Manusia Mermaid

Manusia Mermaid
Eps ke 2


__ADS_3

Queen memilih bernafas dengan cara memakai kekuatan Feliks.


"Yaudah kalo begitu ayo kita cari siapa tadi?"ucap Feliks tidak kenal siapa orang yang wanita itu maksud.


"Bunda.kita akan cari bunda ke tempat di mana Lo tolong gw tadi"ucap Queen melihat ke sekeliling lautan.


"Feliks kamu mau ke mana?"ucap seorang gadis dari belakang.


"siapa dia?"ucap Queen melihat ke arahnya.


"kenalin gw-"


"Ini namanya Bianca putri kerajaan dari laut selatan"ucap Feliks sambil menunjuk ke arah Bianca.


"Iya gw Bianca"ucap Bianca sambil menjulurkan tangannya.


"ohh..Bianca.yaudah kalo begitu ayo kita lanjutin lagi nyari bunda"ucap Queen sambil beranjak pergi tidak dengan kedua kakinya melainkan dengan ekor barunya.


"Aa.."queen terjatuh karena ia belum terbiasa dengan sirip barunya itu.


Feliks menahan queen agar tidak jatuh ke pasir.


"Wanita ini cantik banget"ucap Feliks sambil tersenyum melihat wajah queen yang sangat indah bagi semua laki-laki yang melihat wajahnya.


"Ehemm.."dehem pak Daniel.


"eh ayah"ucap Feliks.


"siapa dia?"ucap pak Daniel sambil mengendus-endus bau tubuh queen.


"ee..dia-"Bianca ingin berbicara tetapi keduluan dengan Feliks.


"ini ee.."ucap Feliks gagu.


"siapa nama kamu cepat?"ucap Feliks sambil berbisik ke telinga queen.


"Queen"queen balik berbisik.


"siapa dia hemm?"ucap pak Daniel sambil menyilangkan tangannya di belakang.


"ini queen ayah.queen ini putri kerajaan dari lautan Timur.dia teman Feliks pas di Sekolah dulu"ucap Feliks sambil tersenyum lebar.


"Hemm kamu dari kerajaan Timur toh.kenapa kamu gak ngenalin ke papah kalo ada tamu feliks?"ucap pak Daniel sambil menepuk pundak Feliks.

__ADS_1


"ah..ee..Feliks gak mau aja ngeganggu ayah.kan ayah sibuk banget tuh sama kedudukan ayah yang sekarang".


"ya gak gitu juga dong lik.kan tamu yang ada di rumah ini kan juga tamunya ayah jadi ayah yang bertanggung jawab dengan semua yang ada di rumah ini dan di lautan Barat ini juga.


"yaudah yu kita ke ruang tamu dulu?biar ayah buatkan kamu minuman yang paling enak di lautan Barat.yu?"ucap pak Daniel sambil beranjak pergi ke ruang tamu.


"ii..iya yah"ucap Feliks.


"terus gimana sama bundah gw?"ucap Queen sambil melihat ke arah Feliks.


"udah ayo?masalah itu gampang yang penting kita ikut ke ayah dulu yu?nanti kalo kamu sampai ketahuan sama ayah gimana?nanti yang ada kamu bisa mati di sini"ucap Feliks langsung menuntun queen.


"tolong buatkan minuman **** empat ya?"ucap pak Daniel kepada seorang pelayan di istananya.


"baik Raja"ucap seorang pelayan sambil beranjak pergi ke dapur.


queen di bantu duduk dengan bantuan Feliks.


"loh..loh..kok queen di tuntun?memangnya ada apa dengan ekornya?"ucap pak Daniel bingung.


"ah ee..anu yah..jadi tadi Bianca,Feliks sama queen lagi kejar-kejaran tiba-tiba queen terjatuh dan akhirnya ekornya queen terluka makannya queen gak bisa jalan.ya kan bi?"ucap Feliks sambil mengedipkan matanya ke Bianca.


"apa benar itu Bianca?"ucap pak Daniel melihat ke arah Bianca.


"ee..iya benar om.yang di katakan Feliks itu benar"ucap Bianca.


"queen yah"balas feliks.


"nah ini minumannya.silahkan di minum?"ucap pak Daniel sambil mengambilkan segelas air **** yang berwarna hijau.


"ih om Daniel ngapain sih perhatian banget sama perempuan itu!"ucap Bianca kesal dalam hati.


"ee.."queen menerima gelas itu sambil melihat ke arah minuman itu dan ke arah Feliks.


"yasudah kalo begitu om buatkan ramuan dulu ya buat kamu?"ucap pak. Daniel sambil pergi ke arah dapur.


"ini apa?"ucap Queen melihat ke arah Feliks.


"ini itu air **** ini minuman yang paling enak di kerajaan Barat ini.ayo cobain?"ucap Feliks sambil mengambil segelas air **** yang ada di atas meja ruang tamu.


"hemm..enak.."


"ee.."queen mencium minuman itu dan mencicipkannya sedikit.

__ADS_1


"em..emm..emm..."ucap Queen tidak jelas karena mulutnya di tutup sama tangannya sendiri.


"apa? toilet?"


queen mengangguk.


"kamu dari sini ke sana nanti belok ke kanan nah di sebelah kiri ada pintu putih"ucap Feliks sambil menunjukkan arah mengunakan tangannya.


queen berlari kencang ke arah yang Feliks tunjukkan.


Bianca menyusuli queen ke kamar mandi."Arghh.. gw gak bakal biarin perempuan ini ngedeketin Feliks"gumam Bianca dalam hati.


saat queen sudah keluar dari kamar mandi Bianca menarik queen dengan kasar dan mendorongnya ke tembok."Ahh..Lo apa-apaan sih!sakit tau"ucap Queen merasa kesakitan di bagian belakang tubuhnya.


"eh denger ya?Lo gak usah sok kecantikan deh.gak usah centil di depan Feliks.feliks itu calon suami gw jadi gak ada yang boleh deket-deket sama feliks.kalo Lo macem-macem sama Feliks Lo bakalan berhubungan sama gw"ucap Bianca kesal dan masuk ke dalam kamar mandi.


"Apa-apaan sih tuh cewe!gak jelas banget.ya kali gw suka sama manusia setengah ikan ke dia.lagi juga gw punya pacar"ucap Queen kesal dan kembali ke ruang tamu.


queen duduk di sofa yang tidak jauh dari Feliks."ini ramuannya.lik kamu tolong obati lukanya queen ya?"ucap pak Daniel sambil memberikan ramuannya ke Feliks.


"iya yah"ucap Feliks sambil mengambil ramuan yang diberikan ayahnya.


Bianca kesal melihat queen yang sedang diobati oleh Feliks."Aaa.."queen pura-pura merintih kesakitan di depan pak Daniel saat ramuan itu menyentuh ekor queen.


"eh sorry-sorry? sakit ya?"ucap Feliks sambil meniup luka yang ada di bagian ekor queen.


"arghh.. apa-apaan sih tuh perempuan"ucap Bianca kesal dalam hati.


"Liat aja Lo gw bakalan bales nanti"ucap Bianca kesal dalam hati.


"lik.ayah ke dalam dulu ya?yu bianca,queen?soalnya masih ada yang ayah harus kerjakan"ucap pak Daniel beranjak pergi.


"iya yah"ucap Feliks.


"kita kapan mau mencari bundanya?"ucap Queen kepada Feliks.


"intinya gak sekarang.besok aja ya? soalnya kalo sekarang kita pergi pasti ayah bakalan curiga"ucap Feliks sambil menaruh ramuan itu ke atas meja ruang tamu.


"tapi nanti gimana kalo bunda gak selamat gara-gara gak bisa bernafas di laut?"ucap Queen sedih.


"Kamu gak boleh doain bunda kamu yang gak enggak.aku yakin bunda kamu pasti masih hidup"ucap Feliks memeluk queen.


Bianca kesal dan meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.feliks melihat bianca yang wajahnya sangat kesal.feliks mengetahui itu.

__ADS_1


terimakasih telah membaca karya author yang baru ini semoga kalian terhibur ya dengan cerita ini jangan lupa beri semangat author dengan cara memberikan Vote like and comen sebanyak-banyaknya makasih 😘 😘


jangan lupa juga ya mampir ke akun Instagram resmi author @oktaviyan_d.o dan @oktaviyan_toon jangan lupa like and comen sebanyak-banyaknya makasih 😘


__ADS_2