
keberangkatan viera kecina pun tiba, ary bangun pagi sekali karna iya akan mengantar viera ke bandara.
dalam perjalanan menuju rumah viera, iya terus memikirkan viera,banyak yang arya takutkan ketika iya dan viera berjauhan,apakah mungkin hubungan mereka akan bertahan ataukah seperti dulu kembali dengan jalan masing-masing.
hampir stengah jam di jalan arya tiba di rumah viera,iya memasukan mobilnya ke dalam halaman rumah viera.
tok.. tok.. tok
mira yang mendengar pintu di ketuk langsung berjalan kearah pintu,
assalamualaikum tante,ucap arya sambil mencium punggung tangan mira
walaikumsalam,eh nak arya ayok masuk, sambil berjalan ke ruang keluarga
viera mana tante?
hmm masih di kamarnya mungkin masih tidur katanya pesawatnya iya tunda jadi jam stengah 8,mau tante yang panggilkan atau arya yang bangunkan?
aku saja tante,sambil tersenyum
yasudah tante bantu bibi dulu menyiapkan sarapan,
arya mengangguk dan berjalan menuju kamar viera, iya mengetuk beberapa kali pintu kamar viera tapi tidak ada respon arya membuka pintu pelan-palan teryata tidak dikunci,iya masuk dan melihat viera masih tertidur pulas.
arya memandangi viera yang tertidur pulas,iya mengusap-usap pipi viera dan mencium keningnya, viera yang merasa ada yang menyentuh pipinya iya pelan-pelan membuka matanya dan terkejut melihat arya di depannya.
aryaa,sejak kapan disini? ucap viera sambil menarik selimut menutupi tubuhnya karna iya malu di lihat arya yang baru bangun tidur.
sejak tadi,tidur pun kamu masih tetap cantik,goda arya sambil menarik selimut viera
__ADS_1
apaan sih Ar, keluar ngak aku maluu lihat ni rambutku masih kaya singa, ucap viera
malu kenapa,buka selimutnya dong,
ngak mau kamu keluar dulu,aku mau mandi siap-siap nanti telat ke bandara, ucap viera
yaudah buka dulu selimutnya baru aku keluar,klo ngak di buka yaudah aku ikut tidur, ucap arya menakuti viera
viera mendengar arya berjalan ke atas tempat tidur langsung mebuka selimutnya,
iyaiyaa ngak usah naik ke tempat tidur, ucap viera sambil bangun dari tempat tidur
good Morning sayang,ucap arya sambil memeluk viera
apaa sih Ar, ngak usah peluk-peluk masih bau ni.
iyaiya sudah lepas aku mau mandi,nanti telat ke bandara, ucap viera sambil melepas pelukan arya
yasudah aku tunggu di bawah ya,ucap arya sambil mengecup kening viera
arya pun keluar kamar dan viera langsung bersiap-siap karna iya harus cepat ke bandara.
setelah bersiap viera turun ke bawah membawa kopernya dan barang-barang lainya.
morning ma, pa ucap viera sambil mencium pipi orang tuanya
morning sayang, barangnya sudah siapkan?
iya pah sudah siap semua, selebihnya nanti viera beli disana,
__ADS_1
yasudah kamu sarapan dulu,ayok nak arya sarapan,ajak mira dan membuat arya hanya mengangguk tanda stuju,
jam menunjukan pukul 6 dan viera bersiap untuk berangkat ke bandara,karna iya takut akan macet.lalu berpamitan dengan kedua orang tuanya dan arya melajukan mobilnya ke bandara.
wijaya dan mira tidak mengantar viera karna iya tidak ingin melihat putri nya sedih karna ini kali pertama iya pergi sendiri.
tak lama kemudian mereka sampai di bandara viera berat sekali untuk melangkah masuk, karna ini pertama kalinya iya pergi sendirian tanpa kedua orang tuanya dan berat sekali untuk berpisah dengan kekasihnya, mata viera berkaca-kaca langkahnya berat sekali meninggalkan arya.
viera memeluk arya dengan erat,seolah tidak ingin melepasnya.iya menangis dalam pelukan kekasih nya, dan arya menenakan viera.
sudah wakunya chek in sayang,ucap arya sambil mencium kening viera
Arya... viera berhenti tidak melanjutkan kata-katanya lalu kembali memeluk arya dan menangis.
sudah yang, masuk chek in nanti telat, aku janji minggu depan aku jenguk kamu disana,ucap arya untuk menenangkan viera
arya mengangguk sambil menghapus air matanya,
kamu janji ya dan selama aku di sana kamu jangan macam-macam disini aku takut Ar, ucap viera dengan suara melemas
iyaa aku janji ngak usah mikir macam-macam,kamu percaya kan sama aku?
iyaa aku percaya,yasudah Aku masuk pergi ingat jangan macam-macam selama aku jauh, ucap viera
iya sayang,baik-baik ya disana jangan lupa kasi kabar, ucap arya sambil mecium viera
viera pun berjalan masuk,dan perlahan punggungnya tidak terlihat lagi oleh arya. sejenak arya memejamkan matanya lalu memutar badannya untuk pulang.
"bandara adalah tempat yang menyakitkan untuk mereka yang menjalani hubungan jarak jauh dna tempat yang paling menyenangkan juga ketika waktunya tiba"
__ADS_1