Masa Masa Absurd Di Sma

Masa Masa Absurd Di Sma
Sahabat


__ADS_3

<< WhatsApps key>>


Seanabang :


key


dek


keyfa


fatiana


dek


Keyvannyafazi :


hoy, napa?


Seanabang :


mami mau ke us ya? tanyain dong, kalo iya nanti abang beliin oleh oleh oh ya kabar vero gimana?


Keyvannyafazi :


kalo mami kayaknya iye, kalo vero... dia oke oke aja


(Read)


"KEYVANNYA WILFATYANA FAHIZI!!!"bentak Bu Aina yang sedang mengajar


"why?"tanya Key dengan santuy


"saya sedang mengajar, jangan asik sendiri, mentang mentang menang lomba jadi seenaknya aja kamu"marah Bu Aina dengan volume 20+++


"SAYA KAYAK GINI KARNA BOSEN DENGER PELAJARAN IBU YANG UDAH SAYA PELAJARI SECARA INDIVIDUAL SEJAK LAMA, LAGI PULA SAYA LOMBA KARNA DIAJUKAN PIHAK SEKOLAH, SEKARANG PUN IBU MAU KASIH SOAL KELAS 12 PERGURUAN TINGGI, SOAL PROFESSOR PUN SAYA JAWAB"balas Key yang menjunjung prinsip +62 wajib ngegas

__ADS_1


"jaga volume kamu key, disini saya itu guru kamu"


"saya bersekolah disini memandang ilmu bu bukan pangkat"balas Key


"KEYFANNYA!!! LARI 3 PUTARAN KELILING LAPANGAN!!"bentak Bu Aina


Key tak mengubris tatapan tajam Bu Aina. Suasana hatinya juga sedang panas


Ia berlari 3 putaran mengelilingi lapangan yang besarnya minta ampun sendirian. Panas iya. Pingsan kagak.


《pendidikan di sini emang agak miris, siswa yang udah faham disuruh duduk matung di dalam kelas, bosen lah》_batin Key yang masih berlari


*****


"woy key"triak seorang pemuda berinisial G


"wey"Key memberhentikan langkahnya dan melambaikan tangannya kearang Galang


"gue ikut kari ye"ucap Galang yang sudah dekat dekat dengannya


"udah gakpapa, lo temen gue, udah lah"Galang menarik tangan Key untuk berlari bersama


《andai lo bukan miliknya lang, gue sayang sama lo》_batin Key


Sepanjang putaran, Key hanya menatap pemuda disebelahnya. Nafas Galang sama cepatnya dengannya.


Namun tatapan Galang sangat tulus untuk menemani Key menjalankan hukumannya sangat mengharukan bagi diri Key sendiri.


《rasa ini dulu pernah gue rasain pas ada dideket rafa, rasa ini ngebuat gue hancur bertahun tahun, rasa ini easa yang paling gue benci... kasih sayang sahabat, kenapa harus muncul lagi?》_batin Key


1 jam berlalu


Key duduk selonjoran dengan pemuda berambut cat merah disampingnya. Secara tak sadar Key menatap wajah Galang sambil melamun.


"gue udah punya bini"ucap Galang dengan nada narcisnya

__ADS_1


"ce... otak gue masih waras kali, ogah gue kalau harus jadi pelakor kek difilm film drama gitu"balas Key


Galang memeperhatikan Key dengan saksama. Ia menyibakkan rambut Key ke belakang telinganya.


Key tak mengubris tingkah Galang sama sekali ia lebih memilih meminum minuman yang ia beli saja.


"key"panggil Galang


"hm"balasnya dengan singkat


"lo mau gak jadi--"


"stop, gue kan udah bilang kagak mau jadi pelakor"bentak Key


"shet, gue belom selesai bicara lo main motong aja"kesal Galang yang kemudian mengaduk minumannya dengan sedotan


"lo kan emang buaya laknat, gak punys akhlak, buriq dan narcis padahal gak ganteng"ledek key yang beranjak dengan meledek Galang habis habisan


"lo bilang apa tadi?"bentak Galang


Key hanya menjulurkan lidahnya sambil berlari menghindari Galang.


"Key buluk"ejek Galang


"Galang buriq"balas Key dengan tertawa ringan


Mereka meninggalkan kantin dengan kerjar kejaran.


《huh, kenapa gue harus lihat sih》_batin Ezra yang memperhatikan dalam diam


《aku gak pernah lihat key tertawa seperti itu, haha aku senang walaupun dia gak tertawa karnaku》_batin Dana sambil tersenyum smirik


《gue gak tau kenapa hati gue selalu tenang dan senang jika ada di samping galang》_batin Key sambil menghindari kejaran Galang


《gue bakal jadi sahabat lo buat selamannya key, selamanya》_batin Galang

__ADS_1


__ADS_2