Love Story Rain & Sky

Love Story Rain & Sky
yakinkan aq sky...,


__ADS_3

happy rwading guys...,


...****************...


Sky masih stay bersama rain hingga akhirnya sarah kembali setelah mengurus administrasi. Sarah menyadari ada yang berbeda., ia merasa sky nampak lbh sumringah dari saat pertama kali masuk ke dalam kamar rawat rain.


dalam kepalanya banyak list pertanyaan yang ingin ia lontarkan pada rain,


Namun berusaha ia tahan setidaknya sampai sky pergi dari kamar perawatan.


"aq ke kantor dulu..., nanti aq yang anter km pulang.


Jgn pulang duluan.. , tunggu aq..., aq jemput sore nanti",


Entah mantra apa yang sky miliki sehingga mampu membuat rain diam mengangguk tak melayangkan protes seperti sebelumnya.


"nanti aq ke sini sore..., jgn bawa rain pulang sblm aq dtng",


Ucap tegas sky ke arah sarah di balas dengan anggukan patuh.


Mereka seperti terhipnotis dengan setiap ucapan sky & tak bsa membantah.


sky pergi ke kantor untuk bekerja meninggalkan rain yang sudah nampak lebih sehat bersama sarah. Ia akan kembali ke rs untuk menjemput rain & mengantarnya pulang ke rumah.


Di kantorpun mood sky sangat bagus..., membuat semua orang heran sekaligus bersyukur & berharap sky tetap seperti saat ini.


Meeting saat jam makan siang pun sky tetap dalam mood baik.


Sky bahkan tak marah saat client datang terlambat dengan alasan macet.


Jika bukan hari ini..., pasti akan ada gebragan meja terdengar karena ulah sky yang tengah mengamuk. Ia sangat membenci keterlambatan dengan alasan apapun.


alasan macet bkn hal yang bisa di terima...,


Sky selalu berkata *****sudah tau macet kenapa tdk bersiap lebih awal*****.


Beruntung kali ini sky dalam kondisi mood yang sangat menenangkan hati & fikiran semua orang.


Tak terasa waktu berlalu hingga tiba saat jam pulang kantor.


Sky datang ke kamar rawat rain untuk menjemput model cantik tersebut.



(kamar perawatan rain)

__ADS_1


banyak wartawan yang nampak menunggu kedatangan Rain di depan lobi rs.


menjadi model ternama membuatnya mendapat sorotan dari masyarakat.


sky mendorong kursi roda yang di duduki Rain menuju pintu keluar rs.


"kalian langsung ke mobil aja biar aq urus wartawan di depan ",


Rain mengangguk menyetujui usulan sarah karena masih merasa lemas jika harus meladeni wartawan yang bertanya tanpa ada habisnya.


sky membantu Rain masuk ke dalam mobil miliknya lalu melajukan mobil ke arah rumah Rain setelah sebelumnya meletakkan kursi roda di samping pilar rs.


tak terlalu jauh jarak rs ke rumah rain..., tapi waktu yang di butuhkan cukup lama karena macet yang entah kapan bisa hilang dari jalanan kota.


setelah sampai di bagasi rumah rain..., sky meminta art untuk memasukkan barang-barang rain yang ada dalam mobil ke dalam rumah.


sky menggendong rain ala bridal style masuk ke dalam kamar membaringkannya di atas kasur yang sudah sangat rain rindukan.


sebaik apapun kamar perawatan rs..., tetap lebih nyaman kamar milik sendiri.


sky menyelimuti rain setelah melepas sandal rain.


rain membuka matanya perlahan & menatap mata sky yang tengah duduk di samping nya. rain terus menatap mata sky tanpa suara ataupun berkedip.


"knp km perhatian sama aq...??? apa tujuan km ndeketin aq...???


apa yang km incar dari aq...??? apa menyenangkan mempermainkan aq..???",


sontak ucapan rain membuat sky merasa cukup kesal karena ketulusan nya di nilai seburuk itu oleh wanita yang ia suka.


"knp diam...??? apa s*x jadi tujuan utama km ndeketin aq...???",


ucapan rain membuat sky semakin geram karena merasa di tuduhan .


ketulusannya menyukai rain justru di pandang kotor tanpa ragu.


"knp seburuk itu km nilai aq...??? ",


tanya sky dengan menatap tajam bola mata cantik milik rain.


"ya..., lbh buruk dari itu.


sikap km..., tindakan km yang mesum bikin aq berfikir kaya gitu.


apa aq salah....???? penilaian baik apa yang bisa aq kasih untuk orang yang mencium q paksa di club mlm...??? apa ada orng baik dateng ke club mlm..???",

__ADS_1


sky tersenyum kecut menahan amarah mendengar penilaian rain terhadap dirinya yang hampir semuanya keliru.


"aq ngelakuin itu krn suka..., krn tertarik sama km rain...,


gk semua aq cium..., cuma km..., rain feronica...",


ucap sky dengan penuh penekanan masih dengan tatapan tak lepas dari mata indah rain yang kini justru nampak menghindari tatapan sky.


"aq suka km..., krn itu aq cium..., aq tertarik sama km...,


krn itu aq suka nggodain km..., aq suka deket sama km...,


aq mau deket km & ngliat km terus dengan cara apapun.


aq tulus..., s*x....??? munafik kalo aq bilang gk tertarik soal itu...,


aq juga berharap bsa ngelakuin itu sama km..., trs knp...??? itu sebatas di otak..., hayalan..., lebih tepatnya harapan..., tapi aq gk akan maksa km untuk hal yang lbh dri kiss..., aq berharap km mau jdi istri aq..., dan aq berusaha biar km mau.",


ucapan panjang sky mampu membuat rain diam mematuhi..,


gadis itu shock dengan ungkapan hati sky yang tak pernah ia kira sebelumnya.


ia diam tanpa suara cukup lama hingga akhirnya tersadar saat merasakan sky bangkit dari posisi duduknyahendak pergi dari kamar rain.


rain meraih telapak tangan sky & menggenggamnya tanpa berani menatap mata tajam laki-laki di hadapannya


sky diam menanti apa yang akan rain ucapkan dengan sabar.


"yakinkan aq..., buat aq yakin ..., bikin aq tertarik sama km...,


aq butuh diyakinkan..., berusahalah membuat q percaya",


ucapan rain terasa seperti oase atau oasis di tengah gurun pasir di hati sky.


sky mengangguk dengan penuh keyakinan & bersyukur dengan kesempatan yang rain berikan pada dirinya.


"aq akan meyakinkan km dengan cara q rain...,


aq pasti bsa membawa mu ke rumah sebagai istri sky ",


ucap sky dengan senyum penuh keyakinan & di balas senyum canggung dari bibir pucat rain.


...****************...


thanks 🥰

__ADS_1


__ADS_2