Masa Kelamku

Masa Kelamku
Masih.. revisi loh..


__ADS_3

Dan beberapa saat pun mobil itu berhenti.


ia berhenti didepan sebuah rumah, dan aku membuka mataku dan mengintip aku ingin melihat kemana aku akan dibawa.


ketika aku membuka mataku, aku sangat terkejut melihat sebuah rumah yang begitu besar, yah rumah itu begitu besar aku tidak pernah melihat rumah sebesar itu sebelumya..


lalu aku dibawa oleh seorang paman ia menggendong ku, dan membawaku masuk kerumah besar itu.


lalu aku bangun membuka mataku dan aku berteriak pada mereka untuk melepaskan aku.


tapi ternyata teriakan dan pemberontakan yang kubuat itu sia-sia, paman itu sangat kuat dan aku bukan tandingan ya.


dan sesudah itu kami sudah masuk kedalam rumah itu, jika aku lihat lebih dekat rumah itu ternyata lebih besar dari luarnya.


aku tercengang dibuatnya, aku seperti di sebuah istana yang sering aku baca di novel dengan diam-diam.


aku paling menyukai novel, novel tentang sebuah kerajaan. aku sangat menyukainya.


tapi ibu melarang ku benbaca novel, ibu akan berkata kalau dunia novel itu akan membuatmu rusak, jangan mempercayai sebuah novel karna itu tidak pernah menjadi nyata. itu lah yang dikatakan ibu


tapi aku tetap membaca novel dengan diam-diam tanpa sepengetahuan ibu hihi.. ibu pun tidak tau.

__ADS_1


nah untuk itu aku menyamakan rumah itu sperti istana yang ada dalam novel itu.


sebari aku melihat-lihat munculah seorang wanita, wanita itu menuruni anak tangga itu, aku melihat ya


wanita itu sangat cantik dia seperti ratu dari istana ini, dengan bulu mata panjang dan melentik, rambut hitam lurus terikat, wajah yang cantik, kulit putih mulus dengan pakaian baju panjang yang berwarna merah bercampur dengan bunga kecil di bajunya.


dan tidak lupa juga dengan senyum pipinya yang begitu menambah pesona kecantikan nya, ahkss.. aku bertemu dalam ratu dalam novel (gumanku).


lalu datangkah pria yang tadi mengajak ku ikut bersamanya, ia memanggil wanita itu dengan sebutan "Alberta".


lalu mereka berbincang-bincang aku tidak tau apa yang mereka bincang kan.


lalu aku duduk di sebuah sofa yang begitu empuk, ahhh... ini membuatku nyaman.


mereka yang awalnya berbincang dengan baik kini menjadi sebuah pertengkaran, aku tidak tau mengapa mereka jadi bertengkar.


lalu pria itu meningikan suaranya pada wanita cantik itu, aku sangat terkejut dan aku ketakutan.


pria itu slalu mengatakan bahwa Alberta wanita itu harus menjaganya.


aku tidak tau siapa yang harus dijaga, mereka saling meninggikan suara mereka.

__ADS_1


aku sangat takut lalu aku menangis, aku menutup telingaku dengan kuat sambil mengeluarkan air mata.


Aku sangat takut... kumohon ada seseorang yang menolongku, tolong keluarkan aku dari keadaan ini... iBU...... begitulah aku yang berbicara sendiri.


lalu wanita itu datang padaku dan menarik ku kedalam pelukannya, dalam ia memelukku ia berkata kalau ia akan menjangaku dan merawatku.


aku tidak tau apa yang terjadi, aku hanya berharap supaya itu dapat terselesaikan.


mungkin ini hanya mimpi... begitulah aku yang berharap lagi supaya ini hanya mimpi, dalam keadaan ku yang berharap ini hanya sebuah mimpi lalu pria itu melempar sebuah kursi kearah pintu luar dan setelah itu dia pergi.


aku tidak tau apa yang sedang terjadi saat itu pikiranku kosong, dan saat pria itu sudah pergi muncul lah seorang gadis kecil dari luar pintu itu.


aku teringat kalau pria itu baru saja melempar kursi kearah pintu yang didatangi gadis itu, aku sangat khawatir apakah ia terluka.


aku memperhatikan tubuh gadis itu apakah ada yang terluka, sepertinya tidak ada untung dia baik-baik saja aku sangat bersyukur.


lalu wanita itu yang bernama Alberta berbicara pada gadis itu dan memperkenalkan aku padanya.


Alberta mengatakan kalau nama gadis itu adalah NABILA...


dan itulah pertemuan pertama ku dengan si putri ice.

__ADS_1


sekian jangan lupa dukung and favorit oke..


__ADS_2