
*Kembali ke masa kini*
Keesokan harinya sesuai yang dijanjikan, Dave dan Fadia bertemu di salah satu restoran bintang 5...saat Dave ingin memasuki pintu restoran tersebut ia menelpon seseorang lalu ia memasukkan ponsel nya. Ia segera masuk ke dalam , ia melihat lihat sebentar lalu menuju meja fadia.
"Hola Dave, encantado de conocerte"(halo dave, senang bertemu denganmu) . ucap fadia... Maklumlah ia juga baru pulang dari Spanyol.
"Hola" ucap Dave singkat
"Wah kau tampak lebih tampan sekarang Dave" ucap fadia sembari melihat orang yang didepannya itu.
"Ya, seperti yang kau lihat"
"Bagaimana kehidupanmu sekarang, dulu aku menolakmu karena aku sudah memiliki kekasih Dave. Tapi sekarang aku sudah tidak berhubungan lagi dengannya, dia pergi meninggalkan ku lalu ia sekarang bersama dengan perempuan yg dulu populer di sekolah kita 'sarah'.
" ya, kehidupanku lebih baik sekarang dan aku juga lebih memfokuskan diri pada pekerjaanku. Aku tidak peduli dengan pacar atau calon istriku, untuk saat ini aku tak butuh itu, yg kubutuhkan hanya mengumpulkan keperluan ku saja".ucap Dave dengan penuh tekanan
"Apa mungkin itu untuk kita berdua.....? Dave dari pertama kali aku melihatmu sebenarnya aku sudah suka padamu tetapi, aku takut jika aku menjadi pacarmu aku malu, "
"Kenapa kau malu?
" kau dulu sangat jelek Dave, seperti tidak memiliki masa depan"ucap fadia dengan sadis
__ADS_1
"Owh, jadi sekarang"..
" ya, sekarang aku sudah ingin menjadi pacar mu bahkan istri mu"
_cih dasar tidak tau diri,kau tidak sadar yah fadia kau mengejek ku dulu bahkan kau tidak pernah berbuat baik padaku. Kau mengatakan kau dulu menyukaiku tetapi kau malu, cih dasar perempuan rendahan. Jadi kenapa sekarang kau ingin padaku apa karena aku sudah memiliki semuanya_... Ucap Dave dalam batinnya
"Baiklah, aku sekarang tidak memiliki kekasih... Mari kita pergi ke hotel, tidak akan ada yg melarang nya. " tawar Dave
"Baiklah ayo, " fadia yg mendengar itu langsung setuju, ia merasa bahwa ia dapat memanfaatkan Dave sesuka hati.
Diperjalanan fadia selalu menempel pada Dave, dalam benak Dave seakan ingin membunuhnya langsung. Tetapi ia ingin jika fadia mati, ia harus bahagia dulu.
*hotel hollande*
Mereka segera menuju lift, Dave menekan tombol lantai 23....di lift fadia tidak henti2 nya memeluk tangan Dave dengan erat. Sesampainya di lantai 23,mereka segera keluar dari lift dan memasuki kamar 153.
*ceklek.. Pintu terbuka
"Ayo masuklah" tawar Dave pada fadia
"Oh terimakasih" jawab fadia dengan senang hati
__ADS_1
"Aku sudah menyiapkan hadiah untukmu, tetapi kita harus mengisi perut terlebih dahulu bukan" pintar Dave
"B-baiklah" fadia sangat senang, ia mengira Dave akan melamar nya malam ini.
"Baiklah kesini, aku sudah menyiapkan makan malam untuk kita sebelum nya" jawab Dave
Mereka segera menuju meja makan yg ada disana, dengan lampu kecil yg banyak, dan pemandangan kota dari atas membuat fadia merasa tersentuh.
mereka segera duduk, lalu dave menuangkan anggur pada gelas dave dan gelasnya. dave menerima gelas tersebut, mereka bersulang di tengah-tengah malam itu.
"kau ternyata romantis dave"
"ya, kau baru tau itu sekarang" jawab dave dengan mata yg memandangi fadia.
😊
😊
😊
salam dari author.... citra
__ADS_1