Love In The Dormitory

Love In The Dormitory
episode 7


__ADS_3

Sebulan telah berlalu, sekolah berjalan lancar, dan dengan sifatnya yang humble membuat dia banyak dikenal oleh kakel, termasuk Koko and gengs, tapi seminggu ini Caca cukup disibukkan dengan kegiatan diasrama, menjalankan piket masak dan kebersihan dalam waktu seminggu, karena dia mendapatkan hukuman dari ibu asrama.


Berjalan mengendap-endap menuju gudang atas, membentangkan seprei bekas, dan merebahkan diri di seprei lusuh itu, Dia selalu ke gudang atas karena tempat itu sebagai tempat beristirahat agar tidak ketahuan ibu asrama setelah menjalankan hukuman.


...


Dari arah Timur ibu asrama berjalan bersama beberapa anak laki-laki, beberapa dari mereka membawa karung dan peralatan tukang.


" Koko Nanti kamu bereskan gudang atas ya, Kasihan kalau putri asrama yang membereskan, nih lewat sini" perintahnya sambil menunjuk tangga keatas.


"kalo yang lain ikut ibu ya, mau minta tolong memperbaiki Kran air dikamar mandi, ibu bingung ntah tower atau apanya yang rusak" ajaknya sambil berjalan mendahului anak yang lain.


Koko menaiki tangga sambil bersenandung "kok gue tiba-tiba kangen sama Caca ya, lihat dia kayak gue liat si dia dimasa lalu" katanya dalam hati. Setelah sampai digudang dia melihat sekitar dan ternyata gudang cukup bersih, dan rapi, hanya ada beberapa tumpuk yang harus dimasukkan kedalam karung. hanya membutuhkan waktu 1 jam ia bisa menyelesaikan semuanya.


"Aah kelar juga" ucapnya sambil membersihkan keringat diwajahnya. "Harus nyicil nih buat Nurunin, tar ah nunggu si ivan naik, apa masih ada yang belum kelar yah" tanyanya sendiri.


"loh itu siapa? " dahinya berkerut "perasaan tadi gue sendirian deh" ucapnya sambil berjalan menghampiri. Deg, langkahnya terhenti ketika ia melihat wajah seorang gadis yang sedang terlelap.

__ADS_1


"astaga anak ini ditempat kayak gini pun dia tidur"


"tidur kayak gini adja cantik, bikin gemes, mata ini mirip banget sama dia, tapi bibir ini yang bikin gue pengen banget cium dia" katanya dalam hati sambil menelusuri wajah gadis itu.


"eeemmbhh " Gadis itu mengeliatkan badannya , lalu mengerjakan matanya secara perlahan. menyesuaikan dengan cahaya disekitarnya.


"ah kok kayak liat kak Koko sih, ah mimpi nih gue" sambil menggelengkan kepala.


"ah kak Ngapain Disini" pekiknya


Bukannya menjawab koko menarik tangan Caca hingga caca berada di pelukan koko. Caca memberontak tapi koko diam saja dan semakin mempererat pelukannya.


Koko menatap dalam mata Caca, sehingga caca yang melihat tatapan itu bingung dan sulit untuk dipahami.


"Kak lepasin gue dong" pinta Caca pada Koko. Bukannya dilepas, Koko mendekatkan wajahnya dan "Cup…" Koko mencium bibir Caca. Caca yang terkejut dengan serangan dadakan itu mendorong Koko hingga dia terbentur tumpukan kardus yang ada digudang.


"Lo… … Aaaaa gue benci lo ambil ciuman pertama gue, gue jambak lo" Ucapnya kesal Lakiku berdiri menghampiri Koko, dan menambal rambut Koko dengan kesal.

__ADS_1


"rasain nih rasain ya, beraninya lo ambil ciuman pertama gue" emosinya sambil menarik rambut Koko dengan kesal.


" sorry Ca ,gue ga sengaja" jawabnya sambil menghindari Caca yang terus menjambak rambutnya.


"Gue ga mau tau, balikin"


"Hah apanya? "


"balikin ciuman pertama gue, Cepet bakikin" ucapnya sambil berusaha menjangkau kepala Koko .


" Lo mau gue balikin? " caca menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"beneran? tanya Koko lagi, "iya balikin" ketusnya


"Cup……" Koko mencium Caca kembali. dan ia membelalakkan matanya terkejut dengan kejadian itu lagi.


" Dah gue balikin ya" ucapnya sambil berlalu turun dari gudang sambil tersenyum.

__ADS_1


"aaaaaa sialan lo Ko. " pekiknya setelah tersadar dari hal tersebut


__ADS_2