
Bimbang bukan?
antara berharap kesempatan kedua ataukah aku harus berhenti mengharapkan dirinya terus-menerus?
aku ingin berhenti mengharapkan dirinya agar hati ini tidak terus menerus tersiksa dengan rasa yang tersisa ini
tapi, aku juga tidak bisa untuk tidak memikirkan dirinya
terkadang ketika aku sendiri, memori tentang dirinya terlintas begitu saja di pikiranku. dan itu berhasil membuat aku berbunga-bunga.
tapi, sikapnya yang seakan menolak ku juga terlintas. dan membuat aku bertekad untuk melupakannya
aku ingin mencoba pilihan kedua. yakni melupakan dirinya
namun, ketika aku sendiri mendengar musik yang menjadi hobi ku,
tiba-tiba saja pikirku melayang kepada nya.
aneh bukan??
setiap malam, aku baru bisa memejamkan mataku ketika aku berhalusinasi tentang dirinya terlebih dahulu
seakan itu sudah menjadi suatu kegiatan wajib sebelum aku dapat tertidur pulas
namun..
aku mau untuk berusaha melupakan dia mulai sekarang
walaupun banyak bayang-bayangnya yang berkeliaran di pikiran dan hati ku, akan aku usahakan semaksimal mungkin untuk melawan
aku akan berusaha untuk tidak lagi peduli tentangnya...
__ADS_1
tidak lagi untuk selalu rajin dan semangat membalas chat darinya
dan tidak mau peduli dengan apapun yang dia lakukan
aku hanya ingin menyembuhkan luka hatiku karena rasa yang masih ada ini.
ada 1 lagu yang sangat terngiang-ngiang di pikiranku
begini liriknya
"biar aku yang pergi, biar aku yang tersakiti, biar aku yang berhenti, berhenti mengharapkan mu..
ohh Tuhan kuatkan aku menerima semua ini.. jika dia memang untukku, ku harap kembalikan dia padaku"
lagu yang sangat relate dengan hatiku saat ini.
makna yang ku dapat dari lagu ini adalah tentang kerelaan, tidak egois, dan belajar untuk mengikhlaskan dirinya
ketika aku scroll tik t0k pun, ada 1 quote yang berkata
"dimiliki tidak bisa, dilupakan juga tidak bisa"
astaga.. bahkan aplikasi saja mengerti perasaanku saat ini..
dan, 1 quote yang sangat menggambarkan akhir kisah hubungan kami dan yang ku rasa saat ini
begini bunyinya
"ternyata putus baik-baik itu nggak enak banget, apalagi kita putus bukan karena org ketiga, lebih sakit putus karena keadaan. bahkan aku nggak punya alasan untuk benci kamu, kamu nggak pernah nyakitin aku,kamu bahkan baik banget. dan nggak ada alasan buat aku berhenti menyayangi mu"
ohh astaga..
__ADS_1
tik t0k sangat mendukung perasaan ini..
ingin sekali aku memberikan video itu untuknya, tapi aku tidak punya keberanian sebesar itu..
aku terlalu malu untuk melakukan itu..
huft...
aku rindu padanya...
did you know guys?
kangen banget tapi berusaha nggak peduli. IS ANOTHER LEVE OF PAIN
aaaaaa... aku kangen banget sama dia ðŸ˜
tapi aku tidak mau menunjukkan rasa rinduku padanya. bukan karena aku gengsi, tapi aku terlalu takut dia semakin tidak suka padaku..
bahkan aku takut orang-orang disekitarnya yaitu teman-temannya malah menjadi risih dengan ku yang berakibat aku dicap tidak baik
aku harus bagaimana Tuhan?
ada sebuah lagu yang liriknya begini
"sudah simpan saja rasa ini tanpa kau tau, bagaimana ku bisa dapatkan hatimu.. menunggumu mungkin ada kesempatan untuk ku hingga suatu saat kau bisa menjadi milikku Seutuhnya"
haruskah aku simpan saja rasa ini?
jika terus disimpan sakit, jika di keluarkan, aku malu.. sangat malu..
huft..
__ADS_1
harus kah aku berhenti atau berharap? :"(