Make Your Choice

Make Your Choice
keluarga baru


__ADS_3

"sebelum sarapan, ada yang ingin ayah sampaikan pada kalian berdua."


ucap sang kepala keluarga. yang tak lama setelah diamnya, muncul 2orang asing, seorang ibu dan seorang putra laki-laki, dengan gadis kecil berumur 5th.


"perkenalkan!, mereka anggota keluarga baru kita, kalau kalian enggan memanggilnya bunda, panggil saja Tante Maria, dan ini Evan, dia 1th lebih tua darimu Akira, dan 1th lebih muda darimu runa!. yang terakhir, si kecil yang imut ini, Anastasya, kuharap tidak tepatnya kalian harus menerima mereka tanpa pengecualian."


ucap Wisnu tegas.


si kecil ana yg polos itu makan di pangkuan Wisnu, membuat Syakira cemburu.


klontang!


"ayah keterlaluan! aku tak Sudi lagi tinggal di sini!"


ucap Akira Dengan penuh amarah yang meluap-luap.


segera Wisnu menurunkan ana dari pangkuan nya.


/"lalu kau mau bagaimana?! kau mau ikut ibumu? hah?!!"


"iya! aku mau ikut ibu saja!"


sayang nya pemberontakan tadi hanya khayalan Syakira semata, karena faktanya Syakira takut pada ayahnya, dan tipe gadis penurut.


"apa yang kau pikirkan kira? segera habiskan makanmu, dan segera berangkat sekolah,!"


Wisnu yang membuat Syakira sadar dari lamunannya.


"sudah lah, itu hanya imajinasimu, dan kau takkan pernah mampu mewujudkannya."


bisik Karuna yang seolah tau apa yang dipikirkan Syakira.


dan saat berangkat sekolah,


"emang harus ya? kita berangkat bareng makhluk yang ntah dari mana ini?!"


ucap Syakira sarkas. mereka bertiga satu mobil berangkat sekolah bersama, dan Karuna di tengah.

__ADS_1


"Akira! jaga ucapanmu!"


/"kau membelanya?! yang benar saja! bahkan makhluk inilah yang menumpahkan minuman nya padaku tempo hari! sekarang bahkan kakakku yang tak pernah menyayangi ku mulai membelanya! hmh!"


"permisi menyela! sebelumnya aku minta maaf atas caraku yang ingin berkenalan dengan kalian saat itu salah dan membuat kalian justru makin jengkel, tapi sungguh, aku dan ibuku tidak......"


/"berhenti pak! stop di sini saja! aku mau naik kendaraan umum saja! terlalu berisik dan ribut! seperti kumpulan balita!"


ucap Karuna yang enggan mendengar keributan di pagi hari.


tanpa protes si pak supir pun menghentikan laju mobilnya, dengan wajah masamnya karuna turun dari mobilnya.


/"minggir! jangan halangi jalanku!"


ucapnya pada Evan dengan tatapan mata tajam yang mengintimidasi nya. tanpa berkutik Evan pun memberi jalan pada Karuna.


"ya Tuhan... kenapa aku harus berada di antara gadis menyeramkan ini!"


keluh Evan setelah Karuna turun dari mobilnya.


/"apa yang baru saja kau saksikan belum seberapa, kau bahkan akan menghadapi tekanan batin saat nanti serumah dengan nya!"


"benarkah? memang orang seperti apa Karuna itu?"


tanya Evan yang memancing agar lebih akrab dengan Syakira.


"Karuna itu seperti iblis tak berhati! kau tau, kemaren pas pertengkaran besar terjadi antara ayah ku dan ibuku, dia bahkan masih tenang dan bahkan tak mempengaruhi apapun dalam keseharian nya."


/"wah... pengendalian dirinya yang hebat atau memang hatinya membeku?"


"nahkannn kau bahkan berpikir sama sepertiku."


"eh! tapi kenapa aku malah ngbrol sama makhluk tak jelas ini?! haduh dasar bodoh!" gerutu Syakira dengan suara lirih seolah berbisik pada dirinya sendiri setelah menyadari bahwa dirinya ngobrol akrab dengan Evan.


/"aku senang bisa akrab denganmu, di sini aku tak punya orang yang kukenal, aku sungguh minta maaf atas kejadian tempo hari, aku sangat senang begitu aku tau punya saudara baru, yah jika kau keberatan menganggap ku saudara, setidaknya kita masih bisa berteman kan?


"hmm... baiklah, kita berteman, yah memang tak seharusnya aku membenci mu, toh ini bukan salah mu. ngomong-ngomong, apa kau anak dari ayahku?"

__ADS_1


/"iya. .. mmmm...."


" jadi benar ya, ayah menikah dengan ibumu di Jambi setelah sesaat ayah menikah dengan ibuku, aku tak habis pikir, semua bisa seperti ini. hmh..."


"mmmm...itu... mmmm"


/"sudahlah, toh kau sama sepertiku, yang tak tau apa-apa. baiklah, aku menerima mu sebagai kakak ku. kurasa semua akan membaik jika aku ikhlas."


setelah obrolan singkat di mobil, Syakira dan Evan menjadi lebih akur. Dengan senyum dan canda kecil Evan dan Syakira turun dari mobil.


di saat yang bersamaan, saat Karuna baru sampai sekolah, tiba-tiba ponsel nya berdering,


"iya halo."


/"ini ibu! setelah sekolah selesai nanti, eyang meminta mu ke rumah nya, ajak Syakira.".


"hm, iya."


jawab runa singkat yg kemudian langsung menutup telepon nya saat melihat Syakira turun dari mobil.


menunggu di tempat ia berdiri sekarang, akhirnya Syakira tiba di hadapan nya.


"Akira! nanti habis sekolah selesai, ibu meminta kita mengunjungi kakek, jadi nanti kau tunggu aku saat pulang."


/"iya, tap...."


Karuna melangkah pergi setelah menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan. tanpa memberi kesempatan bicara pada Syakira.


/" hey tunggu! kau! Karuna! Karuna! ah! dasar gadis brengsek! selalu seenaknya sendiri! tak pernah mau mendengarkan orang lain menyelesaikan ucapannya dulu!"


ucap Syakira jengkel. Evan yang di samping nya terkekeh melihat tingkah kakak beradik itu. yang satu seperti es batu dan yang 1lagi seperti burung berkicau yang tak bisa diam.


"Karuna.... hmmm membuat ku penasaran, aku semakin tertantang mendekati nya."


ucap Evan dalam hati sambil melihat punggung Karuna yang semakin menjauh dari pandangan nya.


seperti diketahui, keluarga Wisnu pemilik kebun sawit terbesar di Jambi, dan Wisnu pemegang saham di perusahaan minyak di Malaysia.

__ADS_1


tapi keluarga rosela, ayah nya pemilik CIPTO UTOMO GROUP, yang bergerak di bidang properti, industri textile, pusat perbelanjaan, bahkan hingga kuliner, serta dunia hiburan. kekayaannya tak dapat di hitung lagi, dan Rosela adalah anak semata wayangnya, anak tunggal dari pasangan Retno Wulandari dan Wijoyo Kusumo Wibowo, sebagai pemilik perusahaan terbesar di kota itu, bahkan mungkin terbesar di negara nya.,,,,


namun saat ini sang pemimpin itu sedang terbaring lemah tak berdaya di atas ranjang mewahnya. syok setelah mengetahui yang di alami putri tercintanya.


__ADS_2