
arya langsung menghampiri viera ketika melihat dita memeluk viera sambil mengusap usap pundak viera
"vir ada apa kamu kok nangis? tanya aldo
"udah tau masih nanya,loh ngak ada peka pekanya ya arya, sampai kapan kamu nyakitin viera? belum puas arya? cukup arya kamu nyakitin viera ucap dita marah
arya hanya terdiam mendengar dita,karna iya sadar memang kesalahan nya yang membuat dulu membuat viera sakit hati sampai viera jatuh sakit
"arya kamu pulang aja ya kasi waktu buat viera,dia sebenarnya belum siap untuk bertemu sama kamu, ucap dita
"tapi dit kasi saya waktu buat bicara berdua smaa viera ucap arya memohon
viera hanya diam menangis dalam pelukan dita karna dita yang paling mengerti viera
"virr kita bicara sebentar ya,ucap arya
"mau ngomong apa lagi arya? tanya viera sambil mengusap air matanya
"dit boleh keluar sebentar biar aku ngomong sama viera ucap arya ke dita
"yasudah aku kebawa ambil minum,awas klo kamu buat viera sakit lagi ucap dita sambil berjalan meninggalkan arya dan viera
dita pun turun ke dapur untuk mengambil minum karna iya rumah viera sudah dita anggap rumah sendiri jadi iya tidak perlu izin lagi untuk mengambil makan ataupun minuman ke mama viera
__ADS_1
di kamar hanya ada viera dan arya, mereka pun diam tak bersura
lalu arya memberanikan untuk memulai berbicara
"virr aku boleh ngomong? tanya arya
"yaudah ngomong aja cepat ada apa,ucap viera sambil menghapus air matanya
"vir aku tau dulu aku slaah,iya saya akui saya yang slaah karna aku bodoh aku minta maaf virr tapi kamu harus tau aku ngak cinta sama astrid aku lakuin itu karna dulu aku terhasut smaa teman-teman aku yang bilang kamu mau di punya teman dekat di kampus kamu ucap arya
"apa kamu bilang? tidak cinta? kamu lakuin buat manas manasin aku? kamu tuduh aku selingkuh iyaa? itu semua cuman alasan arya ucap viera
"aku ngak bohong vir aku dan astrid juga ngak lama kok kami cuman berpacaran selama 1 tahun dan astrid selingkuh waktu aku di luar negri"
"sudahlah arya kurasa semua sudah cukup tidak ada lagi yang perlu di jelaskan,aku mohon jangan ganggu saya lagi biarkan saya tenang, aku ngak butuh penjelasan
"apasih arya aku ngak suka"
"biarkan sebentar saja vir aku rindu setelah aku pergi dlu aku benar fokua menyelesaikan studiku dan bekerja di perusahan papaku,karna aku mau menebus kesalahan aku vir,aku juga sudha tidak berhubungan dengan astrid sudah lama aku tidak berkomunikasi"
viera langsung mendorong arya tapi viera tidak berhasil karna badan arya lebih besar,jadi viera pun diam dan menagis dalam pelukan arya
"sudah vir kamu ngak usah nangis lagi aku disini, aku janji ngak bakalan lakuin itu lagi "
__ADS_1
"terserah Ar aku ngak perduli,semuanya sudah berlalu,aku juga sudah ngak sayang kamu Ar"
perlahan arya melepas pelukanya setelah mendengar viera bicara,iya sedikit tidak percaya akan perkataan viera karna iya tau sampai skrang viera masih sendiri
"kamu bohong kan vir"
"aku ngak bohong Ar sudah ya biarkan aku istrahat"
"tapi Ar aku mohon kasi saya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku dimasa lalu"
"sudahlah Ar aku mau istrahat"
"Aku minta nomor Hp kamu,ngak ada penolakan ngak ada alasan"
"081242875577 puas skrang kamu keluar saya mau istrahat
arya pun keluar kamar viera dan pergi dan pulang kerumahnya
dita yang penasaran langsung berlari ke kamar viera
"vir dia ngak ngapa ngapain kamh kan ucap dita sambil memegang pundak viera
"aduh dita apaan sih, dia ngak ngapa ngapain dia cuman menjelaskan semuanya dan minta nomor aku itu aja"
__ADS_1
"hufftt aku kira kenapa abis arya pulang ngak pamit,mukanya juga tegang sekali"
setelah viera kembali tertawa dita pamit untuk pulang karna sudah soree,