
sampai di depan rumah sakit, nabila langsung berlari menuju kamar berta dia seakan tidak percaya jika momy nya akan benar meninggalkannya.
dia melewati lorong-lorong rumah sakit dan tibalah dia sampai di depan pintu kamar berta, nabila ragu ketika dia ingin masuk, kakinya langsung bergetar dan jantungan ya begitu berdebar kenjang.
nabila mengurung keranguannya dan langsung masuk, ketika nabila masuk dia tambah syokk melihat tubuh berta sudah ditutup oleh selimut tipis, seakan itu adalah sebuah alangan supaya nabila tidak dapat melihat wajahnya.
nabila perlahan melangkah maju satu demi satu dan mulai mendekati arah ranjang tersebut.
tibalah nabila disamping rajang tempat momy nya berada dan berniat untuk membuka selimut itu, ketika ingin dibuka tangan berta langsung jatuh dan menunjukkan sebuah cicin dijari manisnya.
nabila ingat kalau itu adalah cicin pernikahan momy dan papanya, nabila belum sempat membuka.
nabila langsung jatuh ke lantai dan mulai sangat syokk.
disaat itu juga kayla sampai di depan pintu kamar dengan nafas yang begitu gerah... seperti yang sedang berlari..
kayla yang melihat lalu mendekat kearah ranjang dan membuka selimut yang menutupi wajah berta, kayla langsung membulatkan matanya dan mulai kehilangan kendali.
MAMAAAAAA....... MAMAAAAA.... HISK... HISK.... MAMA.... HUAAAAAA..... MAAA teriak kayla yang begitu kencang sehingga terdegar sampai koridor rumah sakit.
nabila yang masih saja terduduk dilantai karna dia masih saja tidak percaya jika itu adalah momy nya..
𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤... 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤... 𝐦𝐮𝐧𝐠𝐤𝐢𝐧 𝐢𝐭𝐮... 𝐢𝐭𝐮 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐨𝐦𝐲 ucap nabila dengan suara dinginnya..
__ADS_1
kayla yang masih saja menangis begitu kencang dia tidak peduli dengan keadaan sekitarnya..
para dokter dan suster begitu sedih dengan apa yang terjadi pada berta, mereka seakan tidak percaya mengapa ada yang berniat melakukan ini dan dokter langsung memerintahkan untuk menyelidiki kasus yang dialami berta..
nabila langsung bangun dari lantai dan melihat kearah momy nya.
𝐦𝐨𝐦𝐲.. 𝐦𝐨𝐦𝐲... 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐜𝐚𝐧𝐝𝐚 𝐤𝐚𝐧?? 𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐨𝐦 ucap nabila yang masih menggunakan suara dinginnya itu membuat para dokter dak suster begitu takut mendengar nabila.
KATAKAN MOMY..... INI TIDAK BENAR KAN ucap nabila dengan teriak..
lalu nabila melihat berta yang masih saja tidak bangun.
ke..... kenapa momy tidak marahi aku, lihat... lihat momy aku berteriak.. ayo marahi aku momy... ucap nabila dengan air matanya yang mulai jatuh dan membasahi pipi nabila.
ayo marahi aku momy... AYO MARAHI AKU MOMY ucap nabila lagi.
AHHHHKKKKKKSSSSSSSSS...... teriak nabila
***
Ditempat mona juga mereka yang sedang asik merayakan ulang tahun cate, dengan didatangi teman satu sekolah, para idola, dan pejabat bisnis yang bekerja sama dengan mona.
mereka sangat asik merayakannya sehingga mereka tidak tau apa yang sedang terjadi.
__ADS_1
di sisi lain juga Herman yang mendapat kabar dari asistennya kabar yang mengatakan kalau berta telah meninggal dengan santainya Herman masih duduk di singgasana kerajaan nya dan meminun wine merasa tidak ada ekpresi apapun dari wajahnya (gak ngotak).
***
skippp aja
lalu tibalah nabila dirumah dengan keadaan yang hancur sehancur nya, nabila berjalan masuk dan mendapati di rumahnya sedang ada pesta yang begitu meriah..
nabila dengan santainya melewati kerumunan langsung masuk kedalam kamarnya.
Beraninya mereka melakukan pesta disaat momy ku meninggalkan aku hahahha... lalu nabila keluar dari kabar dan memperhatika dari balkon kamar nabila
lalu nabila melihat kearah mona dan cate yang begitu bahagia nabila memiringkan senyumannya.
ouhh.... sungguh bahagian sekali ya hahahaha... ucap nabila dengan tatapan tajam lalu nabila melihat pelayan yang mengantarkan minuman mengambil segelas wine dan langsung meminumnya.
setelah itu nabila kembali masuk kemar dan mengambil hpnya lalu menelepon seseorang..
Dengar aku punyak tugas untukmu, kau datanglah kerumahku, kerumah utama kediaman black, disini ada sebuah pesta bisalah kau meramaikan nya.
buat semuannya jadi lautan DARAH.
aku ingin sekali melihatnya hari ini, segeralah datang dan hancurkan semuanya ucap nabila lalu mematikan teleponnya.
__ADS_1
nabila kembali keluar dan melihat kearah mona dan cate, sungguh ini akan sangat menyenangkan bukan... ucap nabila kembali tersenyum...
Sekian dan terimakasih...