
Kevin tertidur dengan Enjel dan terbangun setelah mendengar pengumuman dari pengeras suara. Kevin melihat Enjel yang berusaha membuka matanya pura-pura tertidur.
“ Ini benaran Kevin,di liat kayak gini ganteng juga. Pantesan cewek-cewek itu pada gila semua.” Batin Enjel sambil memandangi Kevin.Kevin yang di pandang seperti itu oleh Enjel tak mau menunda waktu untuk Enjel menyatakan perasaanya.
“ Hmmm.Mau pegang nggakpapa kok, Aku seneng “. Kata Kevin membuka mata dan memberikan ciuman pada Enjel.
“ Kevin bisa nggak lepasin gue.” Kata Enjel.
“ Nggak akan udah aku genggam nggak akan aku lepasin “. Jawab Kevin sambil menunduk untuk melihat wajah Enjel.
“ Enjel gue tau lo marah sama gue,karna gue nggak buat suasananya sedikit romantis. Gue nggak bisa tunggu sampai esok maukan jadi pacar gue? Tanya Kevin
Enjel bingung dengan perasaanya, jantungnya berdetak begitu cepat.ia se akan takut untuk memandangi Kevin.dan hanya menganggukan kepala.
“ Kenapa nggak liat aku sih”.Kata Kevin
“ Gua kan udah jawab “.Kata Enjel
“ Oohh Keceplosan gue”. Batin Enjel tanpa berbalik melihat Kevin.
Kevin se akan Gemas dengan tingkah Enjel mencubit hidung Enjel.
“ Tapi aku mau kita nggak boleh pakai Gue Loh Lagi sayang.Pakai Aku kamu yah. Kata Kevin
“ Yaudah lepasin Gue dong”.Kata Enjel dan mendapat tatapan tajam dari Kevin.
“ Maaf aku keceplosan. Aku mau ke kelas Vin,pasti aku di cari sahabat Aku. Kata Enjel.
“ Sayang nggak mau liat aku,aku nggak bakalan lepasin.” Jawab Kevin
“ Kevin.Kata Enjel dan melihat ke arah Kevin
“ hmmm apa sayang.”Jawab Kevin berusaha menahan tawanya karena dia sudah tau Enjel kesal dengan ulahnya.
Dering hp Kevin membuat Kevin berhenti menggoda Enjel dan mengambil Hp di atas meja tanpa melepaskan pelukanya.
“ Halo Pa,maaf Kevin nggak sempat makan siang bareng Papa,dan teman Papa”.Jawab Kevin
“ Nggak apapa Kok Vin,Papa ngerti.” Jawab Pa Edwin. “Papa nelpon kamu ngasi tau kalau mama lagi sama sahabatnya. tadi selesai Ngajar mama langsung ke rumah sahabatnya.nanti kalau pulang ,tolong jemput mama yah nanti papa kirim alamatnya ke kamu.” Kata Pa Edwin.
“ Baik Pa “Jawab Kevin.
“ Enjel makasih yah udah mau jadi pacar aku.”Kata Kevin dan Enjel tersenyum.
“ Makan yuk aku tau kamu pasti lapar.”Ucap Kevin.
“ Tapi Hp aku Vin.” Kata Enjel.
__ADS_1
Kevin mengembalikan Heandphon Enjel.Dan mereka keluar dari ruang Uks.Kevin tetap memegang tangan Enjel biarpun banyak tatapan dari Mahasiswa di situ.Enjel menelpon kedua sahabatnya karena tidak biasanya mereka tidak mencarinya.
“ Halo Enjel lo dimana ,kita berdua nyari loh dari tadi Njel.Kata Rere
“ Maaf Re, kalian di mana aku kesitu sekarang.” Kata Enjel.
“ Kita di Kantin lo belum makan kan,buruan”. Jawab Rere
“Iya Bawel”.Jawab Rere sambil tertawa.
“ Sayang itu sahabat kamu yah, maaf yah karna aku kamu jatuh tadi.”Kata Kevin.
“ Nggakpapa Vin,bukan salah kamu aku ajah yang kurang hati-hati.makasih yah udah nolongin aku.” Jawab Enjel.
“ Ia sayang itu sudah tugas aku”.Kata Kevin tersenyum dan menggengam lebih erat tangan Enjel sebagai bukti bawa Enjel adalah miliknya.mereka berdua tak menghiraukan tatapan dan perkataan anak-anak Kampus itu.
“ Vin makan bareng aku sama sahabat aku di kantin yuk.” Kata Enjel.
“ Iya sayang boleh nggak sekalian aku ajakin teman aku.dia pasti udah nungguin aku dari tadi.” Kata Kevin.
“ Boleh kok”.Kata Enjel.
Kevin menelpon Riko karena ia tau Riko pasti sudah menunggunya dari tadi di kelas.
“ Hai Bro,ke kantin sekarang kita makan siang di sana.Kata Kevin dan menutup panggilan telphonya.
“Auuh sakit Nggi,berarti gue gak mimpi dong”.Kata Rere. Anggi mengelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu.
Setelah sampai di Kantin, Enjel dan Kevin menghampiri Rere dan Anggi. Kevin memberikan kursi untuk Enjel dan duduk di samping Enjel, sambil berhadapan dengan Anggi dan Rere.
“ Sory “.Kata Enjel
“ Nggakpapa Kok santai ajah Enjel.” Jawab Anggi.
“ Enjel gue gak mimpi kan ini benaran loh ?”Pertanyaan Rere membuat Kevin berusaha menahan tawanya. karena dia sudah tau reaksi apa yang akan di berikan kedua sahabat Enjel kalau tau mereka berdua jadian.
“ Mulai Kumat lagi nih si anak”.Kata Anggi sambil memutar bolah matanya.
Enjel berusaha menahan kegugupanya. Dan Kevin menyadari itu menggenggam tangan Enjel di pahanya.
“ Re,Nggi Gue emang udah jadian sama Kevin.” Kata Enjel.
Perkataan Enjel membuat Anggi dan Rere terkejut sehingga Rere yang saat itu meminum air langsung memuncrat keluar. Anggi dan Enjel menepuk belakang Rere.
“ Gini nih,makanya Re kalau bicara itu jangan sambil minum gini kan jadinya.”Kata Anggi yang berusaha menahan tawanya.
Kevin hendak memberikan penjelasan Ke Anggi dan Rere di kagetkan dengan tepukan ta pada bahunya.
__ADS_1
“ Hai Bro, sory tadi gue masi anterin cewe gue Ke salon.” Kata Riko dan duduk di samping Enjel. Kevin melihat Riko memberikan tatapan yang tidak suka pada nya.
“ Kevin gue duduk di sini boleh”.Kata Riko yang sengaja memancing amarah Kevin.
“ Nggak boleh pindah loh di sebelah Gue”.Kata Kevin berusaha tersenyum dan menahan kekesalanya.
“ Sayang ini sahabat aku.kita berdua udah sahabatan lama dia pindah dari Amrik lebih dulu beberapa bulan baru Aku.” Kata Kevin sambil mengenalkan Enjel pada Riko.
“ Oh yah,ini sahabat Aku Vin Ka Riko Kita bertiga satu jurusan.
Kata Enjel mengenalkan sahabatnya Kepada Kevin dan Riko Saat Riko Hendak mengulurkan tanganya pada sahabat Enjel. Riko Mendapat tatapan tajam dari Kevin.Riko Cengengesan sendiri karena tau Kevin akan seperti itu.
“ Kalau gitu aku pesanin makanan ajah dulu “.Kata Enjel.
“ Rere ,Anggi kalian mau pesan apa?Tanya Enjel.
“ Kita Berdua nasgor ajah.” Kata Rere.
“ Kalau kamu Vin ? Tanya Enjel.
“ Samain ajah sama kamu sayang”.Kata Kevin membuat Rere, Anggi, dan Riko Berpura-pura batuk membuat Enjel memalingkan wajahnya.
“ Kalau Gue samain ajah sama Kamu dan Kevin.Kata Riko sambil tersenyum ke Enjel. dia seakan senang memancing kemarahan Kevin.
Enjel memesan makanan mereka dan kembali ke tempat duduknya.sambil menunggu pesanan,mereka bercanda dan sesekali menggoda Enjel dan Kevin.
Setelah selesai makan Enjel dan ke dua sahabatnya kembali Ke kelas mereka.Kevin dan Riko belum beranjak dari kantin karena mata kuliah mereka telah selesai.Ia memilih menunggu Enjel di kantin bersama Riko Sambil membahas bisnis mereka.
Di Kediaman keluarga Enjel
Suasana siang itu se akan menambah semangat pada kedua sahabat yang sudah terpisah sejak lama. karena pekerjaan dari suami mereka ,mengharuskan mereka untuk ikut ke manapun suami mereka pergi.
Mereka bernostalgia dengan menceritakan kisah mereka saat mudah duluh sambil mencicipi masakan yang mereka masak bersama siang itu sambil bersenda gurau di pinggir kolam renang.
__ADS_1