk malu
marcos adalah seorang pria bule berkebangsaan asing dan usianya terpaut beberapa tahun lebih tua dari nora
marcos belum pernah menikah dia masih berstatus single dan itu merupakan ketetapan di dalam satanisme bahwa setiap anggotanya tidak boleh ada keterikatan apapun dengan siapapun di sekitarnya terkecuali ikatan dengan iblis
" nora apa kau bersedia ikut denganku ke hotel lain tempat aku menginap besok?
aku akan kembali menjemputmu di sini
untuk malam ini siapkan semua keperluan yang akan kau bawa besok berkemaslah karena besok kita akan mengadakan studi teritorial dan setelah kau berkemas aku akan mengantar barang barang milikmu ke hotel tempatku tinggal "
marcos menyampaikan permintaanya dengan nada yang sangat lembut
" baiklah sir aku akan berkemas dan ikut denganmu besok "
nora segera berdiri dan hendak melangkah pergi kembali ke kamarnya
__ADS_1
" dear nora ada yang terlupakan " marcos memegang tangan nora
" apa itu sir "
nora berpaling menatap marcos
pipi nora berpapasan dengan pipi marcos
marcos langsung memeluk nora dan mencium pipinya
" ini yang hampir terlupakan..ciuman untukmu sayangku nora.."
marcos mencium pipi dan dahi nora sambil menatap nora dalam dalam
" selamat malam sayang semoga mimpi indah dan sampai jumpa besok "
setelah itu marcos keluar dari hotel menuju mobilnya dan melambaikan tangannya
nora menatap kepergian marcos dengan berjuta tanda tanya dan beban di pikirannya
di usianya yang masih remaja nora sudah harus mengenal cinta
cinta yang belum tentu murni dan membuahkan kasih sayang
cinta yang di perkenalkan kepada nora adalah cinta eros penuh nafsu dan itupun terjadi di tempat yang tidak seharusnya
dunia satanisme mengharuskannya untuk tidak menolak setiap pria yang berpengaruh di organisasi itu yang menawarkannya untuk ingin bersamanya
salah satunya marcos
padahal marcos adalah pria dewasa dan usianya terpaut sangat jauh dengan nora yang masih sangat belia
hati nora bercampur aduk antara menerima dan menolak
jika ia menolak maka hal itu akan di anggap sebagai sebuah kesalahan dan akan berakibat fatal bagi dirinya
di sementara ia menerima maka tubuhnya yang akan ia korbankan
nora berada dalam pilihan yang sangat rumit
satanisme menuntut pengorbanan yang sangat berlebihan dari setiap pengikutnya
dan puncak dari pengorbanan mereka adalah diri mereka sendiri yang harus di persembahkan kepada iblis sebagai penguasa tunggal kegelapan atau lebih di kenal dengan " king of the darkness"
apalagi status nora adalah seseorang yang di persiapkan untuk menjadi calon pengantin iblis
kelak ketika usia nora di anggap telah cukup dewasa maka ia di persiapkan untuk menikahi lucifer dan nora akan di kirim ke negeri belanda karena di sana terdapat sebuah kuil iblis atau yang biasa di kenal dengan black house yang di khususkan untuk melakukan berbagai ritual satanisme
dalam relung hati nora selalu ada teriakan minta tolong meskipun itu tak pernah di dengar oleh manusia manapun
jiwa nora sangat tersiksa dan di hantui ketakutan dari waktu ke waktu
tak ada teman dekat yang bisa ia percaya untuk menceritakan semua kepahitannya
menceritakan semua kengerian yang di rasakannya
nora berpikir sudah tentu tidak akan ada yang mau mendengarkan apalagi mempercayainya
__ADS_1
nora hanya bisa berharap suatu hari nanti akan ada cahaya yang dapat menuntunnya keluar dari jalan gelap yang sedang di laluinya saat ini
cahaya yang dapat menolongnya melepaskan rantai iblis yang telah membelenggu jiwa dan kehidupannya agar kelak ia bisa menjadi nora yang dulu dan kembali menjalani hidupnya dengan normal tanpa di ikuti roh jahat dan setan setan yang selama ini membuntuti dirinya