
Tanpa mengetuk ia langsung masuk
Melihat pintu terbuka mora dan Mazen menoleh, mereka terkejut atas kedatangan pioner, yg tadinya ia ingin pulang saja.
"Ehh papa....kenapa datang, hmm katanya tadi bakal tidur di rumah" menyeritkan dagunya.
"Iya kenapa sayang...kok balik lagi "? Mazen bertanya
" hehe... Tak apa apa aku hanya membawa perlengkapan mora dan kau sayang"
_Hmm aku tidak pernah melihat boss sekejam ini sebahagia ini, syukur lah Nyonya sudah bangun,aku juga ikut senang_...batin laizi.
"Baiklah aku akan tidur disini bersamamu "ucap pioner
" ya, ya terserah mu saja, hahaha"balas Mazen
Malam tiba
Mora tidak sadar satu tetes bulir matanya jatuh seketika, dia belum pernah sebahagia ini.. Dia mengucap terimakasih terhadap Tuhannya setiap kali.
"Baiklah aku akan tidur di tempat tidur balon yg ayah bawa" usul mora
"Ayah di sofa saja yah, " usul pioner juga
"Kau disini saja laizi, disampingku" usul pioner lagi
"A-apa tidak usah pak saya tidur di mobil saja, " pinta laizi
__ADS_1
"Kau menolak ajakan ku laizi, ini perintah tau"
"I-iya baiklah pak saya akan tidur disit... "Kata kata laizi terputus disaat pioner lansung menariknya ke sofa yg disampingnya.
" cepat lah jangan banyak cerita, "
"Baiklah pak, saya mengerti"
"Hey kalau sekarang jangan berbicara formal denganku, informal saja, "
"Baiklah pak" ucap laizi dengan hati hati
Mazen dan mora saling melihat dan tertawa kecil melihat tingkah kedua sejoli itu. Mora merasa ini baru kehangatan dalam keluarga yg sebenarnya.
"Baiklah ma, aku mau tidur dulu. udh ngantuk nih" ucap mora
"Baiklah ibu juga mau tidur, selamat malam sayang"
Mereka pun menikmati tidur malam nya dengan rasa dan suka.mora sangat menyukai nya, andai dari dulu sudah seperti ini.
Disisi lain...
"Apaaaa..... Varo tidak ada di markas dan markas nya hancur, mengapa kerjaanmu tidak pernah bencus"!! Bentak Amor, ayah varo.
"Maaf boss, saya mendapatkan informasi dari aldo, bahwa varo ditangkap dan bawahannya dilumpuhkan oleh anggota mafia lainnya dimana itu ialah sixo venom.
Aldo mendapat informasi ketika ia melakukan pemeriksaan dan ia mendapatkan sidik jari dari salah satu anggotanya sixo venom. Yg salah satunya tidak sengaja memegang senjata kimia tersebut secara diam-diam.
__ADS_1
" saya akan pastikan menyerang markas sixo venom 2 hari lagi boss"
"Kenapa tidak besok malam saja bodoh" ucap Amor dengan emosi... Karena ia tidak Terima, anak yg ia banggakan yg hendak ia jadikan ketua di markas nya yg kini telah dibunuh oleh, musuh terbesar nya.
"Besok ada tamu yg berkunjung ke markas sixo venom boss, kita tidak bisa menyerang begitu saja."Jelas dian
" serang saja sekalian tamunya itu, itu bukan penghalang kan".amor melempar kerikil kecil pada kepala dian.
"Maaf boss, tetapi tamunya ialah ketua mafia 'black dragon' dimana ia adalah salah satu mafia terbesar dan terkuat yg datang dari serbia, jika kita menyerang nya, black dragon tidak akan tinggal diam akan hal itu. Sebaiknya kita menunggu saja boss" jelas dian
"Huhhh... Baiklah yg penting ini yg harus kau ingat, aku ingin markas nya hancur dan bawa ketua dan tangan kanannya kemari".pinta amor
" baik..."Dian segera menundukkan kepalanya lalu keluar
Dian segera mengumpulkan seluruh anggota Danger folls 1.ia menyuruh mereka berkumpul di markas tempat senjata.
Mendengar perintah itu anggota Danger folls 1 segera menuju tempat senjata.setelah mereka semua tiba, dian mulai berbicara.....
"Boss menyuruh kita untuk menyerang markas sixo venom, kita akan menyerang markas nya 2 hari lagi. 2 hari lagi aku akan memperintahkan kalian untuk menyusun strategi nya. Aldo akan menjadi penanggungjawab dari anggota yg terluka dan kau aldo, kau yg akan diperintahkan untuk membawa ketua mafia sixo venom.... Mengerti semua" ucap dian tegas
"Mengerti.... " ucap mereka serempak
"Oke bubarlah" ucap dian sembari berbalik
😊
😊
__ADS_1
😊
Salam dari author..... ꉔ꒐꓄ꋪꋬ