
halo semua, maaf author lama banget baru update
author sebenernya mau update lagi udah lama, tapi ga ada ide😅
author mungkin akan update paling engga satu minggu sekali
oke kita lanjutin ceritanya ya
HAPPY READING🤗
di tempat Chen Xu dan Long Qian berada
Xue Lang dan yang lain pergi menemui Chen Xu
"ini barang yang kau minta" ucap Mo Lian lalu melempar cincin pada Chen Xu
"terima kasih" sahutnya singkat lalu memakai cincin tersebut
"aku menemukan ini saat kami baru selesai menghabisi monster tadi" ucap Xue Lang sambil menunjukkan liontin milik Long Qian
"ah ini milikku, terima kasih sudah mengembalikannya" ucap Long Qian lalu mengambil Liontin tersebut
"tak masalah, hari sudah mulai gelap kita tak bisa melanjutkan perjalanan" ucap Xue Lang sambil memperhatikan langit yang sudah mulai gelap
"di dekat sini ada goa, kita bisa beristirahat disana untuk sementara" sahut Chen Xu
"baiklah kalau begitu, apa kau bisa berjalan?" tanya Xue Lang sambil memperhatikan Long Qian yang dadanya sudah terbalut perban
"aku tak apa"
"baiklah ayo kita ke goa"
di goa saat malam hari, mereka duduk mengelilingi api untuk menghangatkan diri
"oh ia tadi aku belum sempat memperkenalkan diri, perkenalkan namaku Long Qian yun" ucap Long Qian memperkenalkan diri
"aku Xue Yue Lang, aku yang tertua dari
__ADS_1
mereka"
"aku Zhang Yu Jian"
"aku Lin Yi Chen"
"aku Mo Liancheng"
"aku Chen Xu Kai"
"aku Li Xiao Yi"
"ya aku dari keluarga yun, aku anak pertama dari tujuh bersaudara" jawab Long Qian santai
"itu artinya kau punya enam adik?"
"ya aku punya enam adik perempuan"
"pasti merepotkan menjadi kakak pertama dan mengurus adik perempuan, aku saja harus sabar setengah mati mengurusi mereka berenam setiap hari" ungkap Xue Lang tanpa dosa
"oh jadi kau tidak mau mengurus kami? kau lelah menghadapi kami? siapa suruh kau yang tertua dari kami" sahut zhang Yu Jian kesal
"eh bu-bukan begitu, aku aku...."
"ais sudahlan aku mau tidur" bersandar di batu lalu memejamkan mata
"oh ia, apa yang membuat putra sulung sekte besar sepetimu berada di hutan misteri seperti ini?" tanya Lin Yie memecah keheningan
__ADS_1
"aku sedang menuju perjalanan pulang ke hennan, dan kebetulan jalan satu-satunya yang tersingkat adalah hutan misteri ini"
"wah kebetulan sekali, kami juga akan ke hennan" sahut Li Xiao Yi tiba-tiba
"oh benarkah? untuk apa kalian ke sana?"
"kami ini pengembara, kami ke hennan untuk sekedar singgah saja" ucap Zhang Yu Jian tiba-tiba dengan mata yang masih tertutup
"oh kalau begitu maukah kalian menghadiri acara peetunanganku satu minggu lagi?"
"oh, kau akan bertunangan?! katakan siapa yang akan jadi wanitanya? apa kau mengenalnya? apa kalian sudah pernah bertemu?" tanya Mo Lian antusias
"hei hei hei, kau ini, kalau bertanya itu satu-satu, bagaimana dia akan menjawab kalau kau terus bertanya?" ucap Lin Yie yang kesal dengan kebiasaan saudara nya itu
"aku akan bertunangan dengan putri kekaisaran Qin Han, kami sudah saling kenal karna kami memang berteman sejak kecil, dan pertunanganku dan Qin yue memang sudah di rencanakan sejak dulu" jawab Long Qian sambil mengingat wajah calon tunangannya
"Qin yue? apa maksudmu adalah Qin Yue Lian putri yang serba bisa dari kekaisaran Qin Han?" ucap Lin Yie sedikit terkejut
"oh kau mengenalnya?"
"siapa yang tidak tahu dengan tuan putri kekaisaran Qin Han yang satu itu, dia sudah terkenal bahkan sampai ke luar ke kisaran"
"kau benar, saat aku pergi ke berbagai tempat di negri tiga dunia ini aku sering mendengar namanya disebut" ucap Long Qian sambil tersenyum
"hari sudah semakin larut, sebaiknya kalian tidur" ucap Xue Lang sambil melihat keadaan di luar goa
"kak kau tidurlah juga, kau sudah dua hari tidak tidur karna menjaga kami" ucap Li Xiao Yi sedikit khawatir
"kalau aku tidur lalu siapa yang akan menjaga kalian? kalau tiba-tiba ada hewan buas saat kita semua tidur kau ingin mati duluan hah?!" terang Xue Lang sambil melihat kedua tangannya
"kau tidurlah juga, hari ini biar aku yang jaga" ucap Zhang Yu Jian lalu bangun dari tidurnya
"tidak kau tidur lah, biar aku yang berjaga" bantah Xue Lang
"hei bukan karna kau yang paling tua maka kau yang harus menjaga kami, kita ini saudara kau ingat, lagi pula kau dan aku hanya berbeda beberapa minggu saja kan, pergilah tidur, aku tak menerima penolakan" ujar Zhang Yu Jian sambil menatap kesal pada Xue Lang
"ais baiklah, aku akan tidur" ucap Xue Lang lalu membaringkan tubuhnya pura-pura tidur
"jangan coba begadang dan pura-pura seperti itu, aku tau kau masih belum tidur!" ucap Zhang Yu Jian sedikit berteriak
__ADS_1
"berisik!" igau Mo Liancheng lalu melempar batu yang ada di dekatnya ke arah Zhang Yu Jian tanpa sadar dan masih dengan menutup mata
"astaga anak ini, apa apaan melempar batu saat tidur, untung tidak kena" ucap Zhang Yu Jian sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal