Little Diary

Little Diary
semangat anak baik :)


__ADS_3

sudah ku dekati agar bisa dibicarakan secara baik-baik..


ternyata selalu menghindar..


disaat sudah berada di moment yang tepat, di tolak..


"sudah terlambat... pergi dulu" katanya saat aku mencoba untuk mengklarifikasi semuanya..


aku hanya ingin menjelaskan semua nya, tapi aku selalu ditolak, dan di anggap salah..


untuk kata maaf, aku tidak layak mendapatkannya.


bahkan mereka menyindir ku, agar aku sadar bahwa aku salah, padahal nyatanya aku disini yang tertuduh..


baiklah.. jika itu menurut kalian benar, dan bisa membuat kalian bahagia, akan aku ikuti..


aku lelah untuk kali ini..


aku sangat lelah...


aku ingin menangis untuk meluapkan dan melupakan semua rasa ini..


aku tak lagi ingin menjadi munafik. sudah cukup mental ku sakit dengan semua ini...


mental ku sudah bukan lagi sakit, tapi hancur se-hancur hancurnya..


mental ku sudah tidak berbentuk lagi..


untuk kali ini, ijinkan aku menjadi egois demi kesehatan mentalku yang sudah hancur dibuat kalian..


aku sadar diri, bahwa kalian hanya membutuhkan aku disaat kalian butuh pertolongan, bantuan, dan ketika kalian menemukan kesulitan.


tapi, begitu kalian bersenang-senang, kalian akan melupakan aku..


bahkan hanya sekedar meminta makan pun aku takut untuk menyampaikan itu kepada kalian..


AKU IRI.. IRI DENGAN 2 SAUDARA KU YANG LAIN..


kenapa? kenapa di saat mereka hanya berteriak ingin itu, kalian ketar ketir, secepat kilat kalian bergerak demi memenuhi keinginan mereka?..


tapi kenapa disaat aku yang meminta, jawaban kalian hanya "makan yang ada.. sudah tidak ada uang lagi untuk beli"


kenapa?? kenapa kalian seperti itu?


aku ini anak kandung kalian atau bukan?


kenapa aku diperlakukan seperti anak tiri? ohh tidak, bahkan anak tiri masih lebih beruntung daripada aku..

__ADS_1


di dalam rumah ini, aku hanyalah babu yang kalian suruh se-enaknya..


aku tidak pernah sekalipun merasakan kasih sayang tulus kalian..


bahkan ketika sakit pun kalian memarahi ku,


"jangan sakit dong, pekerjaan kantor lagi banyak, nggak ada waktu ngurusin org sakit"


kalian tahu, betapa hancurnya hati ku saat kalian berkata seperti itu?


kalian tahu, betapa besar usahaku untuk menahan semua ini?


OHH TUHAAAAANNN....


AKU INGIN PERGI JAUH DARI KEHIDUPAN MEREKA, AGAR MEREKA LEBIH TENANG DAN BAHAGIA..


AKU LELAH...LELAH JIKA TERUS HIDUP DENGAN KEADAAN MENTAL KU YANG SUDAH TIDAK LAGI BERBENTUK DAN TIDAK LAGI SEHAT..


opa.. Oma...


aku rindu pada kalian..


kalian yang menjadi tempat aku berkeluh kesah, sekarang Telah pergi meninggalkan aku sendri,.. lantas? kemana lagi aku harus pergi untuk mengadu? kemana lagi harus aku ceritakan semua rasa sakit ini?


sekarang, aku merasa seperti orang yang menumpang hidup di dalam 1 keluarga yang bahagia..


menumpang makan, minum, tidur, dan lainnya..


aku merasa seperti anak yatim piatu..


ataukah memang benar aku anak yatim piatu?


jika benar, aku sudah siap untuk kenyataan itu.. aku tidak siap jika ternyata aku mempunyai orang tua lengkap tapi hidup seperti anak yatim piatu...


aku yang tidak lagi punya orang tua, walaupun kenyataannya ada tapi rasanya seperti tidak memiliki orang tua kandung..


aku yang tidak lagi punya teman yang benar-benar bisa aku ajak untuk berbagi cerita..


aku bahkan hidup dengan orang-orang yang membully ku secara terang-terangan..


12 tahun aku bersekolah, dan setiap hari hanyalah kata-kata Bullyan yang aku terima..


orang tua ku tahu? ohh tentu saja tidak... mereka mana mau tau kehidupan sekolah ku??


bahkan disaat aku mencoba untuk menceritakan pembulian itu, respond mereka hanya "ya udah, berarti perbaiki diri"


kalian tahu? hatiku serasa ditusuk 1.000 jarum..

__ADS_1


sakit. sangat sakit....


aku bercerita dengan orang yang ku anggap rumahku, ternyata..


aku tidak punya siapapun untuk aku anggap rumah..


aku sendirian, tak punya orang tua, tak punya teman, tak punya hal yang berharga..


bahkan ketika aku tidak mendapatkan ranking, namun nilai ku naik, mereka menyalahkan ku,


"belajar apa aja sih? kok nggak masuk 5 besar?"


"dikasih makanan yg bergizi kok otaknya bodoh banget"


HAHAHAHAHAHAHA..


sungguh lucu perkataan mereka..


usaha belajar ku selama ini sia-sia..


aku berusaha belajar mati-matian, tapi tak pernah dihargai..


bahkan semua hal yang aku lakukan tak dihargai sama sekali..


sakit yah.. :))


namun, hatiku sudah kebal dengan semua itu..


untuk kali ini, ijinkan aku menangis untuk meluapkan emosi yang ada..


aku juga manusia yang gampang lelah dengan perkataan mereka yang se-enaknya terhadap ku..


sejujurnya, aku ingin istirahat dengan damai.. tanpa harus bangun dan mendengarkan perkataan pedas mereka..


aku sudah tidak sanggup lagi untuk itu..


aku lelah, aku cape..


Tuhan, bisakah aku ikut opa dan Oma ku saja?


aku lelah jika hidup hanya sebagai pembantu dan supir dengan status anak :))


atau, adakah dari kalian yang tau, bagaimana caranya agar aku bisa bertemu opa dan Oma ku dengan cepat?


if you know, let me know :))


thank you:)

__ADS_1


__ADS_2