
" Dek, ayo kita pindah, Abang mau kuliah di Malang, Nanti kamu lanjut sekolah di Asrama ya" Kata Bang Jesua.
" Apa bang? " tanyaku karena terkejut dengan ucapan kakak laki-lakiku.
" Kita bakalan pindah ke Malang adekku sayang" jawabnya sambil mengusap ujung kepalaku.
"Bang tapi ade tidak mau, kita kan baru 6 bulan pindah kesini, ade juga baru punya teman masa iya sih bang ade harus meninggalkan mereka" ucapku sambil memeluk guling.
" Pokoknya ade harus ikut abang. Abang tidak mau ade disini sendirian, kita sudah tidak memiliki keluarga yang bisa kita andalkan untuk tetap menjagamu de. Tolong de kali ini ikut sama abang ya?"
Jawaban Abang Jesua membuatku semakin sedih, apa yang dikatakan abang baru saja semua itu benar. Sudah tidak memiliki keluarga membuat kita harus tetap terus saling menjaga dan melindungi. Aku beranjak dari tempat tidurku dan berdiri disisi jendela dan memikirkan itu.
"Baiklah bang, ayo kita bersiap-siap, tapi sebelum itu izinkan aku berpamitan dengan Regi dan Reni ya Bang," jawabku sambil membalikkan badan menatap abang jesua.
"Kemarilah " katanya sambil merentangkan tangannya untuk memelukku. "Terimakasih ya de, karena ade dengerin apa yang abang mau" ucapnya sambil mengusap punggungku dengan penuh kasih.
__ADS_1
" iya bang, sebentar bang aku mau menghubungi sahabatku terlebih dahulu agar aku bisa berpamitan dengan mereka" Ucapku sambil melepaskan pelukan abang, dan berjalan ke Nakas untuk mengambil Handponeku.
📤 Geng Kedjche
👧 Hay Guys, bisakah kalian kerumahku sebentar? Ada yang ingin aku bicarakan.
🧒 Ada apa?
👩 Kenapa Aca sayang?
👧 Kemarilah sebentar saja Re.
Akhirnya setelah 30 menit mereka sampai dirumaku. seperti biasa mereka langsung menuju kerumah pohon yang ada dibelakang rumah.
" Regi, Reni, aku dan abang akan pindah" ucapku sambkl menatap mereka. mereka terkejut dengan ucapanku.
__ADS_1
"kenapa pindah ca? " tanya regi sambil terus menatapku.
"karena abang Je mau kuliah dimalang, dan dia tidak mau aku disini sendirian. Aku sebenarnya sedih karena harus berpisah dengan kalian, tapi aku juga tidak mau merepotkan abang ataupun kalian. besok disana abang akan mengantarkan aku tinggal diasrama" jawabku tersenyum sambil menatap Regi dan Reni. ada rasa ttidak ingin jauh dari mereka. dan mengusap ujung mataku secara kasar karena tak sanggup menahan rasa sedih itu. Mereka berdua bergeser mendekatiku dan memelukku .
"hiks hiks aku bakalan rindu sama kamu ca."
"aku bakalan rindu dengan kebersamaan kita disini" kata Reni.
Regi menatapku " Ca jaga diri dengan baik disana, jangan lupakan kita, kalau kamu libur main kesini ya," dia tersenyum dan memelukku dengan erat. Aku semakin menangis dipelukam mereka, Aku bahagia aku memiliki sahabat seperti mereka, biarpun persahabatan kami baru sebentar dan aku juga sedih karena aku akan jauh dari mereka berdua. sahabat yabg baik seperti mereka.
" Nanti tolong pamitkan ke Bunda dan Ayah ya, aku tidak bisa berpamitan secara langsung kepada beliau. Ini aku punya gelang couple buat kita bertiga he he he" sambil memakaikan sebuah gelang ketangan Regi dan Reni yang tak mahal harganya tapi aku membuatnya sendiri untuk mereka.
" ah cantik sekali Ca"
"Iya cantik dan lucu seperti orang yang membuatnya"
__ADS_1
"aaa sama-sama sahabatku, kemarilah aku ingin memeluk kalian lagi" kami berpelukan kembali.
" Tuhan jaga kedua sahabatku, semoga ketika kami dewasa kami selalu bersama dan bersahabat dengan baik"