
Dua bulan telah berlalu setelah berita kematian dari musuh\-musuh mereka, semua hal berbau dendam sudah menghilang dari kehidupan mereka. Tepat setelah ujian kenaikan kelas, sekolah mereka mengadakan liburan akhir semester. Tujuan liburan ini adalah pantai di kota Sakura. Pantai mereka terkenal dengan keindahan dan pasirnya yang putih, namun kali ini bukan itu yang akan dibahas. Meskipun sudah sampai di tempat tujuan mereka, ternyata hotel tempat mereka menginap kekurangan kamar, sehingga satu kamar harus ditempati oleh dua orang. Mereka sudah menemukan paskamar mereka namun LingLing harus berbagi kamar dengan Long Feng karena hanya mereka yang belum mendapatkan pasanagn. Dengan perasaan terpaksa Long harus mau sekamar dengannya namun LingLing harus menahan rasa takutnya karena mereka sekamar. Semua itu tak ada yang kebetulan, sudah pasti ini semua direncanakan oleh adik mereka FaiFai yang ternyata juga satu kamar dengan kekasihnya. Setelah malam tiba, mereka harus beristirahat namun LingLing terus terjaga karena takut.
Long yang merasa khawatir mencoba menjahilinya agar mau tidur, namun cara itu tidak bekerja. Akhirnya dia meminta bantuan kepada FaiFai agar mau bertukar kamar namun dia menolak. Long makin kasihan padanya dan memutuskan untuk ikut bergadang sambil bermain game, dia mengatakan bahwa dia baru akan tidur jikalau LingLing mau tidur. Dia masih tetap pada pendiriannya dan memutuskan untuk bergadang sampai pagi tiba, sekali lagi Long meminta bantuan pada adiknya dan dia hanya membalas dengan kalimat “Tarik tangannya, lalu peluk dia. Pastikan kau juga menyelimutinya. Oh, ya… jangan lupa berikan dia ciuman selamat malam.” Pada awalnya Long ragu dengan saran adiknya namun karena tidak mempunyai pilihan, dia mendekati LingLing yang mendekup disebelah tempat tidur dan mengangkatnya ke tempat tidur. LingLing sempat memberontak namun setelah Long memeluk dan memberikannya ciuman selamat malam, diapun berhenti merontak dan tidur dengan pulas. Ketika waktu menujukan pukul 3 pagi, FaiFai mendatangi kamar mereka dan mengambil beberapa gambar.
Pagi pun tiba, mereka segera bersiap\-siap untuk bermain ke pantai, ya… meskipun tidak semuanya. Long dan LingLing masih tertidur karena bergadang. Meskipun bangun kesiangan, mereka masih sempat untuk mengikuti permainan di pantai. Mereka semua bersenang\-senang, sampai pada akhir dari permainan yaitu Balon Romantis, dalam permaian ini para pemain diwajibkan berpasangan dengan lawan jenis \(Pria dan wanita\), setelah itu, para pasangan akan menagan balon dengan kepala mereka hingga garis Finis. Pada awalnya, Long tidak mau bermain permainan ini, namun LingLing tersus memaksanya untuk ikut hanya demi memenangkan sebuah es buah. Long tidak begitu tertarik dengan es buah tersebut, namun dia heran mengapa LingLing begitu tertarik dengan es buah itu. Long mulai curiga dengan adiknya karena LingLing terus melihat kearah adiknya. Hingga pada akhirnya mereka berhasil memenangkan permainanya, namun saat tiba digaris Finis balonnya tiba\-tiba meledak dan mereka berdua tak sengaja berciuman.
__ADS_1
LingLing langsung pergi karena merasa malu, sementara Long terus memandangi adiknya yang sudah memecahkan balon tersebut. LingLing terus memikirkan kejadian tersebut sambil menyelimuti dirinya sedangkan Long mencarinya keseluruh pantai hanya untuk memberikan gambar yang sudah ia perebutkan dengan FaiFai. Waktu berjalan begitu cepat, Long memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Sampai dikamarnya, dia terkejut karena melihat LingLing menangis dibalik selimut, karena marah LingLing menyuruh Long pegi dari kamarnya dan long langsung menganti pakaian lalu pergi begitu saja. Setelah satu minggu, LingLing merasa bersalah atas perlakuannya selama ini dan dia pun segera mencari Long. Setelah mencarinya di sekitar pantai, FaiFai menemuinya dan mengatakan bahwa Long ada di bukit dekat pantai. Merasa kesal karena sudah dijahili olehnya, LingLing memutuskan untuk kembali ke kamarnya dan tidak menghiraukan apa yang FaiFai katakan. Hiangga suatu malam, LingLing benar\-benar mencarinya kebukit dekat pantai, ternyata benar bahwa Long sedang meratapi bintang disana. LingLing kemudian mendekat dan duduk disebelahnya lalu minta maaf, Long hanya menjawab “ya”. LingLing yang sedang bimbang dengan perasaannya, menanyakan sesuatu kepada Long “Em…anu… Long, misalnya aku adalah kekasihmu apakah kau akan menikahiku? Em… itu…itu hanya perumpamaan saja, jadi kalau tidak dijawab juga tidak masalah.” Lalu Long menjawabnya dengan singkat ”Tidak” seketika ekspresi wajah LingLing berubah dan dia langsung pergi dari sana sambil menunjukan senyum palsu hanya agar tidak ada yang menyadarinya. LingLing yang merasa tidak mempunyai harapan lagi tidak mengetahui kalau Long sedang menahan dirinya agar tidak membuat LingLing kehilangan masadepannya di sekolah karena sikap dan tingkahlaku Long yang mudah cemburuan. LingLing kembali kekamarnya dan segera menyiapkan barang\-barangnya untuk kembali besok. Keesokan paginya, LingLing dan lon tidak menyapa ataupun berkata sedikitpun. Sikap mereka sangat dingin dan tak banyak bicara setelah kejadian malam itu. Hari\-hari di sekolah mulai terasa asing bagi Long dan LingLing mulai sering menangis memikirkan jawaban yang diberikan oleh long malam itu.
Setahun kemudian, FaiFai merasakan perubahan derastis diantara mereka berdua. Long yang selalu murung dan dingin sedangkan LingLing yang Mulai jadi pendiam, makin tegas, dan… makin dingin. Dia kemudian mencari tahu apa yang sudah terjadi pada mereka dan akhirnya, berkat Perkumpulan Serigala, FaiFai mendapatkan petujuk bahwa Long sedang menahan diri sedangkan LingLing sedang sakit hati karena mendengarkan jawaban Long. Berbagaicara sudah dilakukan oleh mereka namun, kedua orang ini benar\-benar teguh akan pendirian mereka masing\-masing, sampai\-sampai melupakan teman mereka. Sebulan kemudian, Ujian Kelulusan Siswa diadakan dengan sangat ketat karena ulah Ketoa OSIS, LingLing. Setelah ujian selesai, ada beberapa siswa yang harus mengikuti remidial, namun banyak pula yang berhasil lulus dalam ujian tersebut. Seminggu kemudian setelah pengumuman, Sekolah mengadakan acara perpisahan bagi siswa yang telah lulus pada ujian sebelumnya. Semua berjalan begitu lancar namun, FaiFai merencanakan sebuah ide yang begitu berbahaya bagi dirinya sendiri, terutama Long dan LingLing. Pada akhir acara, FaiFai memposting gambar yang sudah membuat hubungan mereka berdua menjadi semakin dekat.
Satu jam kemudian, gambar tersebut mendapatkan tanggapan positif dari beberapa orang, namun tak jarang ada juga yang tidak suka dengan memberikan tanggapan negatifnya. LingLing sempat melihat postingan tersebut namun tiada yang sangka bahwa dia akan mengira kalau Long yang sudah memposting gambar tersebut. Dia segera menemui Long dan menamparnya dengan keras, Long hanya bisa menundukan kepala dan meminta maaf, meskipun dia tahu kalau itu bukan salahnya namun setelah kejadian malam bintang tahun lalu, Long tak pernah bisa menolak semua perkataan LingLing. FaiFai terkejut dengan kejadian ini dan segera mengatakan bahwa semua itu adalah salahnya, namun Long segera memotong pembicaraan dan sekali lagi meminta maaf kepada lingLing, FaiFai kemudian menarik tangan Long dan memarahinya karena sudah berbohong. Long hanya bisa tersenyum dan mengatakan bahwa itu adalah akibat yang akan dia dapatkan bila FaiFai mencoba ikut campur dengan urusan orang lain. Akhirnya, mereka memutuskan untuk menjalani hidup masing\-masing. LingLing yang memutuskan untuk melanjutkan bisnis keluarganya dan Long beserta FaiFai memutuskan untuk bekerja sebagai informan atau lebih tepatnya seorang penjual informasi.
__ADS_1
Ada pula hikmah yang dapat dipetik pada cerita Bagian pertama ini, yaitu
~Jangan pernah mengambil kesimpulan tanpa mengetahui keseluruhan dari kebenaran yang ada, tanpa mengetahui kebenaran, kita tidak akan menemukan kesalahannya dan tanpa mengetahui kesalahannya, kita tidak akan mengetahui kebenarannya.
~Yang terakhir, Sampai Jumpa di Long Feng Bagian 2,
__ADS_1
Oh, ya… sebagai bocoran di Bagian ke-2, Long akan menjadi pengawas LingLing, dan di bagian ini Long akan menemukan jalan (kalau tidak menemukan jalan berarti dia tersesat, hehehe)
~Have Your Nice Day