
Di sebuah club nampak anak-anak baru masuk umur 17 tahun sedang berjoget ria dengan musik dugem mereka adalah THE DRAK
Geng motor yang terkenal di kalangan para remaja dan paling tak terkalahkan oleh geng lainya mereka THE DRAK di ketuai oleh MAHENDAR.
"gak joget lo"tanya tangan kanan Mahendar bernama Reyhan
"gak males gue"
"gak asik lo" teriak Icung lahir bungsu di keluarganya tapi sangat tinggi di antara yang lainnya
"iya nih, gak seru lah bos" timpal makhluk yang konyol bernama Haikal
"gue takut di amuk Bunda" ucap Mahen
"lah anak emak" ejek tangan kiri mahen bernama Jeno
"bacot lo" ketus Mahen
"tenang bos mahen selagi ada babang Cahyo semua orang tertutup dengan uang" ucap Cahyo,sultan THE DRAK
"nah jurus sultanya keluar"
"dahlah gue mau balik, kalian kalo mau lanjut silahkan" ucap Mahen lalu berlalu
"gimana, mau pulang" tanya Reyhan
"kuy"
Suara deru motor memasuki rumah siapa lagi kalo bukan Mahen yang baru nyampe rumah tepat jam 00.00 alyas jam 12 malam
__ADS_1
"sepi juga ya kalo malem" guman Mahen lalu masuk kerumah dengan mengedap seperti maling
Ctak
Lampu menyala membuat mahen kaget lalu berbalik di lihat anak kecil hanya pake popok dan kaos berdiri di kursi dekat sakral lampu
"TUYUL" teriak Mahen ngacir kekamar
"huaaaa nda" tangisan anak kecil itu membuat Mahen yang tadinya ingin menutup pintu di urungkan dan lari ke anak kecil itu lagi
"adek"ucap Mahen terkejut saat melihat wanita yang umur 39 th sedang berdiri sambil mengais anak kecil menatap tajam ke Mahen
"Nda adi bang ilang uyul ke ade"ngadu anak kecil itu adik Mahen bernama Galaksi
"apa bener Mahendar" tanya wanita itu adalah bunda Mahen bernama Sri
"kamu udah ganggu bunda tidur bikin adik kamu nangis kamu tidur di pos ronda sana" ucap bunda Sri lalu berlalu pergi tanpa mendengarkan teriak anak sulungnya
"bunda Mahen gak mau bunda" rengek Mahen
"terima aja" ucap laki-laki umut 42 th di belakang Mahen sambil membawa botol berisi susu dia ayah Mahen bernama Hardi
"ayah, bantu Mahen ya"
"dih ogah nanti ayah lagi yang kena"ucap ayah hardi lalu lari ke kamar
"ck, alamat bobo sama pak Acep ini" gerutu Mahen sambil mengingat satpam komplek ini
Di sekolah terkenal di jakarta banyak siswi berdiri di parkiran sambil mek up dan memperbaiki penampilan namun saat segerombolan motor masuk ke area sekolah semua berteriak memanggil semua orang itu siapa lagi kalo bukan geng The Drak
__ADS_1
"mahen"
"pangeran ku"
"The Drak"
"bla bla bla bla"
Sedang orang yang di teriaki langsung berlalu ke arah kelas mereka IPS 2 kelas ter kocak dan tampan/cantik kelas yang mendapatkan julukan terbodo amat dengan nilai.
"wih kalo orang tampan mah beda ya" ucap Haikal
"hooh, rasanya ingin sekali menaburkan uang ku yang banyak ini" ucap Cahyo dengan mengibas-ngibaskan uang merahan
"sultan mah emang beda"
"eh Mahen lo denger gak katanya ada mubar" ucap Jeno
"serius lo, bening gak" ucap Haikal dan Cahyo lalu merapikan tampilan mereka
"bagian ada yang baru aja gercep lo" sindir Reyhan
"gak apa-apa icung bangga" ucap si bungsu
"kalo mubarnya cantik kalo enggak" ucap Mahen
"ya bukan jodoh berarti" gelak Haikal
"heh, dasar buaya karatan" ucap semuanya kecuali Haikal lalu berlalu masuk ke kelas meninggalkan si buaya
__ADS_1