
Alex dan Riri tidak menyerah begitu saja. Mereka kembali ke kota kecil dan memutuskan untuk mencari bantuan dari beberapa orang yang mereka kenal. Mereka mendapatkan bantuan dari seorang ahli sihir lokal yang berpengalaman. Ahli sihir tersebut membantu Alex dan Riri mengembangkan strategi untuk melawan kelompok tersebut.
!
Alex: "Kita butuh strategi yang bagus untuk melawan kelompok itu."
Riri: "Iya, kita harus berhati-hati dan terorganisir dengan baik."
Ahli sihir: "Saya sudah mendengar tentang kelompok itu. Mereka sangat berbahaya dan sulit dihadapi."
Alex: "Ya, tapi kita tidak bisa hanya diam dan membiarkan mereka terus melakukan kejahatan."
Riri: "Kita harus membuat mereka terkejut dan mengambil mereka dengan cepat."
Ahli sihir: "Saya punya ide. Kita bisa menggunakan sihir pengalih perhatian untuk membuat mereka bingung dan terkecoh."
Alex: "Bagus! Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya?"
Ahli sihir: "Kita bisa menyerang mereka dari belakang dan memotong pasokan energi mereka. Ini akan membatasi kemampuan mereka untuk menggunakan sihir mereka dan akan membuat mereka lebih mudah untuk dikalahkan."
Riri: "Baiklah, jadi kita akan memotong pasokan energi mereka dan menyerang mereka dari belakang. Apakah itu ide yang bagus?"
Ahli sihir: "Iya, ide itu bagus. Kita juga harus memiliki beberapa item magis yang dapat membantu kita melawan mereka. Saya punya beberapa item yang bisa kita gunakan."
Alex: "Terima kasih, kita sangat menghargainya. Mari kita mulai merencanakan strategi ini dengan serius."
__ADS_1
Setelah merencanakan strategi, Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut memulai persiapan untuk melawan kelompok manusia yang melakukan praktik kekuatan gelap. Mereka menyiapkan perlengkapan dan bahan-bahan sihir yang dibutuhkan, serta melatih diri mereka sendiri untuk menghadapi tantangan yang akan datang.
Setelah merencanakan strategi, Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut memulai persiapan untuk melawan kelompok manusia yang melakukan praktik kekuatan gelap. Mereka menyiapkan perlengkapan dan bahan-bahan sihir yang dibutuhkan .
Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut berkumpul di sebuah ruangan terpisah dari kota kecil tersebut. Mereka duduk bersama di atas karpet yang dihiasi dengan simbol-simbol sihir dan membahas rencana mereka.
Alex: "Baiklah, mari kita buat ulang rencana kita. Jadi, kita akan masuk ke dalam tempat ritual mereka ketika mereka melakukan ritual untuk memanggil makhluk jahat tersebut."
Ahli Sihir: "Benar. Saya akan mempersiapkan beberapa bahan sihir dan perlengkapan lainnya yang dibutuhkan."
Riri: "Ketika kita masuk, saya akan mencari dan membebaskan para korban yang masih hidup."
Alex: "Dan saya akan mencoba mengalihkan perhatian kelompok tersebut dengan menyerang mereka menggunakan sihir."
Ahli Sihir: "Tapi ingat, jangan sampai membunuh mereka. Tujuan kita adalah menghentikan mereka dan membebaskan korban."
Mereka kemudian mulai mempersiapkan perlengkapan dan bahan-bahan sihir yang diperlukan untuk pertempuran tersebut. Ahli sihir tersebut membuat beberapa talisman dan merancang mantra yang akan membantu mereka menghentikan kelompok manusia yang melakukan praktik kekuatan gelap tersebut.
Setelah persiapan selesai, mereka bergerak menuju tempat ritual yang berada di sebuah ruangan terpencil di dalam hutan. Mereka memasuki ruangan tersebut dan menemukan kelompok manusia tersebut sedang melakukan ritual dengan api yang menyala dan wangi-bau yang menyengat.
Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut berjalan dengan hati-hati menuju ke ruangan ritual. Mereka melihat beberapa orang sedang mengenakan jubah hitam dan berdiri di sekitar api yang membara.
Riri mengintip dari balik semak-semak dan melaporkan kembali ke Alex dan ahli sihir tersebut, "Aku melihat setidaknya sepuluh orang di dalam sana. Mereka sedang melakukan ritual dan tidak menyadari keberadaan kita."
Alex mengangguk dan berkata dengan lirih, "Kita harus bergerak cepat sebelum mereka menyelesaikan ritualnya."
__ADS_1
Ahli sihir tersebut mempersiapkan bahan-bahan sihir dan memberikan instruksi kepada Alex dan Riri. Mereka berdua memegang tongkat sihir dan bergerak maju menuju kelompok tersebut.
Tiba-tiba, salah satu anggota kelompok itu menyadari keberadaan mereka dan berteriak, "Ada orang di sini! Serang mereka!"
Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut segera beraksi dan melawan kelompok tersebut. Mereka melemparkan mantra-mantra sihir dan mempertahankan diri dari serangan kelompok tersebut.
Namun, kelompok tersebut juga tidak tinggal diam dan membalas serangan dengan kekuatan gelap yang mereka miliki. Alex dan Riri hampir terjebak dalam jebakan sihir yang mematikan.
Ahli sihir tersebut mengambil alih dan melancarkan serangan terakhir menggunakan kekuatan sihir yang besar. Kelompok tersebut segera tersungkur dan melepaskan pegangan mereka pada kekuatan gelap.
Ahli sihir tersebut mulai melantunkan mantra dan mengeluarkan kekuatan sihirnya dengan penuh konsentrasi. Terlihat gelombang energi yang terpancar dari tubuhnya dan menghantam kelompok manusia tersebut, membuat mereka terhempas ke belakang.
Alex dan Riri membantu dengan menggunakan perlengkapan dan bahan-bahan sihir yang telah mereka persiapkan sebelumnya. Mereka melemparkan benda-benda tersebut ke arah kelompok manusia yang sedang terkena serangan sihir ahli sihir.
Seketika, terdengar suara raungan keras yang keluar dari tubuh kelompok manusia tersebut. Mereka tampak sangat kesakitan dan berusaha melawan dengan kekuatan terakhir mereka. Namun, serangan sihir dari ahli sihir dan Alex serta Riri terus menghantam mereka.
Akhirnya, kelompok manusia tersebut menyerah dan melepaskan pegangan mereka pada kekuatan gelap yang telah membutakan mereka selama ini. Mereka merasa lega dan bersyukur atas pertolongan dari Alex, Riri, dan ahli sihir.
Ahli sihir tersebut kemudian memberikan nasihat kepada kelompok manusia tersebut untuk menghindari kekuatan gelap dan mencari jalan hidup yang lebih baik. Alex dan Riri juga memberikan motivasi dan dukungan kepada mereka untuk bangkit dari kesulitan yang mereka hadapi.
Setelah semuanya merasa lega dan tenang, mereka kemudian meninggalkan ruangan dan kembali ke kota kecil. Mereka merasa puas karena telah menyelesaikan kasus orang hilang tersebut dan membantu kelompok manusia yang terjebak dalam praktik kekuatan gelap.
Alex dan Riri menyadari bahwa kekuatan supranatural memang ada di dunia ini, tetapi harus digunakan dengan bijak dan bertanggung jawab. Mereka berharap kasus seperti ini tidak akan terjadi lagi dan orang-orang bisa hidup dengan damai dan sejahtera.
Dalam pertempuran yang sengit, kelompok manusia yang melakukan praktik kekuatan gelap tersebut akhirnya berhasil dikalahkan. Para korban yang masih hidup dibawa ke tempat yang aman, sementara kelompok manusia yang melakukan praktik kekuatan gelap tersebut dibawa ke pihak berwajib untuk diproses hukum.
__ADS_1
Setelah itu, Alex, Riri, dan ahli sihir tersebut kembali ke kota kecil tersebut dan disambut dengan sukacita oleh warga setempat. Mereka merasa bangga karena telah berhasil menyelesaikan kasus orang hilang tersebut dan membantu mengembalikan kedamaian di kota kecil tersebut.