
Entah apa yang difikirkan oleh jio saat itu,namun diam adalah satu-satunya hal yang jio lakukan.jio tak mau berbicara kepada rami padahal mereka begitu dekat.namun jio hanya berlalu dan memilih untuk bicara dengan teman-teman rami,sedangkan rami yang jelas-jelas ada disebelahnya saja tak ia ajak bicara.jio hanya sesekali memandang kearah rami,hal itu membuat rami berlalu pergi karena merasa dirinya memang tak sepantasnya ada didekat jio.
Rami begitu sedih dengan kenyataan-kenyataan yang ada.
Ia mencoba berpura-pura tegar dihari-harinya,rami selalu berangkat lebih awal hanya untuk melihat jio.setiap hari saat ia sampai di kantor ia selalu berkeliling untuk mengecek pekerjaannya dan juga sekaligus mencari keberadaan jio.
saat ia sedang menunggu temannya tiba-tiba jio lewat dan berdiri tepat dihadapannya,namun karena rami tak ingin terlihat seperti orang yang sedang patah hati,rami pun memanggil temannya dan bicara berdua dengan teman prianya itu.jio memandang rami dengan tatapan tak biasa namun rami malah berpura-pura tertawa dengan bercerita sesuatu yang lucu kepada temannya.
mereka berdua tertawa dan itu membuat jio yang tadinya berdiri tepat dihadapan rami tiba-tiba memalingkan wajahnya dan berlalu pergi.
__ADS_1
setelah jio pergi,rami pun berjalan dengan temannya untuk mengecek pekerjaan-pejerjaan anak buahnya.Namun hari-hari yang rami lalui mulai terasa sulit saat itu.
rami diangkat dengan memberinya kenaikan jabatan tapi bosnya yang baru itu tak pernah memberitau apa pun pada rami.bahkan saat rami kebingungan ada beberapa file yang harus dicetak dan di cek,rami bertanya kepada bosnya"pak,ini bagaimana?bagian mana yang akan dicek atau di buat?"
bos baru"terserah kamu ja rami"
hari-hari rami lalui dengan penuh kesedihan selain ia dan jio tak bisa akrab seperti dulu,ia juga mempunyai bos yang menjengkelkan.namun rami harus tetap bekerja dikantor itu karena ia tak punya pilihan lain selain bekerja disana.
orang tua rami tak mengijinkan rami bekerja diluar kota karena tidak ingin rami bertemu dengan mantannya yang membuat rami terluka begitu dalam.
__ADS_1
jika bukan karena orang tuanya rami mungkin sudah depresi berat bahkan mungkin saja bisa gila.
setelah berpacaran hingga bertahun-tahun lamanya rami ditinggal menikah saat ia sedang dirawat dirumah sakit.rami sempat berfikir"apa karena aku tidak bisa berjalan seperti dulu makannya pria itu memilih menikahi wanita lain dan mencampakan aku?"
rami seperti orang kehilangan akal saat itu,ia hanya bisa diam seharian sambil menatap Hp nya.
sampai akhirnya ia diperbolehkan pulang dari rumah sakit.namun karena lukanya cukup parah rami harus tetap melakukan pengecekan setiap seminggu sekali kerumah sakit.
saat itu untung saja ada teman rami yang bernama Harul yang sering mengirim pesan dan sering menelfon rami untuk menanyakan keadaannya dan menghiburnya.
__ADS_1